Tak habis pikir dengan isu-isu pengkaderan tokoh muda minang di sebuah bingkai 
yang disebut NKRI.  Lalu tiba-tiba berperilaku itung-itungan dengan suku bangsa 
lain.  Kalau memang kita masih tetap menyepakati diri dalam NKRI, jadikanlah 
etnis hanya sebagai pertimbangan terakhir sebuah pengambilan keputusan.  Kalau 
perlu jangan dijadikan pertimbangan.  Kalau pun disinyalir etnis lain masih 
menempatkan isu etnis dan suku bangsa sebagi pertimbangan utama, kita jangan 
ikut-ikutan.  Tunjukkan lah keikhlasan kita dalam ber-NKRI.  Jadi contoh untuk 
suku lain.

Paradoks.

----- Original Message ----
From: hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, June 6, 2007 12:08:04 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Perspektif politik orang minang dalam pilgub DKI

Maaf. saya kok agak ...nggak nyaman baca tulisan- tulisan ini di bawah ya?
  Apa karena saya kampungan?
   
  Sebelum ngomong, coba data dulu, berapa % penduduk Minang yang tinggal di Jkt 
tersebut  keluaran MInang Asli ( yang pernah dibesarkan di tengah peradaban 
suku Minang?). 
   
  Yang saya tau kenapa jawa dan batak bisa bersatu, itu karena pejabatnya turun 
memikirkan warganya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Coba tunjukkan 
pejabat Minang yang pernah ngayomi seperti itu. 
   
  Salam
   
  Hanifah Damanhuri
   
   
  








 
____________________________________________________________________________________
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives.
http://tools.search.yahoo.com/toolbar/features/mail/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan 
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke