Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
  
      Kanda Chaidir sarato anggota millis kasadonyo nan ambo  hurmati,
       
      Mohon izin untuak mencelah. Kadangkala  ambo terfikir dima agaknya 
kekhilafan berlaku, sampai hal-hal yang rasanya  terlalu mudah (enteng) tetapi 
masih belum bisa dilaksanakan atau dibereskan. Rasa  bertanggungjawab sebagai 
suatu unit dalam organisasi Minangkabau itu mungkin  belum wujud secara tuntas. 
       
      Ambo pernah basamo istri, anak  dan minantu manyewo taksi dari sebuah 
hotel di Padang (yang kerap putus bekalan elektriknya)  ke bandara (Februari 
2007 nan lapeh). Supir taksi tersebut hanya berbicara  dengan ambo samaso 
berunding sewo taksi. Salapeh itu, indak ado lai komunikasi antaro  ambo 
dengannya! Ambo bukan sombong! Ambo ingin liek baa caronyo supir taksi  Sumbar 
berkarier, indak labieh dari itu.
       
      Hal sebegini memang telah pernah  dilalui oleh rakyat Malaysia.  Tun 
Mahathir menyadari problem ini  sedalam-dalamnya. Akhirnya beliau mewujudkan 
konsep "Malaysia Incorporated" -  dima seluruh rakyat Malaysia adalah merupakan 
pemegang saham cum pekerja "Malaysia  Incorporated." Rakyat, sebagai 
stakeholder - adakah mereka ingin melihat  company mereka kerugian? Pasti tidak 
mahu melihat companynya rugi, so semua  orang perlu sama-sama berusaha agar 
"Malaysia Incorporated" berjaya. Kita lihat  sekarang, keuntungan dari 
perbelanjaan 17,5 juta turis setahun berjumlah USD  billions itu mampu kita 
buat lebuhraya dari Singapura hingga ke sempadan  Thailand (Dinda Mulyadi sudah 
acok melalui lebuhraya tasabuik - untuak ke UUM  di Sintok) dan pelbagai 
pembangunan lagi 
       
      Semua turis nan datang, baik dari  mano sekalipun, samado ianya ningrat, 
atau rakyat kebanyakan, perlu kita  hurmati sebagai tetamu kita kerna dia ialah 
customer kita. Dalam dunia bisnes,  customer always right - who ever they are. 
Sebagaimana yang pernah ambo bicarakan  dengan Dinda Junaidi semasa beliau 
datang ke Ipoh  tahun lepas, Malaysia  belum cukup maju, and we are working 
very very hard to move further.
       
      Baa caro nyo kita membina  perspektif positif kesemua warga kito? Seluruh 
warga Sumbar perlu menjadi "a person who make thing happens, bukannya  see 
things happen."
       
      Mohon maoh jikok tersalah bahaso,  niek ambo cuma ingin maliek Sumbar 
maju jaya. Maoh juo tentang  bahaso ambo -  bahaso perantau generasi kaduo - 
memang "very bad".
       
      Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    
  Idris Talu (56)
  Ipoh.

chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Iko  nan sulit pak Darul PERSIAPAN 
dan PERENCANAAN sebelumnya Banyak sekali  pengalaman kito dimaso lalu 
kedatangan rombongan apakah DPRD atau Team  Pemerintah Kalau diberi tahu 
sebelumnya kita dapat bantu dan persiapkan  sebaik baiknya  Alah diBAHAS tapi 
BERULANG terus 
  Chaidir N Latief

  -----ambo kuduangkan-------------
  





    
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel 
bargains.
    
  



 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke