Maaf da, baru duduak baliak di palanta sasudah disuruah malapeh panek samingguan ko...
Cuplika file Tatib RN ko ambo ambiak dari file nan disimpan bulan Maret dan April 2002.
Kalau manuruik ambo karano RN ko bukan insitusi formal sahinggo indak paralu bana mamakai bahaso hukum nan legal formal. Pokoknyo apo nan dimukasuik bisa dirasoan... salah-salah saketek tata- bahasonyo dimaklumi je lah....:-)
Salamaik ari rayo, mohon maaf lahia batin.
 
salam - tg
-----Original Message-----
From: zul amri

Irdam Syah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Barikuik ko cuplikan dari TATIB RN tantang bahaso, mudah2an bisa mampajaleh...  

salam - tg 

 

A.     TATA TERTIB, yang bersifat sangat dianjurkan

1)      BAHASA YANG DIGUNAKAN:

Peserta dapat menggunakan bahasa Minangkabau atau Indonesia, namun tidak tertutup kemungkinan menggunakan bahasa asing lain jika diperlukan.

====

Ass.wr.wb

Sanak Irdham Syah Yth :

Berarti ada dua versi tata tertib yang menyangkut penggunaan bahasa di rantaunet , sejak saya masuk menjadi anggota pada bulan februari 2003 , kebetulan tatib yang berlaku  saat itu saya print out  dan sampai sekarang arsipnya masih ada sama saya  disitu disebutkan :

Tata tertib Mailinglist rantaunet :

A. Tata tertib , yang bersifat sangat dianjurkan .

1.Topik

2.Bahasa yang digunakan :

   Utamakan penggunaaan bahasa Minangkabau lalu bhs Indonesia , batasi  penggunaan bahasa lainnya .

Kalau seandainya versi Sanak Irdham yang benar berarti sudah ada amandemen tatib entah  kapan itu dilakukan , namun betapa lemahnya redaksi tatib yang baru ini , disatu sisi "sangat dianjurkan" , berarti hampir mendekati harus , sedangkan disisi lain "tidak menutup kemungkinan" yang berarti boleh menggunakan bahasa asing lainnya , termasuk inggeris , china , rusia , Jepang dlsb jika diperlukan . Mohon sdr. Miko ( Bpk Admin) menjelaskan dan klarifikasi sekali lagi masalah ini .

Wassalam : zul amry di kuta bali

Kirim email ke