Dewis,...he he he,..

Ok sekarang gini ? kalou dengan 500 siswa dan biaya 6000/per-bulan per siswa 
dengan asumsi yang ambo buat kemarin dimaa salahnyo ?


Bia ambo tunjukan dimana letak lucu nya angku.

Regards
ROnal Chandra



[EMAIL PROTECTED] wrote:  
Ronal, 
 
Cubo caliak pulo intinyo sacaro smart, dalam awak mamasarkan suatu ide sampai 
ma agiahkan contoh, cubolah nan masuak aka. 
Sahinggo akhirnyo urang ma ambiak kesimpulan " O iyo murah dan awak bisa 
bainternet bebas"  
 
Dek sadang makan siang contoh nan diagiah ndak masuak aka! 
Urang ndak tau ronal sadang makan siang, sadang manga ma agiah contoh, tapi nan 
dibaco urang outputnyo.  
  
Untuak target ber internet sacaro murah dan paralunyo di sekolah ambo 
mandukuang hal itu,   
 
Ambo ndak maribuikkan, dalam sagalo hal cubolah ma agiah contoh nan smart 
sahinggo urang baco "Amin" sadonyo. 
 
Nenek ambo mangecekkan dulu "Mangecek jan asal malantongse" 
 
Is. St. Marajo 
www.cimbuak.net 
Kampuang nan jauah dimato dakek dijari  
 

  
 
 
   Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]>  
Sent by: [email protected] 18/04/2007 11:24    Please respond to
 [email protected]
 
 
    To
 [email protected]   cc
  
  Subject
 [EMAIL PROTECTED] Re: Pendidikan dan Telekomunikasi Sumbar. 
    

 
 
 
 
Dewis,...
 
 Ambo ketawa membaco balasan iko ;-),...
 
 Cuba menganalisanya lebih general dan smart. Ini cuma masalah permainan angka.
 
 Kita mau berapa ? 500 atau 1500 atau mungkin 3000 siswa ?
 
 Jumalah komputer yang 10 -15 itu kan juga cuma sebuah angka yang bisa berubah 
jika kita bermain kalkulasi sederhana, bisa juga jadi 50 komputer or 100 
komputer.
 
 biaya 6000 yang saya bilang juga sebuah angka yang bisa diolah untuk menemukan 
harga terbaik. Saya sudah katakan didaerah lain (papua misalnya) sekolah 
unggulannya itu sanggup membayar 15000 - 20000.
 
 Jakarta bisa dengan kisaran 50.000 - 75.000
 
 Kemudian analisa targetnya apa ? melek internet, pandai internet atau ingin 
melek dan pandai internet + bebas ber-internet ?
 
 Nah kalou dah jelas keinginannya baru mainkan kalkulasinya dan rubah semua 
angkanya.
 
 Saya mengatakan 6000 adalah sebuah contoh dengan kalkulasi yang saya buat 
sambil makan siang. Moso diributkan. Yang saya jual kan idenya dan mamfaat yang 
akan didapatkan dimasa mendatang.
 
 Kembali kemasalah biaya, ada dan tanpa internet kan biaya operasional akan 
tetap sama ? kenapa karena masing masing sekolah negri standarnya sudah harus 
punya lab komputer dan pengajarnya.
 
 Oc Dewis coba jangan dibaca pakai kacamata kuda tulisan saya he he he, pakai 
kaca mata hitam juga boleh he he he.
 
 Aristoteles pernah berkata "Berpikir tanpa adanya gambaran adalah Mustahil".
 
 
 Regards
 ROnal Chandra
 
 
 
 
 
 ek dijari   
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
  
---------------------------------
 
Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet 
 Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount 
 -~----------~----~----~----~------~----~------~--~--- 

  
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check out new cars at Yahoo! Autos.
  
  
 


       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke