Assalamu alaikum dunsanak sadonyo, 
maaf lah lamo indak manyilau lapau, 
syukur awak bisa batamu baliak ...

iko ado saketek carito ringan, semoga ada manfaat nyo

alam terkembang jadi guru, sampah terhampar jadi pelajaran 

salam 
Hendra M ( 37 )
bdg

--------

Banjir besar yg melanda kota Antah berantah, telah menyebabkan banyak rumah 
terendam, banyak rumah2 yg berada di pinggir sungai terkena banjir air bah yg 
membuat banyak barang2 di rumah, terbawa hanyut oleh banjir air bah tsb. 
Barang2 tersebut terbawa hanyut ke sungai cilamun yg membelah tengah kota, 
sampai akhirnya untuk sementara terhenti di pintu air maranggi yg juga 
berfungsi sebagai pengendali aliran air bila banjir melanda kota.  

Biasanya sampah2 yg menyangkut di pintu air tersebut, diangkat oleh petugas 
pembersih pintu air untuk diletakkan di tempat penumpukan sampah sementara, 
sebelum di bawa ke tempat pembuangan sampah akhir. Bercampur aduk tak beraturan 
lah, semua barang2 tsb, sebagian sudah rusak, kotor tertutup lumpur. campur 
aduk mulai dari batang2 kayu, sampai barang2 rumahan spt sepatu, tas, buku, 
baju, karpet, dompet, jam, sabun bahkan hp rusak juga ada.. 

Di tengah keheningan malam gelap sehabis hujan gerimis mereda, tiba2 dari 
tengah tumpukan beraneka ragam barang hanyut dan sampah2 yg tersangkut di pintu 
air tersebut, terdengar suara kayu berderak, ternyata suara batang kayu yg 
terbawa hanyut ke sungai tersebut ; Dughh, pegel2, batang ini euy, terhantam 
pinggiran dan batu2 sungai ketika terbawa hanyut dari hulu sungai sana…yah, 
itulah si batang kayu pohon jengkol yg tumbuh di belakang villa mewah yg berada 
dataran tinggi dimana sungai cilamun berhulu.. 

Kenapa yah, manusia serakah sekali, tanah tempat ku tumbuh, di lereng gunung 
sana, dibuat bangunan, banyak teman2 ku sesama pohon yg ditebangi..,  eh 
setelah jadi bangunan nya, malah jarang ditempati pula, palingan saat liburan 
doang…, aneh benar bangsa manusia, setelah pohon2 digusur kemudian dibuat 
villa2 mewah, jarang ditempatin lagi, mubazir amat , kata batang pohon jengkol 
dg memelas..  

Eh, ternyata batang kayu, bisa ngomong juga yah, kata buku yg terselip diantara 
batang kayu, tapi aku sekarang sedih juga, kertas2 ku telah basah dan hancur, 
tak bisa dibaca lagi, memang orang2 sekarang sudah tak peduli buku lagi, tak 
mau belajar, dulu aku tersimpan rapi di lemari gudang, tapi tetap saja jarang 
dibaca apalagi di amalkan. Padahal tuan ku itu, dulunya jaman lagi sekolah, 
rajin sekali baca buku ,apalagi mau ujian, tapi selepas itu, setelah, mereka 
lulus sekolah, mereka seolah telah melupakan buku2 tsb. 

Capek2 belajar di sekolah membaca buku sampai jungkir balik, tapi kemudian 
setelah di dunia kerja, buku2 yg telah dibacanya bagai dilupakan saja, malah 
sekarang sudah jarang baca buku, kalau nggak baca Koran, yah nonton tv saja 
kerjaan nya…., sehingga akhirnya aku hanya disimpan di gudang sempit, serasa 
terpenjara, sampai akhirnya bisa juga jalan2 keluar, karena gudang rumah tuan 
ku, kena banjir air bah, sehingga hanyut pula isi gudang nya….   

Manusia sekarang banyak yg malas belajar, malas membaca buku, walau dibacakan 
juga buku kitab suci, yg jadi petunjuk kehidupan, malas juga dengar nya, atau 
kalau pun didengar, tak di amalkan atau malah di sepelekan sama sekali………kata 
buku dg sedih nya… 
Karena tak terbiasa membaca buku, mereka2 tak terbiasa pula untuk bisa belajar 
dari berbagai hal, dari alam, kehidupan sehari2 & pengalaman masa lalu, 
sebenarnya kalau manusia mau belajar, mau mengamati, mengambil hikmah seperti 
kata pepatah “alam terkembang jadi guru”, mereka bisa merancang masa depan nya 
dg lebih baik, karena hanya keledai lah yg terjatuh ke lubang yg sama.. 

wahai buku, kita temanan dong, kata tas yg berada tak jauh dari sana, dulu aku 
juga suka dipakai membawa kamu, buku, tapi sekarang lain lagi isi tas ini, 
banyak barang2 berharga yg dibawa oleh ku ( tas ), bepergian ke berbagai 
tempat, banyak bawaan nya, pegel juga nih.. kata tas.manusia ingin mengisi 
sebanyak2 nya materi pada tas nya (kekayaan) , seperti pulang belanja dari 
supermarket, mereka ingin memiliki semuanya, walau tak selalu dipakai juga, 
sampai akhirnya mubazir.   

manusia ingin banyak memiliki kekayaan, ingin membawa sebanyak mungkin “bekal 
materi dunia” dg tas ini, tapi mereka lupa, mengisi “kantong amal” nya, dengan 
amal kebaikan yg menjadi bekal perjalanan mereka sampai ke akhirat kelak. hei 
tas, lu ternyata bisa ngomong bijak juga, tapi sory yah, kamu masih rendahan, 
miskin, belum gaul elit kayak gua nih, kata sehelai baju yg tak beraturan lagi 
bentuknya , gua ini dulunya berasal dari luar negeri, Paris , jauh perjalanan 
gua, kata baju haute couture merek Prada, dg sombong nya 

eh, kamu jangan sombong dulu, kata sepatu dari cibaduyut Bandung , tahu nggak 
Prada itu pakaian nya setan, kan ada film nya “The devils wear Prada” …, nah 
kena lu, ternyata kamu hanya banyak gaya2 an doang, tapi ternyata norak  …
he..he..he.., kata sepatu dg ketusnya. terus buku menyela, tapi memang jaman 
sekarang ini setan lagi naik daun, lagi jadi favorit , dari Inggris sana, setan 
merah, klub sepakbola em-yu, malah di puja2 orang di seluruh dunia….. , barang2 
dan sampah2 pun bengong karena nya,  “Kok sekarang manusia, malah akrab dg 
setan, yg sebenarnya adalah musuh sejati dari manusia itu sendiri, kata tas 
butut dg kerut wajah, bingung nya 

yah, memang begitu lah manusia saat ini, mereka sudah malas untuk bercermin, 
kata cermin kaca yang dari tadi duduk diam saja memperhatikan percakapan 
barang2 lain nya. Bahkan sebagian banyak yg tak mau lagi bercermin sama sekali, 
termasuk bercermin dari sejarah manusia, betapa kalau musuh seperti setan malah 
dijadikan  teman akrab, akan celaka jadi nya.. Banyak bencana dan musibah yg 
telah terjadi, gempa, kecelakaan atau banjir seperti yg kita alami saat ini, 
belum bisa juga jadi cermin, jadi pelajaran bagi manusia.  

Sebagai cermin yg sebelumnya terpasang di dinding rumah tuanku, orang2 hanya 
mau bercermin dari penampilan kulit luar nya saja, namun mereka tak mau berkaca 
tentang hati, kelakuan, pengalaman masa lalu dan berbagai kejadian alam.Mereka 
hanya mempercantik tampilan luarnya saja, tapi lupa memperbaiki tampilan dalam 
hati dan amal perbuatan nya…. 

Sepatu buatan cibaduyut dari bandung, yg teronggok kumal di balik kayu, berkata 
pula tentang kelakuan manusia, aku digunakan untuk melindungi kaki tuan ku dari 
menginjak tanah, dan benda2 kotor lain nya , walau banyak amal ku, tapi tetap 
posisi ku di tempat paling bawah.  Walau tuan ku tahu bahwa sepatu ini berguna 
untuk melindungi kaki dari menginjak tempat2 yg becek sampai karpet mewah, tapi 
ia lupa bahwa ia sering tanpa sadar telah juga “menginjak- nginjak” hak hak 
orang lain, “menginjak” bawahan nya, melukai, menghina menyakiti hati orang 
lain… 

Dompet yg terselip diantara sampah2 lainnya, ikut bicara juga, saya teh tempat 
menyimpan benda berharga dan selalu dijaga oleh tuan ku, tapi entah kenapa aku 
disimpan di dekat tempat yg kurang sopan di bagian belakang tubuh tuan 
ku…ha..ha..ha..ada2 aja kamu mah, abis mau di simpan dimana lagi kata tas 
menyela ?, mungkin di sana tempat yg paling pas, terima saja deh nasib mu itu . 
benar juga kamu tas, he..he.he, ya saya terima deh nasibku ini. 

Teman2 sekalian,  sebagai dompet saya tahu dong kemana saja tuanku mengeluarkan 
uang nya, tuanku itu boros banget mengeluarkan uang ketika belanja atau 
membayar2 kesenangan pribadinya, tapi susah sekali mengeluarkan uang ( pelit ) 
bila diminta2 oleh pengemis apalagi kalau nyumbang kegiatan sosial atau 
membantu orang2 miskin, kalau pun nyumbang juga, paling pakai uang kecil doang 
yg nilainya tak seberapa… 

Dibanding barang2 lain, mungkin aku agak mendingan dikit yah posisi nya, karena 
aku berada di pergelangan tangan nya dan dibawa kemana2 kata jam tangan, yg 
dari tadi turut juga memperhatikan perbincangan seru tsb. tapi sayang nya 
tuanku hanya menjadikan aku ( jam ) sebagai pajangan doang, untuk kebanggaan 
dirinya, walau sebenarnya ia tak benar2 memperhatikan waktu , ia malah sering 
menyia nyiakan waktu, membuang2 waktu nya utk hal2 yg tak berguna.kalau telah 
tiba waktunya ibadah spt sholat, malah tak dihiraukan nya, terlambat atau 
sampai tak dilakukan sama sekali, kalau janjian, malah sering telat, padahal 
jam selalu ada di tangannya. 

Teman2 tuanku sering meledek aku dg sebutan jam karet, padahal badan jam ini 
,terbuat dari logam, tidak melar seperti karet ? 

yah pokoknya mah susah dimengerti lah, manusia punya jam sebagai alat untuk 
mengetahui waktu, tapi ia sering malah menyia nyiakan waktu hidupnya untuk hal2 
yg sia2, menyepelekan waktu utk hal2 yg sebenarnya lebih penting spt ibadah, 
merugilah manusia yg seperti itu, karena salah satu tanda orang yg merugi ialah 
mereka yg menyia nyiakan waktu yg seolah2 gratis, selalu tersedia, padalah 
suatu saat waktu pun akan habis, karena manusia, hanya sekali melalui kehidupan 
di dunia ini  

banyak barang2 tsb yg akhirnya malah menjelek2 an kelakuan tuan nya, tapi beda 
hal nya dg karpet hijau yg terlipat kotor di tepi pintu air tsb,  aku malah 
bangga dg tuanku, aku tadinya karpet yg ada di mushola rumah tuanku, aku sering 
digunakan sholat dan pengajian, selalu dijaga kebersihan nya, senang dan bangga 
sekali aku jadi karpet, karena digunakan untuk kebaikan, seandainya ada karpet 
juga yg ikut ke surga untuk, mungkin aku bisa ikut dg tuanku…. 

Tapi tak semua karpet nasibnya mulia spt kamu karpet hijau kata karpet merah yg 
berada di sebelahnya, aku karpet merah dari ruang kamar hotel remang2, tempat 
aku berada malah sering digunakan untuk kegiatan maksiat, mungkin kalau ada 
karpet yg ikut ke neraka, mungkin aku akan terbawa pula jadi nya, ihhh 
mengerikan sekali … 

sampah2 lain pun, terdiam mendengar percakapan karpet tsb , buku yg pintar pun 
bercerita, bahwa kita ini bangsa sampah2an , tak akan diminta 
pertanggungjawaban di akhirat kelak, sampai masuk surga atau neraka segala, itu 
mah khusus untuk manusia, karena itu untuk hal tsb perlu berbahagia jugalah 
kita bangsa2 sampah ini, tak ada pertanggungjawaban di akhirat kelak.  
tek..tek..tek..tek…, bersorak juga para sampah2 tsb ( tek..tek..tek…begitulah 
bunyi tepuk tangan para sampah ) 

Di balik karpet merah, ada terselip, HP merek Siemens C35 yg walau sudah dekil 
bulukan, akhirnya ikut cerita pula, kalau cerita yg rada2  miring aku sih 
banyak juga, sstt, tahu nggak di HP ini , tersimpan banyak sms2 dari tuanku, yg 
sebagian diantaranya berisi sms2 mesra yg rada2 norak ngajak selingkuh pada 
wanita lain , padahal tuanku itu, telah punya keluarga dan umurnya sudah mulai 
tua, tapi tetap saja sering menganggu wanita lain nya, seperti kelakuan anak 
muda, kenapa yah manusia kok tak pernah puas, tak tahu diri ….. 

seprei   kusut pun akhirnya tak mau kalah ingin bercerita banyak juga tentang 
kelakuan manusia di atas tempat tidurnya , tapi bantal tiba2 berkata, ssttt 
jangan bongkar2 rahasia  dong, kasihan pula manusia sampai urusan pribadinya 
dibeberkan pada umum…, maaf rekan2 sampah sekalian, cerita dari seprei , kita 
jadikan off the record saja yah… , kita perlu juga menjaga aib, kehormatan 
manusia, janganlah mengikuti kelakuan sebagian manusia yg senang membongkar dan 
menyebarkan kejelekan2 orang lain. ternyata walaupun tampilan nya kusut, 
seprei, hati nya tidaklah kusut pula. 

sabun mandi yg dari tadi diam saja, ikut bicara pula, saya ini, jadi alat 
pembersih tubuh mereka saat mandi, membersihkan kotoran & debu dari tubuh 
manusia. Mereka tak lupa untuk selalu membersihkan tubuhnya tiap hari, sehingga 
tubuhnya bersih, segar dan harum, namun mereka lupa untuk membersihkan pula 
kotoran2 dalam hati mereka, kelakuan mereka dan dosa kesalahan mereka, padahal 
seandainya kelakuan dan dosa2 tsb bisa menimbulkan aroma bau juga, pasti tubuh 
manusia tsb akan lebih bau daripada orang yg tak mandi berbulan bulan … 

Akhirnya riuh rendah lah, tempat penampungan sementara sampah di pintu air 
tersebut, masing2 mereka ingin berbagi cerita , tentang pengalaman mereka 
digunakan oleh manusia , tapi suara keributan tsb tak sampai didengar oleh 
manusia, mereka berbicara dalam bahasanya  bangsa sampah…Seandainya manusia 
bisa mendengar, mungkin ia akan malu karena nya, terbongkar semua aib2 nya. 

Cobalah , bayangkan sendiri oleh kita, bilamana benda2, alat dan apapun yg kita 
gunakan sehari hari bisa bercerita banyak tentang kelakuan kita….,  …mmhh… 
Namun walaupun benda2 tsb tak melaporkan kelakuan para manusia, tapi yakinlah, 
tetap ada malaikat yg selalu merekam, mencatat segala kelakukan kita sehari2, 
selama ini, yg terlihat atau tersembunyi. Bagi Tuhan, selembar daun yg jatuh, 
ataupun getaran suara hati seorang manusia, tetap akan bisa terdeteksi.  

Di akhirat kelak, bahkan anggota tubuh kita sendiri yang akan melaporkan 
kelakuan2 kita selama ini ; kaki kemana saja telah melangkah, mata apa saja yg 
telah dilihat, tangan tentang apa saja yg telah diperbuat, lidah, tentang apa 
saja yg telah diucapkan selama ini, perasaan apa saja yg terbersit dan semua 
anggota2 tubuh lain nya, mereka semua akan jujur menyampaikan apa ada nya. 

Namun untuk saat ini , dalam hidup di dunia yang sedang kita jalani saat ini, 
kita sendiri lah yg menentukan kelakuan kita sehari hari, kitalah yg 
mengendalikan semuanya,  apapun mau kita, freedom of choice of human, tapi 
yakinlah suatu saat kelak, kita akan dimintakan pertangunggjawaban atas semua 
itu…

Find others inspiration touch at ;
http://hdmessa.wordpress.com
journey of inspiration


 
____________________________________________________________________________________
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time 
with the Yahoo! Search movie showtime shortcut.
http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#news

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Kami mengundang sanak untuk hadir dalam acara: "Wartawan mengajak Berdoa 
Bersama untuk Keselamatan Negeri" pada tanggal 8 April 2007 jam 08:00 di Masjid 
Istiglal. Acara ini terpicu oleh musibah terbakarnya Ustano Pagaruyuang dan 
Gempa di Sumbar.

Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke