Assalamualaikum wr.wb
 
Dinda Rahima Yth ;
 
Dibulan Ramadhan tahun ini sudah dua kali saya dan keluarga tidak terbangun diwaktu makan sahur , alias kebablasan , walaupun sudah pasang alarm dengan hp dan jam wecker , bangun bangun sudah jam 05.00 wita saat subuh , namun demikian  puasa tetap jalan sebagaimana biasa , yang menjadi pertanyaan adalah , bagaimana hukumnya kalau puasa tanpa makan sahur tersebut .
 
Wassalam : zul amry di pulau dewata .

Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dengan banyak membaca Al Qur'an,merenungi isinya (
mentadabburinya ),membaca buku-buku keagamaan lainnya.

Oh yah..membaca Al Qur'an itu,sambil memahami
isinya,berjam-jampun kita baca,tidak akan pernah
puas-puasnya.( Asalkan kita ngerti isinya,faham
artinya ),bahkan air mata kita akan sering
keluar,kalau saja kita menyadari betapa maha agungnya
Allah SWT,betapa kita mencintaiNya,dan merindukan
ingin ketemu denganNya.

Tanpa kita sadari Allah akan memberikan kita kekuatan
jiwa,ketetapan hati dalam menegakkan kalimah
Illahi,Hukum-hukum Allah,Ilmu yang kita sendiri,tiada
menduga-duga,kalau kita bisa memecahkannya,ilham itu
akan datang sendiri ( Allamahu maalam ya'lam,Allah
mengajarkan kita apa-apa yang selama ini belum kita
ketahui )menolong kita dalam memecahkan segala macam
problema,hanya dengan membaca Al Qur'an dengan sepenuh
hati dan faham artinya.


Maha benar Allah dengan segala janji-janjiNya." Jika
kamu menolong agama Allah,Allah akan menolong kamu,dan
menetapkan hati kamu ".Tak pernah goyah di terpa angin
yang datang dari manapun.


Semoga kita termasuk orang yang memiliki Nafsul
mutmainnah ( jiwa yang tenang ),sehingga kita bisa
masuk kategori orang-orang yang masuk dalam SyurgaNya
dengan keadaan yang di ridhai oleh Allah SWT."
Yaaayyatuhannafsul Mutmainnah,irji'ii,ilaa rabbiki
raadhiatan mardhiah,fadkhulii fii ibaadii wad khulii
jannatii ".

Wassalam.Rahima




Do you Yahoo!?
Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard

Kirim email ke