Title: RE: [RantauNet.Com] Pertolongan Pertama Pada Serangan Jantung

Waalaikumussalam Ajoduta (mak Duta)...

Cough CPR komentar???
Cough CPR (Cardiopulmonary resuscitation) ko memang jadi perbincangan kalau awak mengikuti simposium2 yang bertemakan serangan jantung (heart attack) baik di tingkat nasional maupun kalau adoh pembicara nan diundang dari LN. Ambo terakhir mengikuti simposium mengenai serangan jantung ko tahun 2000 masih menjadi perdebatan. Kebanyakan pakar-pakar penyakit jantung di Indonesia lebih sapandapek dengan AHA (American Heart Association) yang tidak mengesahkan Cough CPR sebagai suatu cara resusitasi yang perlu diajarkan baik awam maupun praktisi kedokteran. Banyak pertimbangan yang menjadi argumen untuk tidak mengesahkan cara ini antara lain karena angka keberhasilannya masih dipertanyakan.

Katiko ambo mengikuti kursus ACLS (advanced cardiac life support) tahun 2001 di RS Harapan Kita pun juo indak di singgung mengenai teknik Cough CPR ko. Adoh memang sebagian kardiologist yang bapandapek samantaro awak manuju RS (atau center penyakik jantuang) indak adoh salah nyo doh untuk sambi batuak2 ketek ka RS.  Namun pandapek iko indak punyo alasan yang kuat.

Jadi ambo raso nan paling penting dalam kasus iko adolah mengenali gejala serangan jantung kemudian secepat mungkin datang ke RS yang mampu melayani serangan jantung (jadi cari tau juo RS maa sajo nan bisa menangani serangan jantung dengan baik). Karano banyak sekali RS di Jakarta ko nan gedung nyo megah namun indak punyo kompetensi melayani serangan jantung dengan baik. Sahinggo acok tajadi keterlambatan pelayanan karano pasien mampir dulu ke suatu Rsyang tdk layak melayani serangan jantung baru di rujuk ke  RS yang punyo kompetensi yang baik. Serangan jantung itu hitungannya detik untuk sampai ke kematian. Kalau adoh Mamak2 tarutamo nan di Ina nan punyo sakik jantung koroner ambo sangat anjurkan untuk mengenali RS maa nan punyo pelayanan penyakit jantung dengan kompetensi yang baik. Jaan bapikia dek karano rumahnyo  baadu pungguang ("balancik-lancik")  jo RS alah tanang2 se, tapi tanyato indak bisa melayani serangan jantung dengan baik.

Sekedar pengalaman ambo. Wakatu ambo bakarajo di salah satu RS nan cukup bagus pelayanan penyakit jantungnyo kebetulan ambo tagak di pelayanan Emergency nyo. Banyak sekali pasien datang sudah telat karena dia mampir dulu ke RS yang tidak bisa melayani serangan jantung dengan baik. Beberapo pejabat sekalipun acok juo talambek sampai di RS tampek ambo karajo tu.

Demikian sajo Mak Duta…….. Semoga bisa membantu…

Wassalam

Rahyussalim











-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]] On Behalf Of dutamardin
Sent: 04 Nopember 2003 18:02
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [RantauNet.Com] Pertolongan Pertama Pada Serangan Jantung

Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: http://www.rantaunet.com/sumbangan.php

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Assalaamu'alaikum WW.,
Ambo kirimkan tulisan dibawah ka palanta, semoga bermanfaat.
Apo pandapek Pak Doktor Rahyussalim soal ko?

Salamaik bababuko  sanak. Kirim2lah lamang-tapai tu kakami dirantau.

Wassalam

ajoduta 56
==============================================================
Apa yang harus kita lakukan jika terkena serangan jantung saat kita hanya seorang diri?

Dua orang staf Johnson City Medical Center menemukan metode ini dan mereka menelitinya secara mendalam di Unit Gawat Darurat rumah sakit kami, serta menulis artikel mengenai hal tersebut.

Tulisan mereka telah diterbitkan, dan bahkan temuan ini mereka masukkan dalam pelatihan CPR dan ACLS. Metode yang disebut 'Cough CPR' ('CPR lewat Batuk') ini terbukti dapat dan berhasil dilakukan, dan seorang ahli penyakit jantung mengakuinya.

Seandainya Anda pernah menerima email ini Anda patut merasa bahagia karena banyak yang peduli kepada Anda.

Jika kita menerima email ini lalu meneruskannya kepada 10 orang, bisa dipastikan bahwa paling tidak akan ada 1 orang yang dapat kita selamatkan jiwanya.

Bacalah email ini yang tertulis di dalamnya bisa menyelamatkan Anda!

Bayangkan bahwa Anda sedang dalam perjalanan pulang ke rumah (seorang diri, tentu saja). Saat itu pukul 6.15 sore. Anda betul-betul penat jengkel dan frustasi setelah seharian bekerja berat. Tiba-tiba dada Anda terasa amat sakit, dan rasa sakitnya kemudian menjalar ke lengan dan terasa sampai ke bagian rahang. Rumah sakit terdekat dari rumah jaraknya hanya lima mil.

Sayangnya, Anda tidak tahu apakah Anda bisa melanjutkan perjalanan sejauh itu.
Apa yang harus Anda lakukan? Anda sudah pernah berlatih melakukan resusitasi jantung (CPR), tetapi sayangnya sang pelatih tidak mengajarkan cara melakukannya pada diri Anda sendiri.

AGAR SELAMAT DARI SERANGAN JANTUNG SAAT TIDAK ADA ORANG DI SEKITAR KITA

Orang yang terkena serangan jantung pada umumnya sedang sendirian saat serangan tersebut datang, dan kami kira metode dalam artikel ini bisa diterapkan. Jika tidak segera mendapatkan pertolongan, orang yang jantungnya berdetak tidak beraturan dan mulai tidak kehilangan kesadaran hanya mempunyai waktu 10 detik sebelum tidak sadarkan diri.

Tetapi,mereka bisa menolong diri sendiri dengan batuk berulang-ulang dan dengan sekuat tenaga. Sebelumnya, mereka harus menarik napas dalam-dalam,dan batuk yang dikeluarkan pun harus sekeras dan sepanjang mungkin, seperti kalau kita akan membuang dahak yang menyumbat di dada kita.

Menarik napas dalam lalu batuk sekuatnya ini harus diulang terus- menerus tanpa henti setiap 2 detik sampai bantuan tiba atau sampai detak jantung terasa normal kembali. Dengan menarik napas dalam-dalam, oksigen akan masuk ke dalam paru-paru, sedangkan gerakan dada akibat batuk akan menekan jantung dan membuat darah tetap bersirkulasi. Tekanan pada jantung juga akan membuat organ tersebut kembali berdenyut dengan normal. Dengan demikian korban serangan jantung bisa sampai ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan medis.

Ceritakan metode ini kepada sebanyak mungkin orang; dengan demikian nyawa mereka bisa terselamatkan! Insya Allah

Dikutip dari laporan berkala Health Cares, Rochester General Hospital, No. 240 "AND THE BEAT GOES ON..."


(cetakan ulang dari terbitan The Mended Hearts, Inc.: Heart Response).

JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN DAN KIRIMKAN TULISAN INI KEPADA SEBANYAK MUNGKIN SAHABAT ANDA


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================

Kirim email ke