Ha Ha Ha,......

Anda ini aneh, ketika orang lain berdiskusi, dibilang dengan kata2 bentuk 
kefrustasian, lihat dibawah ini perkataan anda.

"Saya hanya hendak mengajak kita semua, jernih memandang surau dan 
kontribusinya bagi pengembangan sumberdaya manusia minangkabau.  Yang saya 
takutkan, keinginan kita kembali ke surau dan menempatkan sebuah surau sebagai 
sebuah lembaga super hanyalah sebuah jawaban kefrustasian kita selama ini.  
Menjadi kambing hitam atas semua keterpurukan ini."

, tampak sepertinya anda ingin mengatakan bahwa bukan itu dan anda punya 
alternatif lain. Yang anehnya lagi, diskusi diatas kan belum selesai tapi gaya 
bahasa anda sudah seperti mengatakan bukan.

Ditanya alternatif lainnya malah dibilang saya belum involve. 

Bung membantah itu gampang, anak kecil hobi nya membatah tapi berpikir dan 
memberikan alternatif itu baru Ok

Dah ah cape...da..da pak mantari :-)

Regards
Ronal Chandra

Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Aduh Pak Ronal,
   
  kita berjalan dan orang berlari, memang sebuah kondisi komparatif Pak.  
Perbandingan itu.
  dan saya memang menyampaikan sebuah contoh saja.  itu pun setelah Bapak 
bertanya dengan soal kefrustasian
   
  Eniwei Pak Ronal yang yang terhormat.
   
  Menjadikan surau sebagai sebuah jawaban keterpurukan (yang menurut saya 
tergesa-gesa) lah yang saya pertanyakan.  Justru saya mengajak kita semua untuk 
mengeksplorasi variabel-variabel keterpurukan kita terlebih dahulu, sebelum 
kita menyimpulkan sesuatu.
   
  Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada Bapak.  Rasanya keberadaan Bapak di 
diskusi ini baru sebatas presence saja.  Masih jauh untuk bisa dikatakan 
terlibat lebih dalam.  Baru sebatas kelatahan, karena ingin ikutan saja.  
   
  Wassalam

Ronal Chandra  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Pak Mantari nan dihormati,..

Oh jadi deskripsinya dari perkataan anda (Orang lain berlari orang Minang 
berjalan) sebatas sebuah perbandingan seperti itu ?

Kalou seperti itu maknanya masih debatable atuh kang, masih sebatas kelebihan 
dan kekurangan dan itu adalah sebuah fenomena yang wajar. Sama seperti teman 
saya bilang, "Siapa bilang Malaysia maju segala2nya, wong mahasiswa kedokteran 
unand, unpad dan ui masih dipenuhi mahasiswa malaysia". Sepintas lalu kita bisa 
artikan pendidikan kedokteran unand masih lebih bagus dari kedokteran malaysia.

Tapi kalou perkataan anda diatas td dapat diuraikan dalam sebuah bentuk proses 
maka output yang akan dicapai karena sebuah proses itu akhirnya anda akan  
mengatakan (Orang lain berlari dan Minang berjalan) itu baru bisa dipahami.

Karena menurut saya orang lain bisa berlari kencang karena mereka sudah 
menemukan apa kelemahan mereka dan mereka membuat tahapan tahapan untuk 
menyelesaikan masalah mereka. Sedang kita masih belum mengetahui dimana saja 
letak kesalahan kita apalagi bicara proses untuk menyelesaikannya.

Nah gitu bos tdnya saya berpikir makna dari perkataan anda, yang intinya saya 
berharap dari anda memberikan sebuah masukan dimana letaknya nya 
keterbelakangan itu. Orang lain sudah mengatakan dalam bentuk diskusi "surau" 
dan anda batah.

Sekarang saya tanya, menurut anda apa ? saya berharap bukan lagi perbandingan 
sederhana atau statemen umum tanpa makna.

Regards
Ronal Chandra
   
   

---------------------------------
The fish are biting.
  Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.
  
 


 
---------------------------------
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Kami mengundang sanak untuk hadir dalam acara: "Wartawan mengajak Berdoa 
Bersama untuk Keselamatan Negeri" pada tanggal 8 April 2007 jam 08:00 di Masjid 
Istiglal. Acara ini terpicu oleh musibah terbakarnya Ustano Pagaruyuang dan 
Gempa di Sumbar.

Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke