Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan 
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

http://www.republika.co.id/ASP/koran_detail.asp?id=146162&kat_id=164

Rabu, 19 Nopember 2003
Ramadhan Superberkah di Padang
Ribuan Jamaah Khusuk Di Tengah Gerimis



Jamaah tak bergeming kendati gerimis menggerumus. Jangan emosional
menanggapi fenomena kristenisasi, pesan Aa Gym. Gerimis yang menggerumus
Kota Padang, tak mampu membuat sekitar 45.000 umat Islam beringsut, dari
Stadion Imam Bonjol Padang Sumatera Barat. Di tengah derai hujan, mereka
khidmat mengikuti tabligh akbar Ramadhan Superberkah.
Berlangsung Senin (17/11) malam, Ramadhan Superberkah di Padang ini, untuk
sementara ini mencatat jumlah jamaah terbesar. Sebelumnya, acara yang
diselenggarakan Republikadan PT Indofood Sukses Makmur Tbk ini, telah
berlangsung di Semarang, Sidoarjo, dan Bekasi. Tabligh akbar ini berakhir di
Balikpapan pada Rabu (19/11) malam.
Sekitar 45 ribu warga menyemut memenuhi stadion mendengarkan siraman rohani
yang diberikan dai kondang `semua umat', KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.
Aa Gym tampil memuaskan kerinduan warga Sumbar yang selama ini hanya bisa
menyaksikan Aa di layar kaca.
''Seperti mimpi rasanya bisa melihat Aa Gym dari dekat. Lain rasanya melihat
Aa Gym langsung dibandingkan dengan di TV,'' kata Arnetti, warga Siteba yang
datang dengan teman-teman kuliahnya.
Elfis warga Parak Gadang yang datang bersama istri dan dua anaknya, mengaku
datang untuk menyaksikan penampilan Aa Gym secara langsung. Dia mencetuskan
kegembiraannya karena Republika dan Indofood menyinggahi Padang dengan
'safari' Ramadhan Superberkahnya. ''Sudah lama kami menunggu acara seperti
ini,'' ujar pria yang bekerja sebagai wiraswastawan itu.
Sejak pukul 16.00 WIB warga Sumbar berbondong-bondong mendatangi stadion
yang mengambil nama pejuang nasional asal ranah Minang itu. Orang tua,
anak-anak, remaja, bersemangat ingin bertemu dengan idolanya, Aa Gym. Mereka
tidak hanya datang dari Kota Padang, tapi juga dari Padang Pariaman, Solok,
Bukittinggi, dan daerah lainnya.
Acara ini antara lain juga dihadiri Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Tri
Tamtomo, Walikota Padang OS Yerli Asir, Dirut PT Abdi Bangsa Tbk, penerbit
Republika, Erick Thohir, Wadirut PT Abdi Bangsa Tbk, HRG Radityo Gambiro,
Wakadis PR Corporate PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Sribugo Suratmo, dan
Moeninggar, Asisten II CEO PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
Panitia menyiapkan tak kurang dari 10 ribu paket makanan kepada jamaah yang
hadir. Mereka yang masuk lapangan langsung mendapatkan kupon untuk diganti
dengan paket makanan berbuka puasa.
Karena banyaknya jamaah yang hadir, sebagian tidak kebagian kupon. Banyak
juga jamaah yang membawa sendiri bekal dari rumah untuk berbuka puasa.
Sebagian lain memilih membeli makanan di warung Ramadhan di tenda-tenda yang
berjajar di samping kanan stadion.
Suasana fantastis terwujud seiring dengan kumandang adzan Maghrib. Suasana
kebersamaan mengiringi umat Islam berbuka puasa dengan tertib di lapangan.
Di saat shalat Maghrib yang diimami Imam Masjid Raya Nurul Iman, Nasir
Sikumbang, hujan pun turun.
Tapi ribuan umat Islam yang berbaris rapi di shaf tak bergeming. Mereka
tetap tak bergeming kendati hujan terus mengguyur hingga shalat Isya dan
Tarawih. Mereka tetap khusuk.
Sementara warga dari luar terus mengalir masuk ke lapangan. Hampir tak ada
tanah kosong yang tak diisi manusia di lapangan dan seputar stadion. Acara
Ramadhan Superberkah yang dipandu `raja pantun' Amir Nasution itu diisi
hiburan musik dari Semedi Zikir. Artis Heidy Yunus membawakan empat tembang
yang disambut meriah warga Padang.
Warga sudah tak sabar mengelu-elukan Aa Gym yang tampil seusai Heidy Yunus
menyumbangkan suara emasnya. Ibu-ibu berteriak histeris, jamaah
melambai-lambaikan tangannya menyambut Aa Gym yang tampil di atas panggung.
Aa tampil dipanggung berbentuk pelaminan dengan nuansa Minangkabau setinggi
dua meter. Beberapa saat sebelum memulai ceramahnya Aa Gym mengajak jamaah
menyanyikan lagu `Jagalah Hati' bersama-sama.
Kendati gerimis turun sepanjang lebih dari satu jam Aa Gym berceramah, warga
Padang tetap setia mendengarkan hingga usai acara. Mereka duduk dan berdiri
dengan rapi di depan, belakang, dan sekeliling stadion. Di bagian depan
panggung warga berdesak-desak ingin menikmati ceramah paling dekat. Aa Gym
pun harus rela berceramah di mulut panggung berbasah-basah. Seorang ibu
kemudian mengulurkan payung untuk dipakai Aa Gym.
Dalam ceramahnya Aa Gym menekankan, bahwa jika ingin sukses sebagai pribadi
dan kokoh sebagai bangsa, hendaknya memperhatikan empat hal. Pertama, jangan
menonjolkan perbedaan. Bangsa Indonesia menurut Aa akan rapuh jika tidak
bisa menyikapi perbedaan. ''Jangan sibuk melihat perbedaan sebelum sibuk
melihat persamaan. Jika kita terus-terusan mempermalahkan perbedaan maka
semua akan jadi musuh,'' tutur Aa Gym.
Kedua, katanya, jangan sibuk menonjolkan diri sendiri. Makin sibuk seseorang
menonjolkan diri sendiri, menurut Aa, dia makin tidak disukai oleh
lingkungannya. Karena itu Aa Gym mengajak jamaah untuk berhenti menyebut
kebaikan-kebaikan diri sendiri dan merasa berjasa. ''Semakin ingin kita
dipuji, semakin ingin dihormati, makin sering sakit hati. Kalau ingin
dihargai jangan overacting,'' tuturnya.
Ketiga, jangan meremehkan orang lain. Seseorang, menurutnya, tidak akan bisa
berprestasi jika tidak mampu menghargai prestasi orang lain. Sedangkan
keempat, memulai segala sesuatunya dari diri sendiri. ''Kalau ingin sukses,
berhentilah berharap dari orang lain. Bersandarlah hanya pada Allah
semata.''
Secara khusus, Aa Gym meminta agar warga Sumbar, menyikapi dengan arif
mengenai fenomena Kristenisasi yang belakangan dikabarkan marak terjadi di
Sumbar. ''Kita harus menyikapinya secara arif, jangan bertindak emosional,''
pesannya. Sedangkan kepada pihak Kristen, Aa berharap agar mereka tidak
melakukan dakwah kepada pemeluk agama lain.
Aa Gym menutup siraman rohaninya dengan doa bersama. Jamaah yang tadinya
terhibur dengan celetukan-celetukan segar Aa Gym, larut dalam doa yang
dilantunkan Aa. Sebagian besar warga yang hadir tak kuasa menahan air mata.
Gerimis di langit berhenti tetapi berganti dengan gerimis di hati jamaah.
Kerinduan warga Sumbar dengan sosok Aa Gym diekspresikan dengan berebut
untuk bersalaman usai Aa Gym menyampaikan salam perpisahan. Begitu keluar
dari stadion, Aa Gym harus naik ke atas atap mobil dikawal dua pengikutnya.
Dai muda fenomenal itu laiknya superstar yang dielu-elukan penggemarnya.
Dari atas atap mobil Aa Gym melambaikan tangan. Kendaraan rombongan Aa Gym
berjalan beringsut meninggalkan stadion di tengah kerumunan warga.
''Belum pernah saya lihat pemandangan seperti ini di Padang. Aa Gym lebih
dari bintang film,'' kata Hendri yang datang sendiri ke acara Ramadhan
Superberkah.
Warga lain menginginkan Aa Gym kembali lagi berceramah di Padang suatu saat
nanti. ''Belum puas rasanya mendengar ceramah langsung Aa Gym kalau cuma
sekali. Kami berharap Aa Gym bisa tampil lagi di Kota Padang,'' tutur Amri
warga lainnya, merefleksikan keinginan warga Sumbar.  subroto


Nofendri T. Lare
========================================================
LaMaK DiaWaK KaTuJu DiuRaNG
========================================================

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================

Kirim email ke