Waalaikumsalam w.w. Adinda Prof Dr. H. K Suheimi,

Terima kasih atas tanggapan Adinda. Putri saya di
Surabaya -- seorang dokter gigi -- memang sering
mengingatkan bahaya atrofi otak ini, dan kini Adinda
memberi masukan bagaimana cara memperlambatnya. 

Rupanya kegiatan saya selama ini, yang seakan-akan tak
habis-habisnya, ada juga manfaatnya untuk kesehatan
diri saya sendiri. Anak cucu saya -- mungkin karena
belum tahu bahwa tetap giat di masa tua itu justru
perlu untuk kesehatan -- juga tak henti-hentinya 
meminta agar saya 'menikmati' pensiun, apalagi karena
saya tak ounyo beban tanggung jawab lagi [dan insya
Allah indak ado hutang, he he]. 

Sudah tentu saya tak mau memenuhi permintaan mereka
karena mana mau saya menjadi orang tua nan pikun.

Mudah-mudahan keterangan Adinda ini ada manfaatnya
bagi para dunsanak nan seusia dengan saya, apalagi
karena perbaikan pelayanan kesehatan, yang akan
menjadi lansia rasanya makin lama makin banyak. 

Wassalam,
Saafroedin Bahar


--- suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ass ww
>   Yg kanda lakukan itu sudah tepat. Semakin tua
> semakin sering diasah. kalau tidak nanti dia tumpul
> dan mengecil serta atrofi. Dendrit dan gangglionnya
> memendek dan kekurangan serabut
>   Tulisan kanda yg sejuk dan berbobot akan
> menghantarkan kepada ketajaman analisa serta
> memperpanjang lamanya sel otak itu hidup dan sebagai
> salah satu agar sel otak itu  tidak mengalami
> apoptosis yg cepat setiap aktivitas akan
menghasilkan produktivitas, kesehatan seseorang diukur
dari produktivitasnya.
> Lansia yg sangat produktif itu saya lihat adalah
> kakanda
>    
>   salam dan do'a, 
>    
>   K Suheimi
>   
> 
> Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   
> Assalamualaikum w.w. Adinda Prof Dr H.K. Suheimi,
> 
> 
> Terima kasih atas ditayangkannya kembali artikel
> ini, karena bulan Agustus depan saya -- jika
diizinkan Allah swt -- akan berusia 70 tahun. Isinya
begitu tepat. Jika dibanding dengan teman-teman
sekelas, dahulu saya adalah yang paling muda. Namun,
secara pelahan-lahan, dalam perjalanan hidup, lama
kelamaan saya menjadi orang yang paling tua atau nomor
dua paling tua dalam lingkungan kegiatan saya
> sehari-hari.
> 
> Memang tidak bisa dihindari bahwa secara
> pelahan-lahan saya menjadi pelupa. Menurut mantan
boss saya Moerdiono, hal itu disebabkan oleh
melemahnya 'short term memory'. Saya usahakan
mengatasi 'short term memory loss' ini dengan
memasukkannya ke dalam 'long term memory' dalam arti
saya menjadikan kegiatan saya sehari-hari kedalam
suatu pola yang rutin, yang tidak banyak berubah.
Insya Allah ada menolong. Walau tetap masih mudah
lupa, tapi dapat diatasi.
> 
> Nampaknya saya harus masuk jadi anggota persatuan
> gerontologi ini, supaya dapat berbagi pengalaman
> dalam menghadapi -- dan menikmati -- masa tua ini.
> 
> Sekali lagi terima kasih,
> 
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> 
> --- suheimi ksuheimi wrote:
> 
> > 
> > L A N S I A
> > 
> > Oleh : Dr.H.K.Suheimi
> > 
> > 
> > Sabtu 22 Oktober 1994 di DKK Kodya Padang di
> > resmikan Klinik Gerontology, Klinik untuk orang
> tua-tua oleh Pak Zuiyen Rais selaku Walikota, dan
> di lanjutkan dengan seminar sehari tentang Lansia 
> dengan 4 pembicara ; Dr.Hadril Busudin tentang
> Pikun; 
> Dr Rusdan Djamil Tentang gerak badan , Dr.Js Nurdin
> > tentang kesehatan Jiwa dan I Made tentang
> asthenia dan keletihan pada orang tua. Kebetulan Pak
> Janas Raden meminta saya untuk jadi Moderator 
> memimpin sidang yang di hadiri oleh tokoh-tokoh
> > masyarakat antara lain pak Syurkani, pak A.Kamal.
> Dr Zubir kepala DKK dan saya hitung-hitung, hari
> itu tak kurang dari 250 orang peserta yang 
> memadati lantai 3 kantor DKK.
> > 
> > Sebagai moderator saya menyimak dan mencatat 
> > bahan-bahan seminar dan juga merenungi dan 
> mengomentari penyajian dalam seminar tersebut. Nah
> hasil catatan, rekaman dan komentar saya itu ingin
> pula saya sampaikan pada semua pembaca yang setia,
> yang tak sempat menghadiri seminar tersebut, baik
> bagi
> > yang telah tua maupun bagi mereka yang akan
> menempuh tua. Karena tua, suka tak suka, setuju tak
> setuju akan kita tempuh dan kita alami dan
> kesanalahlah kita sedang melangkah dengan
> > pasti. Sebutan tua iasanya dikatakan oleh
> seseorang
> > untuk orang lain dan tidak untuk dirinya sendiri.
> > Orang akan cendrung mengatakan tua bagi usia-usia
> > yang ada diatasnya, dan tidak untuk dirinya 
> > sendiri. Ketika saya berusia 25 tahun, saya 
> > mengatakan bahwa orang yang berusia 40 tahun sudah
> > tua. Dan sekarang sewaktuusia saya menginjak dekat
> > 50 tahun, menganggap bahwa orang usia 65 tahun
> > sudah tua. Begitupun seorang kakek berusia 75
> tahun
> > menganggap ia masih muda dan tidak bersedia
> > berkumpul dengan kakek dan nenek lain dari
> > golongan usianya karena menganggap mereka sudah 
> > tua-tua semua dan kurang sesuai untuknya. Seorang 
> > kakek diusia 71 tahun berkata usia saya 71 tahun
> > dari pusat keatas, tapi dari pusat kebawah masih
> > sangat muda, baru 17 katanya membanggakan diri. 
> > Memang pada umumnya setiap orang tidak ingin 
> > cepat-cepat menjadi tua; tapi
> > menjadi tidak wajar bila orang berusaha menolak
> > kenyataan bahwa ia sudah semakin tua. Persepsi 
> > mengenai kondisi ke tuan seseorang mempengaruhi
> > terhadap citra dirinya yang berdampak pada
> > perasaan, sosial dan aktivitasnya. 
> 
> --- saya potong disini --
> 
> 
> 
>
____________________________________________________________________________________
> Don't pick lemons.
> See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
> http://autos.yahoo.com/new_cars.html 
> 
> 
> 
> 
>  
> ---------------------------------
> Bored stiff? Loosen up...
> Download and play hundreds of games for free on
> Yahoo! Games.
>
> 
> 



 
____________________________________________________________________________________
Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
http://autos.yahoo.com/green_center/

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Kami mengundang sanak untuk hadir dalam acara: "Wartawan mengajak Berdoa 
Bersama untuk Keselamatan Negeri" pada tanggal 8 April 2007 jam 08:00 di Masjid 
Istiglal. Acara ini terpicu oleh musibah terbakarnya Ustano Pagaruyuang dan 
Gempa di Sumbar.

Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke