Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: http://www.rantaunet.com/sumbangan.php ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamualaikum.Wr.Wb. Sebenarnya mail ini sudah saya tulis dua atau tiga hari yang lalu.Tapi dikarenakan saat itu belum sempurna,sementara azan magrib dikit lagi,jadi saya hentikan,setelah itu besoknya sampai beberapa hari saya ngak bisa buka kom lagi,bukan karena kom rusak,tapi karena ada lain hal yang membuat saya benar-benar ngak bisa buka kom. Baru pada hari ini saya buka kom lagi ternyata banyak sekali postingan-postingan dengan berbagai topik di RN san surau ini. Ada tentang ABSSBK,ada tentang kawin dengan non agama islam,ada tentang bagaimana menyikapi postingan dari Borjuis ( atau apa sih itu,yang mempostingkan sepotong-potong ayat Al Qur'an,serta di jawab dengan baik oleh Mak Lembang Alam.Ronald P.Putera,Ronald Chandra,Mak Boes,dan netter lainnya,sangat bagus sekali jawaban tersebut,dan tepat sekali,karena memang begitulah adanya.Dan macam-macam topik lainnya,saya baca satu persatu dengan " membaca cepat ",kemudian di delete mana yang perlu di delete,agar mail box saya ngak di kasih " kartu merah lagi ". Berhubung masalah shalat tarawih sudah di berikan solusi oleh saudara Muhammad Arfian,dan semua yang ada disana itu benar adanya. Tapi ngak apalah,karena saya tiga hari yang lewat sudah menulisnya,dan saya lihat ada beberapa yang belum ada tambahan,maka untuk menjawab pertanyaan Uda Adrisman Yunus,saya postingan kembali aja,mudah-mudahan sebagai tambahan informasi saja. Akan saya jelaskan sedikit sesuai dengan kemampuan ilmu yang saya ketahui. Tapi sebelum saya menjelaskan apa itu tarawih dan jumlah rakaatnya,perlu saya tekankan di sini,bahwa shalat Tarawih itu adalah shalat sunnah muakkadah ( menurut ijma' para ulama ),yang hanya di kerjakan di bulan Ramadhan saja.Ini merupakan keutamaan bulan Ramadhan dan shalat Tarawih itu sendiri. Kita harus ingat,jangan sampai karena persoalan furu' ( cabang ),apalagi itu masalah shalat sunnah,membuat kita ummat Islam berpecah belah,saling hujat menghujat,menyalahkan apa yang dikerjakan kelompok A atas pekerjaannya yang shalatnya begini dan begitu. Nantik dikarenakan mementingkan yang Sunnah ,kita melalaikan kewajiban. Shalat Tarawih adalah Sunnah,sedangkan menjaga Persatuan Ukhuwah Islamiyah adalah suatu kewajiban dari kita Ummat Islam. Asal Muasal Tarawih : At Tarawih terambil dari kata : " Arraahah,atau Ar Rahmah " = " Beristirahat dan Rahmat ". Hadist yang di riwayatkan oleh Saiyyidah Aisyah " Rasulullah SAW melaksanakan shalat 4 rakaat,kemudian beliau " Tarawwah" ( istirahat ).Inilah asal katanya Tarawih tersebut. Di Sunnahkannya Shalat Tarawih sesuai dengan sabda Rasulullah SAW : " Man Qaamaa Ramadhaanaa,Iimanan wahtisaaban Gufiralahu maa taqaddama mindzambihi ",( barang siapa yang shalat tarawih ( Qaamaa,diartikan sisini adalah shalat tarawih,sesuai dengan riwayat Hadist yang lainnya ),maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang terdahulu ". Ada Ulama yang mengatakan bahwa yang dimapuni adalah dosa-dosa kecil saja,sementara ulama lain mengatakan semua dosa baik besar atau kecil,karena lafaznya secara umum.Menghapuskan dosa yang terdahulu. Hanya saja yang tidak diampunkan adalah dosa syirik," Sesungguhnya Allah maha pengampun atas segala dosa,selain syirik " ( ini sebagai tambahan informasi saja ). Kita kembali kepada asal pembicaraan. Jumlah Rakaatnya : 1 ) Hadist Aisyah Ra. " Rasululah SAW tidak pernah shalatnya melebihi 11 rakaat ".( Hadist ini derajatnya shahih ) Dari Jabir Ra.Ia berkata : Rasulullah SAW shalat bersama kami 8 rakaat kemudian beliau shalat witir��.dst Hadist di riwayatkan oleh Abu Ya'la dan Thabrani.( Rijalul isnadnya ,perawi-perawinya shahih ). 2 ).Dari Ibnu Abbas Ra , ia berkata : Rasulullah SAW shalat di bulan ramadhan 20 rakaat dan beliau berwitir.( HR.Thabrani ),disana ada perawi Abu Syaibah, Ibrahim.Dhaif ( lemah ) Dalam Sunan Al Qubra,juga Musannaf Ibn Abi Syaibah ( 2 / 497, 2 / 163 ).Dari Al Hasna bahwasanya Ali Bin Abi Thalib menyuruh seseorang shalat Tarawih 20 rakaat. Isnadnya juga Dha'if. Sementara riwayat dari Ubay bin Ka'ab : " Umar Ra menyuruh para sahabat puasa di bulan Ramadhan siangnya,shalat tarawih 20 rakaat malamnya,dan baca Al Qur'an.Maka sahabat lainnya bertanya,Wahai Amiril Mukminin,hal semacam ini belum ada." Umarpun menjawab : " Aku sudah tahu itu,tetapi ini merupakan yang lebih baik,maka shalatlah para sahabat 20 rakaat " ( Rijal Isnadnya Hasan = bagus ) Shalat 20 rakaat ini merupakan pendapat dan yang dilakukan oleh para sahabat Rasulullah SAW,seperti Umar,Ali dan lainnya itu,pendapat ini dikuatkan oleh Imam As Tsauri,Ibn Al Mubarak Syafi'I dan lainnya itu. Sementara Imam malik 36 Rakaat ( medinah Mesjid Darul Hijrah ,ketika itu ). Alasan beliau ketika itu,untuk menyamai thawafnya orang-orang di Mekkah dengan 4 rakaat thawafan ,maka 4 x 4 = 16 + 20 rakaat shalat tarawih yang dilakukan zaman Shahabat. Kesimpulan : Dari hasil- Riwayat-riwayat diatas,dapat kita ambil kesimpulan,bahwa Rakaat shalat Tarawih berapapun jumlahnya ( tentu sesuai dengan hadist-hadist diatas ),semuanya InsyaAllah diterima oleh Allah SWT, karena semuanya memakai argumentasi yang kuat,juga ada yang lemah masing-masing dari perawinya. Rasulullah melaksanakan 8 rakaat, ada perawinya yang kuat,ada yang lemah.Begitupun Rasulullah melaksanakan 20 rakaat, Ini perawinya lemah. Sementara begitupula yang dilaksanakan oleh khulafaurrasyidin,ada yang lemah ada yang kuat. Jadi terserah kita ummat Islam,mau ikuti yang mana.Semuanya benar,karera Rasulullah meskipun beliau melaksanakan 8 rakaat,11 rakaat,dan sahabat 20 rakaat,namun Rasulullah juga bersabda : Ikutilah Sunnahku serta sunnah para Khulafaurrasyidin. Waktunya : Diantara Isya dan Witir. Mengenai shalat witir ini pernah ada yang Tanya pada saya,apakah dilakukan sebelum tidur,atau sesudah tidur ( maksudnya apakah shalat witir ini merupakan penutup pada hari itu,atau penutup shalat semuanya . Jawabnya begini,yang pasti shalat witir itu dilakukan setelah shalat Isya,dan sebaiknya setelah shalat tahajjud ( ini kalau kita bangun malamnya untuk shalat tahajjud,karena ada niat kita,sementara bila kita ragu kita tidak terbangun maka di perbolehkan kita menutup shalat-shalat kita sebelum tidur ,juga shalat tarawih itu dengan shalat witir. Andaikan kita sudah shalat witir,kemudian kita bangun malamnya,maka silahkan saja kita shalat Tahajjud.Shalat witir yang kita lakukan sebelum tidur adalah sebagai jaga-jaga,kalau kita tidak terbangun malamnya,sedangkan Rasulullah selalu,menutup harinya dengan shalat witir. Adapun mengenai 2 rakaat 2 rakaat,atau 4 rakaat-4 rakaat.Secara garis besarnya yang manapun boleh kita lakukan.Sebab dalam hadist mengenai 2 atau 4 rakaat untuk shalat tarawih ini belum saya temukan,apakah di haruskan 2 rakaat 2 rakaat 2x 4 = 8,atau 4x2= 8,atau 4x5= 20,atau 2x10=20. Ada di dalam Shahih Ibnu Huzaimah ( 2/140 ),Dari Syarhabil bin Sa'ad ia berkata," Aku mendengar Jabir bin Abdulah mengatakan : " Aku melihat Rasulullah SAW shalat 10 rakaat dan berwitir 1 rakaat.Beliau shalat dua rakaat-dua rakaat,setelah shalat witir beliau shalat fajar,dan kemudian beliau SAW,shalat berjamaah pada kami shalat Subuh ". Di sini ngak dijelaskan shalat apa yang dilakukan Rasulullah,apakah shalat tahajjud,atau shalat tarawih yang dua rakaat-dua rakaat itu. Yang ada hanyalah hadist Aisyah bahwa Rasulullah SAW shalat 4 rakaat kemudian beliau Yatarawwah ( istirahat ),kapan lagi beliau shalatnya juga tidak diberitahukan oleh Aisyah.Apakah beliau menyambungnya setelah beliau tidur,atau bagaimana. Yang pasti Rasulullah SAW pernah mengingatkan kita ummatnya bahwa ia tidak ingin memberatkan ummatnya yang apabila beliau melakukan ini dan