Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: http://www.rantaunet.com/sumbangan.php ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Beberapa kali postingan Rarach yang ditujukan kepada saya belakangan ini , nuansanya sangat jauh berubah dibandingkan beberapa waktu yang lalu , terasa sejuk penuh tatakrama apakah ini terpengaruh suasana bulan puasa atau hal lainnya , hanya Rarach yang tahu. Alangkah baik dan indahnya kalau hal ini juga dilakukan Rarach terhadap anggota r/n yang lain , sehingga nuansa penuh kekeluargaan betul betul tercermin disini Untuk tahun ini Rarach benar benar menjadi idola dan pantas dinobatkan menjadi netter terfavourit untuk kategori "pencaroteh" pertama . --- In [EMAIL PROTECTED], "rarachm" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > >nggak gitu mak zul.. saya nggak kesal sama laila. Coba lihat di bagian bawah reply saya untuk laila saya sertakan emoticon ":)" yang artinya tersenyum dan senang. soal tulisan seseorang, saya tidak pernah mengkaitkannya dengan umur. umur tidak membuat apa yang dituliskan menjadi berbeda. apakah buat mak zul tidak demikian..? saya cuman lucu saja, kalau setiap kali kita mengkritik/menantang/ngeledek seseorang dan setiap kali pula kita buru-buru minta maaf. bahkan ada juga yang pake jurus pamungkas dengan minta maaf di awal tulisan. dengan kebiasaan itu, saya tidak pernah tahu kapan seseorang minta maaf atau kapan seseorang basa-basi. sekali lagi, untuk kasus laila, saya tidak sewot sama dia, I did express the feeling. but she missed it. trus gimana lagi dong.. ~rarach --- In [EMAIL PROTECTED], "rarachm" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mamak Zul tercinta, Di DPR, DPRD atau lembaga manapun di Indonesia ini; secara romantis disebutkan bahwa WANITA punya hak yang sama dengan pria. Konon pulo di lembaga adat, pasti lebih setara lagi. Tapi kenapa pas selametan aja duduknya di dapur kok..:( Mak, bila suatu saat para amay-amay menentukan jalannya pemerintahan nagari, kira-kira gimana respon apak-apak? Dalam situasi yang nggak berimbang, tidak bisa proses penyetaraan ini diserahkan pada persaingan bebas antara pria dan wanita. Lagian, kekuasaan adalah candu. Kalo udah duduk lupa berdiri. Tanpa provokasi, sebagian besar orang laki-laki akan terus berusaha agar jarum jam kekuasaan itu tidak di angka 12. Gitu lho mak... oh ya, sekali lagi sampaikan maaf sama om adrial. saya nggak liat kalau beliau itu udah gaek. habis gaya ngomongnya kayak anak muda sih...:) ~rarach ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ---------------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ========================================

