Waalaikumsalam w.w. Ananda Riri, Tarimo kasih saran alternatif Ananda. Ambo satuju.
Baa kok kito undang bana pak BA 1 jo baliau untuak maagiah kato sambutan dalam [rencana] Parade Lintas Budaya di Jakarta, sambia maluncuakan MAPPAS ? Wassalam, Saafroedin Bahar --- Riri - Mairizal Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualaikum wr.wb > > Da Nof dan sanak sadonyo. > > Tentang Kepala Dinas yang "tidak tahu" kebijakan > pimpinannya itu harusnya bukan merupakan hal yang > mengejutkan. > > Pak Chaidir Latief berkali2 mengungkapkan > kekecewaannya di milist MAPPAS. > > Waktu ikut rapat MPKAS di kantor pak Saaf bulan > puasa kemaren, saya juga "meminta" para dunsanak > untuk tidak otomatis menyimpulkan: jika Gubernur > setuju, Kepala Dinasnya akan jalan; Jika Kepala > Dinas OK, anak buahnya akan melaksanakan. Saya tidak > bilang itu berlaku umum, tetapi itulah sebagian > hasil selama 2 setengah tahun lebih di sana, dimana > penugasan saya banyak berhubungan dengan bapak-bapak > tersebut. Kemudian, yang saya lihat, tidak hanya di > sana, tetapi ada ada di tempat lain juga, yang bisa > ditarik "benang merahnya". Sama, begitu juga. > > Trend yang saya lihat sekarang adalah, kalau > atasannya "dipegang", bukan otomatis yang dibawah > juga kepegang; malah dalam banyak kasus saya lihat > justru kalau kita "terlalu dekat" dengan atasannya, > justru dipersulit di bawah. > Saya tidak punya data empiris, tapi yang saya lihat, > kecenderunga di Pemda bukan seperti di tentara. > > Ide untuk meminta bossnya memecat beliau? Please > never do that, kecuali kalau anda benar2 yakin bahwa > si boss itu adik kandung anda, dan si anak buah itu > musuh bebuyutan keluarga kita secara turun temurun. > Atau kalau anda seorang pemasok barang strategis, > dengan bonus yang sangat besar untuk si boss. > Meminta atasan memecat anak buahnya tidak akan > produktif. Tidak semua orang di kantor itu yang > "memusuhi" si "terpecat" tersebut. Malah itu akan > membuat lingkungannya bersimpati: Pak itu dipecat > gara2 permintaan dari ... > > Sekedar contoh, kebetula saya bekerja dengan suatu > lembaga donor. Saya sering dengar - entah benar atau > tidak - pak atau ibu itu diganti karena kita yang > minta. Hasilnya? Ya memang dianya diganti, tapi > "kerajaannya" belum tentu. > > Satu lagi, da Nof jangan pingsan karena KaDis > Pariwisata mengatakan bahwa Promosi lewat Internet > tidaklah efektif dg alasan tidak semua bisa buka. > Msh lebih baik dg Brosur2 dan Road Tour...! . > > Jangan pingsan, Da. Juga tidak ada gunanya untuk > 'memberikan pengertian yang benar" ke beliau. > Mungkin beliau juga punya literatur atau hasil riset > tentang itu. "Pakem" yang saya pahami untuk jaman > sekarang adalah, jangan pernah mempertanyakan > pendapat atau kinerja pejabat, apalagi di depan > umum. Tapi cari celah positifnya. > > Misalnya, bagaimana kalau kita mencoba melihat ini > sebagai peluang,? "OK, saya promosikan lewat > internet, Bapak tolong lewat brosur dan road tour". > Ga apa2 toh, kan brosur dan road tour itu pakai > anggaran dia. Ya - kalau beliau mau - batu biar > brosur dan road tournya itu tidak "menyimpang". > > > > > Wassalam, > > > Riri > > > > > > > Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualaikum ww > > Ajo, mohon maaf, rasonyo "alah wakatu no" pulo > ambo manambah info saketek, supayo kito para > pemeduli pariwisata iko indak kandua lo sumangaiknyo > mambangun kampuang... Setidaknya masih ado > 'harapan'... > > Sejak urusan Mak Itam, ambo agak acok sms jo BA-1. > Sebatas urusan KA dan Pariwisata dlm batas2 > tertentu. Kebetulan baliau minta agar semua sms2 dg > beliau disimpan/Saving: "Nanti semua pemikiran2 ini > suatu waktu kita butuhkan, perlu dibukukan, biar > tampak jalan pemikiran rakyat Minang menanggapi > sebuah perubahan", kecek beliau... > > Melihat dari bbrp sms beliau, rasanya BA-1 sangat > besar harapannya thd inisiatif Pulang Basamo 2008 > ini. Sangat beliau hargai sekali inisiatif ini. > Beliau sangat setuju bahwa "berapapun jumlah orang > yang akan pulang basamo 2008 nanti, akan sangat > besar dampaknya thd promosi pariwisata Sumbar. > Tambahan kata2 SEDUNIA pd Pulang Basamo 2008, bukan > dari ambo. Tp resminya dicanangkan oleh BA-1. > > Pd 7 Januari 2007, BA-1 menghadiri dan melantik > Pengurus IKMSM (ikatan Keluarga Minang Saiyo > Melbourne) yg juga dihadiri oleh bbrp Pengurus IKMS > Sydney. Pd acara itu, ambo minta dunsanak yg disana > utk mencetak dan membagikan contoh poster PB2008 > MinangUSA tsb agak 5 atau 6 bh. Sekedar buat info > sajo. Tetapi sm mrk, eeh dicetak 70 buah dan > ternyata malah kurang...! BA-1 sangat kaget melihat > reaksi spontan ini. > > Ini kutipan bbrp sms beliau stlh acara peresmian > IKMSM di Melbourne tsb. SMS 7 Januari 2007, 08.57: > "Memang tak mudah utk kawan2 bisa berubah tapi > harus kita lakukan, salah satu yg juga perlu kita > bangun adalah IT kita yg lemah dan perlu lebih > serius kita bangun. Isu baru yg dapat kita > kembangkan adalah Pulang Basamo Masyarakat Minang se > Dunia 2008. Krn dengar Amerika mau pulang maka > Australia juga ingin pulang basamo, tinggal lagi > Malaysia, Singapore, Mesir, Euro, dll. Nah gimana > kalau kita programkan saja secara serius tema baru > "Masyarakat Minang se Dunia Pulang Basamo 2008" > dengan synergi kan semua elemen kita seperti Gebu > Minang, MPKAS, Travel Agent, Pemda, Pers, dll. > Saatnya Minang "berobah" bila perlu kita bangun Visi > bersama. Kalau seabad yang lalu kita melahirkan > Falsafah Minang "Adat Basandi Sarak", saatnya pula > kini kita usung tema baru menjawab Era kesejagatan > dengan jawaban cerdas oleh orang Minang agat kita > selalu bisa unggul dalam kompetisi dengan etnis > lainnya... (dikuduang setek)" > > Balasan sms ambo ke beliau 7 Jan 2007, 10.01: > "Wow luar biasa nih Pak Gub. SETUJU...!! Warga > Minang Amerika yg pertama plg bangga pasti mendengar > hal ini... (dstnya). Jadi, kita seriusin aja > kampanye PULANG BASAMO 2008 ini. Kita siapin semacam > festival lgs dibawah komando Gubrnr. Kita harapkan > yg akan dtg bukan hanya perantau Minang saja, ttp jg > wisatawan domestik dan asing lainnya. Di Sumbar kita > hrs kembangkan "how to improve our sense of service > to our guests", ttp tetap dg 'kapalo tagak alias > elegant...!', keep the smiling face, dan menjaga > KEBERSIHAN terutama toilet umum. Krn ini akan jadi > IMAGE Sumbar ke dunia luar. Dan image ini adalah > DUIT buat kita di Sumbar (dstnya)...." > > Salah satu dari BA-1 lagi 8 Jan 2007, 17.12: > "Kalau memang terujud perlu dipikirkan Tema yang > dapat menggugah kesadaran rantau dan kampuang untuak > bangkit dan bersinergi dengan sungguh-sungguh > mengingat peluang seperti ini sangat jarang dan > mungkin pertama kali, jadi bukan sekedar Nostalgia, > tapi harus ada yang kongkrit untuk kemajuan Ranah > Minang. Dan jadikan ini awal sesuatu yang besar yang > ingin kita ujudkan, kita tak perlu berlarut-larut > dengan selalu menyebut kebesaran tokoh tokoh Minang > masa lalu, kita sudah bosan mendengarnya bila tidak > ada pula upaya kini untuk kemajuan masa depan, bisa > saja masa lalu bbrp tokoh Minang sukses untuk > beberapa bidang seperti politik, diplomat dan agama, > tapi mungkin masa depan tokoh Minang sukses dibidang > Ekonomi dll. Atau Ranah Minang yang maju meski > sedikit tokoh Nasionalnya, pokoknya perlu ada > sesuatu yang membuat maju. Karena itu kita jadikan > ini sebagai momentum untuk kebangkitan kesadaran > baru bagi masa depan Minangkabau dalam kehidupan > yang semakin global dan > kompetitif. Nanti kita bahas lagi Nof. Wassalam" > > Dengan modal bbrp sms beliau itu, ambo lgs kontak > bbrp wartawan dan juga dengan menggunakan SMS > doang...:) Alhamdulillah, 8 Jan 2007 sore, Kantor > Berita ANTARA sudah menyebarkan berita secara > NASIONAL dg judul: "Sumbar gelar acara Pulang Basamo > Masyarakat Minang Sedunia 2008". > > Bbrp respon positif thd inisiatif PB2008 ini, saya > forward jg ke BA-1. Termasuk jg dr tokoh Koto > Gadang yg mau ikut berpartisipasi... > > 9 Jan 2007, 15.43 (dr Sydney kalau gak salah): > "Alhamdulillah respon positif tsb, kayaknya kita > perlu rancang yang baik, perlu waktu yang panjang, > perlu OC dan SC, perlu issue yang jelas untuk > diangkat, perlu target yang jelas, perlu langkah > yang kongkrit dan semuanya harus dalam bentuk > panduan buku yang baik, bila perlu yang membukanya > Presiden agar tak terkesan ekslusif sempit. Selamat > Nof, kita lanjutkan perjuangan...". > > Sekembalinya beliau dari Australia, isu PB2008 ini > masih ambo tinda lanjuti dg BA-1. Pada 27 Jan 2007, > ambo === message truncated === ____________________________________________________________________________________ No need to miss a message. Get email on-the-go with Yahoo! Mail for Mobile. Get started. http://mobile.yahoo.com/mail --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan email yang terdaftar di mailing list ini. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