itu ( shalat sunnah dengan berbagai macam jumlah rakaatnya ),lantas ini menjadikan kewajiban ummat islam sesudah beliau wafat,sedangkan yang di wajibkan Shalat hanyalah Shalat Fardhu yang lima waktu itu saja,selainnya hanyalah shalat Sunnah. Jadi terserah kita pilih yang mana,yang enak di hati kita melaksanakannya.Asalkan jangan shalat ngak pakai rukuk dan sujud saja.Yang penting patokan kita adalah Hadist Rasulullah SAW " " Shaluuu,..kamaa raaitumuunii ushalli�".Rasulullah ada shalat 2 rakaat,4 rakaat Caranya beginilah,begitulah,yang pasti semua itu memang di lakukan oleh Rasulullah dan para sahabat,silahkan diikuti. Hikmah shalat Tarawih 1 Sebagaimana shalat-shalat wajib atau sunnah lainnya : " Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar " 2 ) Mencemerlangkan wajah dan menyerikannya : Wajah-wajah mereka cemerlang akibat bekas sujud 3 ),Memperkuat Ukhuwah islamiyah. Dalam bertarawih kita membiasakan diri untuk saling berjamaah,berkumpul di mesjid,maka adanya saling interaksi dan komunikasi sesama muslim,serta menambah ilmu pengetahuan terutama dalam bidang agama,karena biasanya selesai tarawih,atau sebelum kalau di Indonesia,ada ceramah agama,dan diskusi,tanya jawab ( kalau di kairo ).Dan hal ini akan menambah wawasan ke Islaman kita,dan persaudaraan kita. 4 ).Disiplin serta taat pada pimpinan.Dalam bertarawih berjamaan ada nilai yang terkandung didalamnya,yaitu kita taat dan patuh pada Imam.Kita ngak mungkin bisa mendahului imam dalam shalat ( masbuq ). Sebenarnya dalam hal ini,sebagaimana yang sudah saya jelaskan sebelumnya,dalam hal berpolitik dan mematuhi pemimpin di anjurkan dalam Islam,sepanjang pemimpin itu Islam dan melaksanakan amanah yang diembankan padanya dengan baik,dan sang makmum,atau rakyat boleh mengingatkan imam,atau pemimpin bila ia lupa bacaan ayat,atau rakaatnya.( ini nilai politik yang sangat tinggi ). Namun sebelum kita shalat Tarawih berjamaah,tentu kita harus memilih Imam yang fasih bacaannya,dan lainnya itu ,bukan sembarang Imam,begitupun dengan berpolitik,sebelum kita memilih pemimpin kita,haruslah kita lihat dulu kriteria yang akan menjadi pemimpin kita kelak.jangan lagi seperti " Kucing dalam karung ". Bukankah Allah sudah perintahkan pada kita : Taatilah Allah dan RasulNya,dan Ulil Amri ( pemimpin ),diantara kamu,Jika kamu berselisih akan suatu hal,maka kembalikanlah segala persoalan itu kepada Allah dan RasulNya.( disini tidak ada lagi disebutkan kembalikan kepada Ulil Amri,atau pemimpin ,tapi hanya pada Allah dan RasulNya,yaitu Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. ) Demikian dulu dari saya,kalau ngak di postingin yah,.sudah di tulis,kemaren,anggap saja ini postingan versinya saya menjawab.namun yang dijawab oleh yang lainnya benar semuanya. Kalau tahu akan dijawab begini,saya bisa jawab mengenai yang lain.Saya tertarik dengan topik Akhlak dan Agama ( ABSSBK ) Karena Akhlak dan Agama ini sangat penting di miliki oleh kita Ummat islam ,tanpa akhlak yang baik,maka Rumah tangga,keluarga, Negara akan hancur,dan agama kita juga rusak ,bukankah buahnya Ilmu amal ibadah,buahnya amal,akhlak Mulia,buahnya akhlak itulah Ulfah ( persaudaraan ), Mari sama-sama kita memiliki Ilmu,Amal,Iman,dan Akhlak Mulia ini,sebagaimana yang di tuturkan Aisyah " Akhlak Rasulullah adalah Al Qur'an " Juga masalah menikah dengan Non Islam itu,mempermainkan ayat-ayat Allah .Tapi syukurlah saya lihat semuanya sudah beres. Jadi saya tinggal mensharing dan membaca saja lagi,buat nambah ilmu pengetahuan saya juga. Perbanyak maaf. Wassalam. Cairo.5/11/03.Rahima.Sikumbang. __________________________________ Do you Yahoo!? Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard http://antispam.yahoo.com/whatsnewfree ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ---------------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ========================================

