Assalamualaikum wr.wb
Untuak dunsanak sadonyo, maaf, ambo salah reply
Harusnyo iko ndak ka RN
MOhon diabaikan
Wassalam
Riri
Riri - Mairizal Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hi Jess
Iya, waktu itu aku telp.
Kok pulang buru2, ga mungkin nyoba kerja yang lebih panjang di Amrik?
Liat dulu kemunginannya, ntar kalau memang sudah harus pulang, baru kita
pikir nyari kerjaan di Jakarta, OK
Aku masih di proyek ADB tapi di MOHA - DG OTDA. Bareng pak Abdul.
Riri
chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
para dunsanak
Yang paling praktis dan masihmungkin adalah Kampanye pada urang Minang Mulai
dari lingkungan keluarga sendiri seperti antara lain Dirumah menggunokan Bahaso
Minang Mula dengan mengenai sanak karik baik sasuku dan lain lain Sakali sakali
pulang basamo
Iko alah suatu permulaan
Chaidir N Latief
----- Original Message ----
From: jamaludin mohyiddin <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, June 8, 2007 5:39:23 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Berbagai pendekatan terhadap Minangkabau
Saya bersetuju bahwa lingkungan awal menghadapi masa muda sesaorang akan
membekas dan berkesan mencetak keperibadian nya. Pengalaman berhidup dan
pendidikan semasa mudanya membekali premis masa dewasanya. Bak kata peribahasa
Melayu melentuk buluh biar dari rebung. Dan kita tidak dapat menafikan juga
perimeter dan gaya daya intelektual sesaorang dibentuk kukuh dengan ianya
mengasah aqalnya semasa muda dan dewasanya. Dalam mengasah daya keilmuannya,
worlview yang menjadi premis lingkungan nya pasti membantu mengasah potensi
keilmuan sasaorang.
Cara dia bergaul dengan worldview yang dia di hidupkan itu akan pasti menjadi
template keilmuan dan keintelektualannya dimasa berikutnya. Kalaulah worldview
nya Islam dan keMinangan maka template intelektualannya ialah keIslaman dan
keminanganan. Dia tidak akan menjadi keBuddhaan dan kecinaan, misalnya.
Persoalan nya ialah pembekalan daya intelektualnya samaada berbentuk dan
berwajah universalistik/ kesejagatan atau tidak. Berwajah dan bersikap
kesejagatan ini penting. Kewajahan ini dibentuk oleh dasar dan filsafah
pendidekan yang dia diasuh dan dididek. Untuk memungkinkan sebanyak jumlah
anggota sesuatu masyarakat itu berwajah dan bersikap universalistik ini, sistem
pendidekan didalam masyarakat itu mestilah mempunyai asas worldview segajat.
Apakah ini yang telah dilalui oleh sistem pendidekan yang menghasilkan
keMinangkabauan yang telah mencitak jiwa kesegajatan dalam peribadi peribadi
nasional aalal Minang? Kemungkinannya ada. Satu ketika dahulu daerah Minang
telah menjadi powerhouse nya Indonesia semasa dan sesudah perjuangan menuntuk
kemerdekaan Indonesia. Mengapa daerah Minang bersedia dan mampu menjadi
powerhousenya pergerakan menuntut kemerdekaan ini? Besar kemungkinan ini ialah
relavansinya kesegajatan dasar dan filsafah pendidekan keMinangan yang sedang
berlansung di Nagari ketika itu.
Islamic worldview prepares Muslim to be a universal being. If he or she is not,
then other factors deny him or her this universalism.
Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
---------------------------------
Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car
Finder tool.
---------------------------------
Get your own web address.
Have a HUGE year through Yahoo! Small Business.
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos?
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---