On 3/26/07, Datuk Endang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Sebentar saya lihat tanggapan terdahulu dan cukup terkejut dengan penafsiran
> dan logika bapak. Dengan logika seperti itu kita di Indonesia ini bisa
> mengatakan bahwa agama adalah di bawah negara, apalagi Menteri Agama juga
> sekedar 'pembantu' Presiden.
>


Sejujurnya begitulah keadaannya, Mak, namun bukan karena Menteri Agama di
bawah Presiden akan tetapi karena memang aturan agama seringkali dikalahkan
oleh kepentingan-kepentingan lain. Sebagai contoh, tidak sedikit praktik
syirik dilestarikan demi pariwisata.

Semoga Allah Ta'ala memberikan ampunan dan hidayah-Nya kepada kita semua.

-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke