Kalau begitu kenapa kita masih menegakkan benang basah ini?
Berada dalam sistem pendidikan Indonesia.
Secara persentase, jumlah orang Indonesia masuk universitas (baca sebagai
higher education) mirip-miripdengan orang Amerika. Tidak semua orang memang
bisa kuliah.
Yang menjadi masalah, di negara kita lulusan SMA/SMK memang tidak mendapatkan
apa-apa. Akhirnya mereka berbondong-bondong untuk kuliah (baca sebagai memburu
gelar).
Wassalam
"a.arifianto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
nah itu dia da...
saya juga terbelalak ketika meligat ternyata sistem di indonesia amburadul
banget...
pernah tau klo institut di jerman diperuntukkan untuk kalangan smk? sedangkan
kita?? sedangkan smu untuk ke universitas, tapi lihat fenomena pendidikan kita
bahkan berbasis "kompetensi"...
seharusnya di bagian research n development suatu perusahaan mengambil anak
universitas sedangkan di bagian field nya anak institut, ini berkenaan tentang
porsi keilmuan yang didapat... tapi yang terjadi dominasi alumni tentu jadi
bahan pertimbangan cukup tepat untuk memilih suatu perusahaan, apalagi BUMN!!...
ketika pembenahan posisi smk oleh diknas, eh malah disambut lain oleh para
pelaku pendidikan... ya, keanehan ini cuma ada di indonesia...
ketika investor menanyakan tentang sistem kepastian di indonesia, anehnya di
bangku pendidikan kita malah tidak diajarkan adanya kepastian, termasuk
kepastian masa depan dan kepastian sistem yg berlaku berubah2 karena kondisi
dunia pendidikan yang dipolitisir...
klo dah gini, siapa lagi yang tersisa??
wassalam,
jabok
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
with theYahoo! Search movie showtime shortcut.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---