Adinda Fina,
  Karena Mantari Sutan ada di Rantaunet, maka
  saya cc-kan kesana
   
  Wassalam
  ajoduta

Fina Casarta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
             
    ----- Original Message ----- 
  From: dutamardin umar 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Monday, June 04, 2007 7:55 AM
  Subject: [MinangUSA] Fwd: [EMAIL PROTECTED] Kincir Air untuk Sawahku
  

    
Mantari Sutan,

    Mungkin ilmunya Mantari Sutan membuat kincir bisa di gunakan untuk membuat 
kapal yang berenergi kincir, kalau disini di Fairbanks, Alaska atau di 
Mississipi River, kan dibelakang kapalnya ada yang kayak kincir itu dech, aku 
bukan insinyur juga ngga' ada latar belakang mesin dan dan sebagainya mungkin 
di antara kita ada yang lebih tahu, kalau ada kan bisa buat kapal untuk 
keliling danau di atas, danau di bawah, danau singkarak, danau maninjau, dll.  
Kalau saya salah mengenai ide di atas mohon di maafkan.
   
  Wassalam,
  Fina
Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
  Date: Mon, 4 Jun 2007 08:20:54 -0700 (PDT)
From: Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Kincir Air untuk Sawahku
To: [email protected]

    ===Bagian Seri Jejak Seorang Kampung nan Lagi Kampungan: UBGB===
  

  Kami punya sebidang sawah di pinggir batang sinamar.  Sebenarnya bukan sawah 
kaum saya, itu adalah sawah kaum malayu.  Cuma sudah sekian lama tapandam pada 
kaum kami.  Namanya sawah taruko, luasnya sekitar satu setengah hektar.  Hanya 
ada 3 petak sawah, untuk hamparan seluas itu.  Di kampung saya disebut Lupak.  
Yang terluas adalah lupak godang, luasannya sekitar satu hektar.  Sisanya 
adalah lupak muko bosuik dan lupak panjang.
  
  Karena berada di pinggir sungai, tekstur tanahnya sedikit berpasir.  
Akibatnya, air tak bisa bertahan lama di sawah.  Merembes ke dalam tanah.  
Sehingga demand sawah ini akan air sangatlah tinggi.  Air banda tak pernah 
cukup.  Sehingga dibutuhkan irigasi tambahan untuk mengairi sawah.  Beruntung 
sawah ini terletak di pinggir sungai. Parumahan untuk kincirnya juga cukup 
baik.  Air deras, tebing lumayan curam, bisa dimasuki mobil pula walaupun jalan 
tanah.
  
  Aku sering menemani kakek memperbaiki kincir.  Terutama ketika pulang kampung 
disaat musim libur tiba.  Kalau ketika libur tiba, pekerjaan di sekitar kincir 
sangatlah menyenangkan.  Karena banyak bermain airnya. Tapi ketika kami sudah 
tinggal di kampung, pekerjaan ini terasa berat dan menjemukan.  Bermain air tak 
lagi indah.
  
  Kincir air terdiri dari berbagai bagian.  Cuma, tidak semuanya istilah 
teknisnya saya bisa ingat lagi.  Yang saya ingat hanyalah bosuik, amo-amo, 
lantak, kabuang dan palanta kincia.  Yang lain saya lupa.  Bosuik adalah pipa 
bambu yang mengaliri air ke sawah.  Amo-amo adalah semacam jari-jari pada 
kincir.  Lantak, kabuang dan palanta saya rasa kita semua sudah tahu.  Untuk 
amo-amo ini aku punya cerita banyak.  Setiap kincir biasanya akan mengganti 
seluruh amo-amo ini setahun sekali.  Masanya bagi kincir untuk over haul.
  
  Amo-amo terbuat dari kayu, lurus berdiameter 5-7 cm.  Kayu ini bukan kayu 
biasa, haruslah kayu yang kuat.  Dan jenis kayu amo-amo ini sudah tidak ada 
lagi di tengah kampung.  Mencarinya harus di hutan primer.  Karena biasanya 
kayu di hutan primer, lurus, teksturnya kuat.  Mungkin karena efek kompetisi 
memperebutkan hara dan sinar matahari.  Tempat yang biasa kami kunjungi mencari 
amo-amo ini adalah di sebuah bukit di pinggir kampung.  Biasanya mamak-mamak, 
urang sumando, anak pisang berkumpul pada suatu hari untuk mencari amo-amo.  
Satu hari disisihkan untuk berangkat ke bukit.  Membawa peralatan perang.  
Mengambil amo-amo secukupnya.  Diturunkan ke bawah bukit dan ditumpuk dipinggir 
jalan.  Dan nanti akan tiba mobil menjemput.
  
  Setelah itu, amo-amo akan dipotong sama panjang sesuai jari-jari kincir yang 
akan dibuat.  Lalu direndam selama seminggu di sungai.  Baru amo-amo siap di 
pasang.  Amo-amo akan dipasang di sebuah dudukan yang istilah teknisnya saya 
lupa.  Dudukan ini terbuat dari sebuah potongan kayu besar, sepelukan orang 
dewasa.  Dibuat bulat, tengahnya dibolongi buat bakal sumbu kincir,  Bagian 
luarnya akan dipahat berlubang petak-petak, tempat amo-amo akan ditancapkan.  
Kakekku biasanya membuat sendiri dudukan ini.  Kalau waktu mepet, beliau akan 
meminta bantuan Angku Sulan dari kampung sebelah(Nama aslinya Ruslan).  Aku dan 
mamak-mamakku, memanggil Angku Sulan ini Profesor Kincir.  Karena beliau memang 
cukup mumpuni mengurusi kincir.
  
  Seminggu amo-amo direndam, adalah waktu menyiapkan kabuang, palanta kincir, 
basuik dan sebagainya.  Aku hanya bisa mengerjakan pembuatan basuik.  Bambu 
dipotong-potong sepanjang dua meter.  Lalu dibolongi, dengan dilantak pakai 
suli.  Trus ujungnya dipapat-papat agar bisa masuk ke potongan bambu lain.  Tak 
lupa, buku-buku di ruas bambu dihilangkan.  Sebagai pencegah kebocoran di 
sambungan, digunakanlah sabut kelapa.
  
  Setelah semua selesai.  Kincir siap ditegakkan.  Pak Sulan pun tiba dari 
kampungnya.  Lalu mulai memasang amo-amo.  Kabuang.  Rotan pengikat ujung 
amo-amo.  Memasang anyaman bambu di sela amo-amo agar air bisa memutar kincir.  
Ketika kincir mulai berputar, kabung mulai dipasang dan air bisa masuk ke bak 
penampung di atas rasa cape langsung hilang.  Tinggal kaji menurun memasang 
basuik dan memastikan tak ada kebocoran sampai kesawah.  Sawah mulai tergenang. 
 Buat lumpur dan benih pun siap disemai.
  
  UBGB
  
  Hari ini kincir itu masih berdiri
  Bersela berputar seiring musim tanam
  Menunggu masa tergilas peradaban


  
---------------------------------
  Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, 
news, photos & more. 





  

  

__._,_.___   Messages in this topic (0) Reply (via web post) | Start a new 
topic 
  Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
  Motto: CINTA PERTIWI PEDULI NAGARI

Mission: To express our unending love to home-country, Indonesia, by 
involvement in the West Sumatra's human development program in a quest of 
achieving basic, well deserved human prosperity under the blessing of God, the 
Almighty.

Programs: 1. Endowment in Education 2. Arts and Cultural Promotion
3. Inter Local-government Cooperation.

Check our web-page
http://groups.yahoo.com/group/MinangUSA
http://groups.google.com/group/pulangbasamo/web 
   
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 

      Recent Activity
    
      2
  New Members

Visit Your Group 
      Yahoo! Mail
  Next gen email?
  Try the all-new
  Yahoo! Mail Beta.

    Y! Messenger
  Instant hello
  Chat over IM with
  group members.

    Y! GeoCities
  Share Your Resume
  Show off your
  talent and skills.



  .

 
__,_._,___         



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan 
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke