Mak Boes,

 
Persepsi kita tidak berbeda dalam hal: mereka harus dibantu.
Bahkan saya sangat menghargai tindakan nyata dari Mak Boes, mewakafkan
rumah dan tanah untuk mereka (posting di RN, Nov 2004); seperti saya
juga sangat menghargai RN dengan sumbangan bulangan, dan Pemprov
Sumbar tahun 2004 (saya baca di ranah-minang.com).
Mak Boes dll sangat sangat jauh lebih baik dibanding saya, yang
mempunyai persepsi yang sama, tapi belum melakukan tindakan apa-apa.

Tetapi, tampaknya, kita sangat berbeda dalam hal melihat cara yang
mereka lakukan untuk memprotes kecurangan yang mereka lihat dan alami.

Mungkin (mungkin) mak Boes berpendapat, ini merupakan ekses dari
perlakuan tidak adil, tekanan, ataupun penganiayaan yang selama ini,
dan sedang, mereka alami.

Sebaliknya saya berpendapat, mereka harusnya sudah cukup dewasa dan
bijak untuk berpikir bahwa: "Ketika anda melihat polisi berdamai
dengan pemilik mobil mewah, tidak berarti anda berhak untuk
menghancurkan rambu-rambu lalu lintas lainnya".

Saya sangat menghargai tindakan mereka untuk melaporkan kasus ini.
Saya juga kagum dengan konsistensi mereka yang mengatakan "kalau
sampai tidak ada yang datang, kami rela tidak lulus tahun ini",
walaupun saya juga agak terganggu dengan: Kami hanya ingin keadilan,
dan tidak rela akhirnya siswa SMK 5 itu, lulus karena dengan cara-cara
curang ...

Tapi, mak Boes, saya yakin kita mempunyai keingingan yang sama agar
(1) mereka bisa ikut ujian susulan; (2) selanjutnya mereka tidak lagi
menerima perlakuan yang tidak adil, dan (3) kecurangan yang terjadi
diusut tuntas, dan pelakunya diberikan sanksi.

Mudah2an dengan banyaknya pemberitaan tentang ini, para "penguasa"
bisa bersikap sebagaimana seharusnya. Dari sisi saya, tidak banyak
tindakan nyata yang bisa saya lakukan, kecuali berusaha mengubungi
beberapa kawan/ dunsanak untuk "menanyakan" tindaklanjut yang
dilakukan pemerintah.


Wassalam,
Riri (45)



boes <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>>> kebetulan saya tahu anak2 smk dhuafa yg menompang ujian
>>> itu. mereka diusir dari satu kegedung ke gedung lain utk
>>> belajar,

>>> sekarang dikala ujian dan melihat kecurang dan melaporkan
>>> dan protes lalu -kemungkinan- tidak bisa ujian susulan,
>>> apakah itu bukan dianiaya oleh anda?
>>> apa namanya?

>>> apakah anda tahu siapa anak2 itu?
>>> kalau tahu, memang beda persepsi kita.

wassalam
boes


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke