Assalamualaikum wr.wb
   
  Ambo geser subject ko saketek, mumpung pak Saaf manyabuik tentang whistle 
blower. 
   
  Pak, ambo ka batanyo, manuruik pak Saaf, mengapa sesorang berani menjadi 
whistle blower, mengapa yang lain tidak?
   
  Ado 2 alasan pertanyaan ambo ko:
   
  Partamo,  menurut pemahaman saya -berdasarkan contoh2 kasus whisltle blower 
di dunia - pak Saaf juga memenuhi kriteria sebagai "whistle blower"; berkaitan 
dengan  Komnas HAM.
   
  Kaduo, dari "sejarah" nan alah samo2 awak ketahui, tapi ambo cubo me-raise- 
baliak, seperti di bawah ini, 
   
  Dalam "sejarah whistle blower", cerita Inu di IPDN, Guru2 di SUMUT menjadi 
contoh kasus. Kita juga ingat, di Adam Air, seorang pilot menjadi "whistle 
blower" diikuti rekan2nya, sehigga menjadi sebuah "orchestra". Tapi kita tidak 
pernah mendengar ujung ceritanya  bagaimana.
   
  Kelihatannya "pakem"nya begitu. Si peniup ini disingkirkan, atau kalaupun 
akhirnya dengan susah payah menang di pengadilan, "di dunia nyata" pun dia 
belum tentu bisa "menikmati kemenangannya".
   
  Entah karena sakig sulitya merubah pakem ini; Inggris saja baru tahu 1998 
mengundangkan Public Interst Disclosure Act, Amerika malah baru tahun 2002 
dengan Sarbanes-Oxley Act nya. Saya tidak punya data tentang keputusan2 
pengadilan setelah keluarnya UU tersebut, tapi waktu kuliah pernah buat paper 
tentang blower - dikaitkan dengan auditing -, ternyata di AS, UK, dan 
Australia, pengadilan bersikap sangat beragam, dengan kecenderunganya adalah, 
tidak membuat si peniup pluit itu menang. DI Indonesia? Saya belum baca persis 
aturan2 tentang perlindungan saksi, jadi saya tidak bisa menyimpulkan apakah 
"si peniup: ini termasuk yang dilindungi atau tidak. 
   
  Terimakasih, 
   
  Wassalam
   
   
  Riri
   
   
  
Wassalam,
Saafroedin Bahar


 
---------------------------------
Don't get soaked.  Take a quick peak at the forecast 
 with theYahoo! Search weather shortcut.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan 
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke