Assalammualaikum Wr Wb bapak Suheimi yth
   
  He he he walau tulisan bapak ditujukan untuk sanak Khairul, tapi panahnya 
menembus kemana mana nih. Makasih atas peringatan bapak ya. Berulang-ulang 
hanifah baca tulisan bapak dibawah ini. Tulisan yang sarat dengan pesan, agak 
susah dicerna, apalagi kalau lagi capek. 
   
  Bapak Suheimi
   
  Diantara anggota milis ini, bapak termasuk yang berada di ranah. Bapakp[un 
termasuk orang yang suka menyiarkan agama di berbagai kesempatan. Hanifah mau 
tanya, apa benar keadaan ranah sama seperti jaman bahela ???
  Hanifah berada dikota Bengkulu yang heterogen. Dengan begitu apa yang akan 
dilakukan terserah kepada warga, mau beribadah atau tidak. Terpulang kepada 
warga juga untuk mencari jalan keluar agar anak-anak tetap beribadah sesuai 
kepercayaan masing-masing.
  Bagi yang beragama Islam didiklah anak-anak sedini mungkin mengenal agama 
Islam dan menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kalau lengah, 
jadi santapan orang lain. Dengan begitu kemungkinan anak-anak Bengkulu jauh 
lebih siap mengahadapi tantangan kristenisasi dibanding anak-anak di Ranah yang 
terlena karena berada dalam komunitas yang homogen. Mudah-m,udahan analisa 
hanifah salah ya.
   
  Wass
   
  Hanifah Damanhuri
  

suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Add Khairul
   
  Terima kasih, saya terharu add juga ada membaca tulisan yg saya kirim 
bukankah kita sesama Ummat Islam  bersaudara?. Dalam satu persaudaraan, mereka 
saling mencintai, dia akan mencintai saudaranya, sebagaimana dia mencintai 
dirinya sendiri, demikian pesan agama kita melalui Rasul. “Belumlah dikatakan 
beriman seorang sebelum dia mencintai saudaranya sebagaimana dia 
mencintaidirinya sendiri ”. 
   
  Masing-masing akan berusaha berbuat sesuatu pada saudaranya sebagaimana dia 
ingin diperlakukan. Dan diapun berusaha untuk tidak melakukan sesuatu 
sebagaimana dia tidak ingin diperlakukan, karena dia merasakan bahwa mereka 
berusaha, maka kepada saudaranya dia akan saling berbagi dan bersambung rasa, 
dalam satu tali persaudaraan.
   
  Apa yang kita cari dalam hidup ini, jika persaudaraan sesuatu yang amat 
langka rela kita rusak? Apa yang kita cari dalam hidup jika kenangan manis di 
masa perjuangan ketika masih sama-sama gigih bahu membahu penuh semangat 
korp—lalu direnggut hingga tali penghubung itu putus?
   
  Masa lalu, ternyata merupakan kekayaan yang paling berharga bagi kita. 
Apalagi dibanding dengan kemungkinan nasib di masa depan yang masih penuh 
teka-teki. Kadang-kadang kita lupa, sikut-menyikut dan sikap menjegal dalam 
perjuangan hidup, ternyata tak membuahkan apa-apa. Kadang-kadang, pertarungan 
kita Cuma ibarat “rebutan balung tanpa isi” berebut tulang kosong.
   
  Kita tak pernah tahu apa yang sesungguhnya terjadi pada pihak lain. Karena 
itu, sering lebih arif kita diam, atau barhati-hati menyatakan pendapat.
   
  Lalu saya teringat pesan guru saya : “Jangan terlalu cepat menilai karena 
penilaian itu adalah hak Tuhan. Dan Tuhan pun memberikan penilaian pada 
Yaumuddin, pada hari agama di akhirat kelak, apaka seseorang akan diberi pahala 
atau dapat ganjaran.
   
  Guru saya berkata lagi : “Kita sangat lemah, jangankan menilai orang lain, 
menilai diri sendiri saja kita belum mampu. Pernahkah kita tahu bahwa kita 
sudah beriman ? dan berapa tebal keimannan kita ?
   
  Kalau kita tak pernah mampu menilai diri, kenapa kita bernafsu betul menilai 
orang lain?. Padahal yang tahu adalah Yang Maha Tahu. Hanya yang tahu, bahwa 
seseorang itu beriman, sesorang kafir, seseorang berdosa. Dan penilain serta 
ganjaran diberikan pada Yaumuddin, di akhirat kelak. 
   
  “Kita sering salah semat” kata guru saya; kita sering terlalu cepat menilai. 
Padahal penilaian itu  haknya Allah dan kita sering keliru menggunakannya.
  “Janganlah kau benci pada sesuatu mungkin dalam sesuatu yang kita benci itu 
ada gunanya bagimu” pesan guru saya
   
  salam teriring do'a  semoga kita selalu dalam lindungannya  amin
   
  K Suheimi



 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan 
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke