C7 bin setuju uda,....

Ambo sangat berharap kita semua bisa paham dan menempatkan diri dalam menulis. 
Mana yang pribadi mana yang organisasi, mana yang konsumsi organisasi mana yang 
konsumsi publik.

Jujur uda, dirantaunet ini saya terlibat melahirkan beberapa organisasi dimilis 
ini dan selalu rusak ketika seseorang merasa dirinya paling berjasa, akhirnya 
organisasi mandek.

Jadi mari kita galang kebersamaan, kita bangun kerjasama strategis, kita bangun 
dan tumbuhkan semangat setiap orang untuk bisa berkelompok dan berkomunitas 
menelurkan organisasi organisasi lainnya demi kemajuan Sumbar.

Kita hargai setiap orang yang ikut terlibat, jangan sampai ada yang tertinggal, 
semuanya punya peran walou  cuma ikut tersenyum :-)

Buat saya yang melahirkan MPKAS dan  MAPPAS yh  milis rantaunet ini, siapa yang 
berjasa disini "yah  orang dapua" trus siapa lagi ? yh yang mendirikan, trus 
siapa lagi ? yh kita kita ini. Sedang pengurus cuma orang yang diberikan amanah 
tidak lebih dari itu.

Regards
ROnal Chandra

Kurnia Chalik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:     Adinda Ronald yang kami  banggakan,
  
 Sebetulnya yang dbicarakan Pak Chaidir  ini sebetulnya pada pada platform 
"Strategy"  sebetulnya.Bukan dalam platform operational.
 Karena sebetulnya yang kita hadapi  sekarang itu adalah para 
Birokrat-Birokrat,para Elit Pemerintah  Sumbar,bukan masyarakat umum layaknya 
kita2 ini.Makanya kita perlu  strategy,untuk menghadapi mereka-mereka itu.Untuk 
itu kita perlu  "kompak",bersatu,dan punya strategy dalam menghadapi mereka2  
itu.
  
 Sebetulnya kalau birokrat2 ini  mau melakukan tugasnya dengan baik dan 
sungguh2,perduli dengan  Permasalahan Kereta Api yang akan ditutup karena 
merugi terus seperti sekarang  ini, sudah tidak perlu lagi kita2 di MPKAS ini 
sebetulnya,karena  sudah ada KADIVRE II di sana,sudah ada Kadinas Perhubungan 
Sumbar disana,sudah  Ada DPRD di sana.
  
 Dan  juga,sebetulnya kalau birokrat2 ini mau melakukan tugasnya dengan baik  
dan sungguh2,perduli dengan permasalahan2 di sektor Pariwisata Sumbar  
ini,MAPPAS juga tidak perlu sebetulnya,karena sudah ada Kadinas  
Pariwisata,seni dan budaya di sana,sudah ada ASITA di sana,sudah ada PHRI  
disana,dan di masing2 Kota/Kab juga sudah ada Dinas Pariwisata.
  
 Jadi,bukan awak samo awak nan  kadipersoalkan do Nal...,Indak MPKAS melahirkan 
MAPPAS ko masalahnyo  do....,bukan itu persoalannya....Persoalannya yaitu 
bagaimana strategy  kita masyarakat Minang di Perantauan ini dapat kompak dalam 
menggugah  Pemda Sumbar agar bisa membenahi sektor Perkereta Apian Sumbar dan  
Pariwisata Sumbar yang sangat potensial ini.
  
 Semakin kita kompak para perantau  Minang ko,dalam menyuarakan inpirasi para 
perantau minang ini  secara bersama2 lewat MPKAS kah..., lewat MAPPAS 
kah...,atau lewat GEBU  Minang kah..,dsb yakinlah Pemda Sumbar akhirnya sedikit 
banyaknya akan  gampang untuak kito gugah dalam memperbaiki sektor Perkereta 
Apian dan  Pariwisata ini.Dan itu semua butuh Strategy,bagaimana supaya kita 
kompak dan  suara kita jadi bulat terdengar oleh mereka,sehingga saran2 dan 
rekomendasi2  kita para perantau minang ini dapat mereka terima.Jadi ini hanya 
sebuah  stretegy saja. Kita butuh membuat kebulatan pendapat dan opini publik 
yang  kuat untuk mempengaruhi para birokrat2 itu.
  
 Demikian saja,semoga Adinda maklum  adanya.
  
 Wassalam,
 Kurnia Chalik
  
 -----Original Message-----
From:  [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of  Ronal 
Chandra
Sent: Monday, April 16, 2007 1:46 PM
To:  [email protected]
Cc:  [EMAIL PROTECTED]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: BAHAN DISKUDSI KA  SUMBAR KE DEPAN "Surat 
Terbuka"


    Tanyo      ambo ciek ?

Baa caro nyo MPKAS melahirkan MAPPAS       ?
--------------------------------------------------------------------

Kemudian      untuk masalah SK, ambo berharap Mappas tidak pernah dan jangan 
sampai      mendapatkan SK dari siapapun kecuali SK organisasi Mappas      
sendiri.

Untuk masalah SK yang dikeluarkan tanggal 02 januari 2007,      ambo sebenarnya 
sedih membaca SK yang keluar tersebut, padahal di Pemda itu      ada kepala 
dinas bidang hukum dan biasanya setiap SK yang dikeluarkan harus      masuk 
departmen hukum terlebih dahulu untuk diperhatikan apakah SK ini bisa      
disetujui atau tidak.

Hampir 10th saya bekerja dibidang konsultan      Pemerintah Daerah, saya pun 
pernah merancang dan membimbing sampai SK      dikeluarkan dibeberapa 
pemerintah daerah tapi jujur saya belum pernah lihat      SK selucu sk tanggal 
02 january 2007, saya tidak ingin berdebat disini tapi      beharap masalah SK 
ini bisa selesai, tidak perlu lagi disebut sebut, kalau      ingin dijalankan 
yh dijalankan tapi tolong jangan bawa2 Mappas yh      :-)

Pesan Khusus untuk Pak Chaidir,...

"Pak Chaidir yang ambo      hormati, Buat saya bapak adalah panutan dan idola. 
Sudah lama kita saling kenal dan bekerja      bersama dalam banyak organisasi 
Minang. Saya berpikir pak masalah      MPKAS dan MAPPAS tidak perlu dibuat 
sulit, tidak perlu kita membahas siapa      melahirkan siapa karena menurut 
saya ini bukan masalah besar. Yang      terpenting apa yang bapak dan semua 
yang kita cita citakan dapat berjalan      baik dan membantu Sumbar keluar dari 
semua permasalahanya.

Tidak ada      maksud apapun dari surat terbuka saya ini, hal ini hanya sebagai 
upaya      meluruskan banyak hal. Saya sempat terpikir dan termenung untuk      
menterjemahkan kata kata "MPKAS melahirkan      MAPPAS ?

Jujur saya katakan, ini potensial masalah dari dulu,      menciptakan suasana 
siapa lebih berjasa. Bagi saya semua orang punya nilai      dan perannya masing 
masing dalam melahirkan MPKAS, MAPPAS dan organisasi      organisasi lainnya.

Rantaunet, Orang Dapua, ajo duta yang mencetuskan      Mappas, Beni, yos, saya 
sendiri, pak saaf, Mamak Darul, T7 Mappas dan ribuan      orang lainnya yang 
terlibat diproses awalan ini. Semua berawal dari      kecintaan kita terhadap 
Ranah, sekarang mari kita bahu membahu tanpa harus      ada dusta diantara kita.

Mohon maaf kalou ada yang      salah.

Regards
ROnal Chandra

      

  
 


       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke