Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: http://www.rantaunet.com/sumbangan.php ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamu'alaikum wr.wb. Partamo sakali ambo ucapkan selamat menunaikan ibadah haji untuk kemenakan St. Bangsawan dari kota Musi Palembang dan sanak kito Zul Amry Piliang dari Bali nan ka barangkek ka Makkah insya Allah tahun iko (1424 H), baitu pulo bagi sanak di RN nan lain yang akan bergabung juga di Padang Arafat nanti (sekarang bukan padang pasir lagi tapi sudah menjadi kebun/taman raksasa). Sabananyo niat menunaikan ibadah haji ini tentu alah dicanangkan sajak lamo bagi kito ummat Islam, nan sacaro nyato wajibnyo hanyo sakali saumua hidup. Tantu bagi nan sanggup, kuat dan sehat, sasuai jo tuntunan ajaran agamo Islam(Manistatho'a ilaihi sabila). Sabananyo banyak pangalaman naik haji nan menarik untuk di tuliskan, insya Allah akan kita coba munculkan di Palanta RN. --- Cuma tanyo ambo ciek ka Mamak, baa mangko di awak (Indonesia), biaya naiak haji tu gadang bana, padohal kalau kito naiak dari Malaysia atau Singapur, kecek urang jauah labiah murah, dimaa lah latak reason nyo dek Depag RI. Apo ado unsur mark-up atau apolah namonyo (astaghfirullah al azim), kami nan Calon Jamaah Haji (seharusnyo istilah ko "Jamaah Calon Haji") dari Palembang ko, dikanaikan biaya tambahan yaitu biaya pesawat p/p Palembang Jakarta + dll = Rp.1.255.000,-, padohal kito samo2 tahu, ongkoih pesawat Palembang-Jakarta kiniko bilo kito naiak Lion atau Merpati Rp.227.000,- Antahlah bagi JCH nan lain seperti Uda Zul di Bali dll. Satantangan biaya naik haji ko, sapanjang pangatahuan ambo selalu tidak tetap dalam rupiah, yang menjadi patokan adalah Riyal Saudi atau US dollar. Kalau dicermati nilai Riyal Saudi terhadap US dollar adalah stabil sejak tahun 1975 yaitu $1 = SR 3,75 sampai sekaranh. Nilai jual beli baik di musim haji atau biasa hanya berbeda antara 0,5 point sampai 1,5 point. Sejak terjadinya krisis moneter tahun 1997 lalu, ONH (Ongkos Naik Haji) Indonesia setiap tahun selalu berobah-robah (tidak stabil). Berbagai alasan dikemukakan dan ini ditetapkan oleh pemerintah melalui rapat cabinet (?) ata u ditetapkan oleh Menteri Agama setelah mengadakan rapat dan evaluasi ONH. Tingginya ONH Indonesia memang dikeluhkan calon jamaah haji, karena dibebankan berbagai biaya dan pungutan tambahan (apa betul ini mark-up?) wallahu a'lam bi sawab. Pada kenyataannya biaya naik haji relative murah dan terjangkau oleh umat Islam Indonesia dari pedesaan. Sebagai catatan dapat saya kemukakan bahwa biaya ke Mekkah regular naik pesawat ekonomi class per/orang berkisar sekitar $750.- tambah biaya paspor, fiskal 1 juta rupiah, dll. Biaya administrasi/rusum haji di Saudi sebesar SR 450 (atau lebih kurang $140) sudah termasuk biaya transportasi Jeddah-Medinah-Mekkah yang distorkan ke Naqabah Sayyarat (Asosiasi Transportasi) Saudi. Biaya sebesar itu diserahkan ke Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA) yang dikenal dengan rusum haji. Visa haji sendiri diberikan Cuma-Cuma (gratis), juga visa umrah gratis.(Ini tidak ada perobahan sampai sekarang). Catatan : kalau di luar negeri visa haji ini diurus sendiri atau via travel biro dengan menyerahkan cek dari Bank yang ditunjuk KBSA setempat. (Ini berlaku bagi pemilik residence-permit di negara yang bersangkutan, surat keterangan dari KBRI, adapun yang datang dari Indonesia akan ditolak oleh KBSA setempat). Kemudian biaya selama di Saudi sehari sekitar SR 20,- (makan 3x lewat catering atau sndiri). Transport lain lagi. Biaya penginapan selama musim haji memang bervariasi. Biaya musim haji bisa dua atau 3 kali lipat dari biaya diluar musim haji. (harga sewa rumah ini menentukan juga buat menyusun ONH). Meskipun dipakai hanya sekitar 2 bulan, namun sewanya dihitung setahun. Inilah yang menjadikan biaya ONH selalu membengkak, karena harga sewa rumah ini tidak stabil (maaf apalagi lewat calo yang namanya "simsar" (Bhs. Arab) atau agent). Sulit ditebak, disinilah para simsar kedua belah pihak (penyewa dan pemilik plus agent bermain angka). Ingat kejadian tahun 2001 lalu ada skandal tender mengenai borongan penginapan di Mekkah dan Medinah yang menghebohkan. Jangan Tanya dulu jauh dekatnya penginapan dari Mesjidil Haram dan Mesjid Nabawi di Medinah. (Kok ado nan mambawo urang gaek nan baumur diateh 60 tahun, iyo payah dibueknyo dek karano jauhnya tempat penginapan). Baik juga kita simak, biaya charteran angkutan udara setiap tahun juga tidak stabil. Garuda sudah tidak bisa diandalkan mengangkut semua jamaah haji Indonesia dan sudah barang tentu mencharter penerbangan asing yang harganya bervariasi. (maaf disini juga berlaku system simsar tadi atau m-u alias bermain angka). Belum lagi biaya embarkasi di waktu pemberangkatan, transportasi, dll ketebalece-nya membuat ONH semakin membubung, termasuk biaya tambahan dari kota asal sampai pelabuhan embarkasi (lihat contoh yang disebut StB dari Palembang) m-u nya lebih dari 100% untuk apa? TST-lah!! Menjadi pertanyaan kenapa Negara jiran kita (Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand) biaya ONH mereka muraha dan stabil? Barangkali ada factor X yang membedakan budaya Indonesia dan Negara-negara jiran, pada hal sama-sama di ASEAN. Lihat saja bagaimana "Tabong Haji Malaysia" mengelola jamaah hajinya. Di Saudi jamaah haji dari pengelolaan Malaysia jauh lebih baik dibanding Indonesia (meskipun Indonesia dipandang Negara lain sudah cukup baik). Singapura punya Smiling Travel yang sudah dikenal baik. Jika ONH kita tahun ini berkisar Rp 22 juta berarti $2588,- ($1=Rp 8500) dan ONH Plus, Super Plus berapa? Sekian dulu St.Bandaro semoga ada manfaatnya, nanti kito lanjutkan. Wassalam ZS Mangkuto ---dikarek disiko .. Ass,wr,wb. Ambo iyo indak bisa mambari saran caka Mamak kito ZS.Mangkuto rang Kiktinggi nan alah malang-melintang dalam urusan Haji ko, sampai2 beliau alah labiah 20 x ulang alik ka Tanah Suci tu. Rancak disimak pulo saran beliau tu. Dari panjalehan Mamak ZS.Mangkuto, banyak nan dapek kito ambiak, bahaso pai naiak Haji tu kini harus dan harus memakai Pasport Haji bana, indak bisa mamakai Pasport nan lain. -- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ---------------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ========================================

