Gamawan-Asril Jual Suara, Galang Bantuan Bencana Rp200 Juta Selasa, 20-Maret-2007, 08:27:40 Telah dibaca sebanyak 70 kali
Jakarta, PadekGubernur Sumbar H Gamawan Fauzi dan Ketua Umum Gebu Minang Mayjen (Purn) Asril Hamzah Tanjung menjual suara untuk korban gempa pada acara Malam Dana Bantuan Korban Bencana Alam Sumbar, di loby utama pusat pertokoan Jakarta City Center Hyperstore, Tanah Abang, Minggu malam (18/3). Lagu yang dilantunkan gubernur bertajuk Andaikan Kau Datang dibeli salah seorang pengunjung senilai Rp10 juta, sementara Asril Hamzah Tanjung dan istri yang membawakan lagu Bapisah Bukannyo Bacarai juga terjual seharga Rp10 juta. Sementara total dana yang diperoleh malam itu lebih dari Rp200 juta. Keseluruhan dana terkumpul malam ini sepenuhnya akan diserahkan kepada masyarakat tertimpa musibah gempabumi yang berlangsung 6 Maret 2007 lalu, kata Ketua Panitia Irwan Hosen, yang Sekjen Gebu Minang. Ditambahkannya, saat ini DPP Gebu Minang semenjak 12 Maret lalu telah membuka Posko Nasional yang bertujuan untuk meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera Barat. Bersamaan dengan itu, Ketua umum Gebu Minang menegaskan bahwa dalam waktu dekat Gebu Minang akan segera membuka posko kesehatan di beberapa Nagari di Sumatera Barat. Untuk itulah, kiranya peranan para perantau Minang, terutama di Jakarta sangat menentukan suksesnya program ini, kata Asril. Soal besar atau kecil bantuan perantau, lanjutnya, hal itu sangat relatif. Yang terpenting adalah keikhlasan dan merasa ikut berduka. Jika perantau Minang di Jakarta tidak kencang dalam menghimpun dana, hal ini sangat mempengaruhi semangat perantau Minang lainnya di dunia dalam menghimpun dana bagi musibah di Sumbar, kata Asril. Ingat, posisi masyarakat di Jakarta, dijadikan acuan oleh perantau Minang lainnya di dunia. Untuk itu, mari kita lihatkan kebersamaan kita malam ini, ajak Asril. Selain menghimpun dana secara langsung dan menjual suara, pembawa acara Dorce Gamalama juga melelang beberapa busana. Dalam presentasinya soal musibah gempabumi, Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi menyebutkan sebanyak 66 orang meninggal dan 556 orang luka berat. Bagi yang luka berat digratiskan biaya pengobatannya dan ditanggung penuh pemerintah. Sedangkan korban materi sekitar Rp1,6 triliun, kata Gamawan. Musibah gempa itu, lanjut Gamawan Fauzi, juga telah mengganggu beberapa rencana yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini, seperti pengoperasian kembali kereta api di Sumbar. Mestinya, tanggal 8 April mendatang sudah dioperasikan kembali kereta api di Sumbar, tapi karena banyak rel yang bengkok-bengkok akibat gempa terpaksa ditunda sampai Juni. Untuk memperbaiki jalur KA yang rusah ini diperlukan dana Rp 3,5 miliar lebih, ujar Gamawan. Sedangkan Ketua Umum Gebu Minang Asril Tanjung dalam sambutannya mengharapkan masyarakat Sumbar yang terkena musibah jangan terlalu lama tenggelam dan larut dalam kesedihan. Kami yang di rantau ini menjadi cemas kalau mereka terlalu lama tenggelam dalam kesedihan. Tolong Pak Gubernur sampaikan pada dunsanak, jangan terlalu tenggelam dalam kesedihan. Mohon Pak Gubernur bangkitkan kembali semangat mereka, kata Asril. Sementara Dedi Gumelar atau Miing mewakili manajemen Jakarta City Center mengatakan bahwa manajemen JCC adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Minang karena sebagian besar pedagang di pertokoan yang dikelolanya itu adalah orang Minang. Karena itu kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Kami dari manajemen memberikan bantuan Rp.50 juta. Selain dihadiri oleh Gubernur Sumbar dan ratusan pengunjung, pada acara malam menghimpun dana itu juga terlihat Taufik Abdullah, A Syafei Maarif dan dua anggota DPR RI masing-masing H Refrizal dan H Patrialis Akbar. Sedang Gubernur DKI Jakarta, diwakili Syarif Mustafa. Dari pihak manajemen Jakarta City Center hadir Rusdi Yusuf dan Ongky Sukasah. (fas) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
