Anzori yang baik
Memanfaatkan lahan membuatlahan lahab produktif apa ada kaitannya dengan Hak 
Ulayat  Apakah itu bukan berkaiyyan dengan mental nan indak kunjung barubah.  
Ambo ambil contoh ketek Dulu ambo ajak dunsanak ambo urang Malaysia ( urang 
Minang juo tapi alah turun takurun di Malaysia ) datang ke kampuang. Dasar 
dasar utak dagang ( samo jo urang awak ) dunsanak ambo tu mangimpor manggih 
dari Sumbar. Setelah ambo pensiun ambo diundang ke Malaysia dan dipacaliekkan 
kabun manggih nan randah randah babuah labek samo gadang. Manggih di nagari 
awak masih satinggi batang karambie. Di Sumbar  banyak pakar pertanian  banyak 
instansi penelitianm banyak fakultas pertanian Jaan lah yang jadi kambiang 
hitan adat budaya kito juo sanak\
Chaidir N Latief 


----- Original Message ----
From: Anzori <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, June 15, 2007 7:41:32 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Tanah Ulayat? Segera Sertifikatkan!


Membagi tanah, tapi tidak dibuat produktif, apa masih ada manfaatnya?. Tanah 
ulayat yang tidak dibagi saja begitu banyak dibiarkan menganggur. Yang penting 
bagaimana Ninik Mamak bisa membuat tanah menjadi produktif, menghasilkan bagi 
anak kemenakan.


"Yudi \"KudaLiar\"" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
grey area ?? hahaha...orang minang memang suka bermain di wilayah itu. 
atau dengan kata lain, orang minang cenderung bersifat ambigu. 
nagari mana yg mutlak menganut kelarasan bodi chaniago?? atau yg menganut 
kelarasan koto piliang?? hampir semua nagari saat ini menggunakan kedua 
kelarasan tersebut.(saya belum berani bilang semua nya karena belum ngecek 
semua nagari yg ada. hanya kemarin sempat ada penelitian dari kawan2 antrop 
unand ttg hal tersebut) 



On 6/14/07, Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Saya mencoba melihat kondisi kekinian sebagai persiapan untuk menghadapi 
tantangan ke depan. 

Dengan senang hati, saya akan menyimak jika ada yang memberi tahu alasan nenek 
moyang kita dulu tentang aturan ulayat ini.

Bertambah senang juga hati ini, jika bisa dijelaskan juga mana yang buhua 
sintak dan mana yang buhua mati.  Menurut saya (mudah-mudahan salah), kita 
masih banyak bermain di grey area.  Berlindung di balik adat nan sabana adat, 
adat nan taradat, adat nan diadatkan jo adat istiadat.  

Salam


----- Original Message ----
From: "Yudi "KudaLiar"" < [EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, June 14, 2007 2:52:50 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Tanah Ulayat? Segera Sertifikatkan!

sebelum terwujud niatan untuk merevisi hak ulayat, ada baiknya kita tengok dulu 
alasan kenapa nenek moyang orang minang menelorkan aturan seperti itu. saya 
rasa ada kearifan tertentu termuat dalam aturan tersebut.. 
karena dalam penyusunan adat minang, duo datuak tidak sembarangan..bahkan sudah 
disiapkan mana adat yang bisa bersifat dinamis (buhua sentak) mana yang 
bersifat statis (buhua mati) 

jangan sampe buruk rupa cermin dibelah....




On 6/13/07, Riri - Mairizal Chaidir < [EMAIL PROTECTED] > wrote: 
Sistemnya perlu direvisi atau perlu diperjelas, sehingga bisa memberikan 
kepastian buat seluuruh kaum; atau malah sistemnya OK tapi pelaksana nya yang 
ga benar? 
 
Saya rasa, sertifikat merupakan hal yang berbeda. Itu kan bukti pemilikan, atau 
kuasa penggunaan saja; tidak mengatur urusan internal para anggota kaum.
 









Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 






-- 
Salam,

Yudi F
+62 819 3135 7781
http://yudifebri.multiply.com
YM ID : yudifebri


Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.


       
____________________________________________________________________________________
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play 
Sims Stories at Yahoo! Games.
http://sims.yahoo.com/  
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke