Yang dilihat jangan kaitan dengan SBY-nya, tapi potensi mereka sebagai turis
lokal yang membelanjakan banyak uang di daerah kita. Barangkali mereka adalah
turis lokal dengan budget belanja yang cukup gede. SIAPApun turis yang mau
spending alot of money di nagari kito, kalau paralu agiah kaluang bungo, samo
katiko ambo pernah nginap ka Ritz Carlton BALI, tiok tamu dapek kaluang bungo
cempaka nan harum, walaupun sabananyo ambo tamu atas beban dinas, tapi image
bahwo nan nginap di Ritz adolah turis nan speding alot of money. Patuik
dicontoh dek urang awak caro-caro baitu
Riri - Mairizal Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kalau ini terjadi jaman
dulu, para pejabat bisa pusing, bukan tidak mungkin ini akhir dari karirnya ...
Tapi sekarang, sejak jamannya Otda, jamannya Pilkada, jamannya
partai-dpr-dprd sudah banyak berkiprah ... ya, saya rasa ga apa apa kok.
Saya orang bodoh, jadi itungan saya yang gampang2 aja: Kalau rombongan itu
saya sambut pake spanduk, pakai kalungan bunga, diurusin siang malam dst dst,
seberapa jauh mereka bisa "mengajak" orang lain?
Bandingkan dengan cost saya untuk melayani mereka. Saya dulu pernah bekerja
di daerah. Kalau keluarga boss datang, tentu kita sambut dengan segala macam
yang hebat2; biayanya ... ya dari mana2 dari dana "non bujeter", minta
sumbangan, bahkan ngutang ...
kalau itungan saya sih ... ya ga pa pa kalau para petinggi sumbar "kebetulan
tidak tahu" ada rombongan itu datang.
lain halnya kalau misalnya yang datang rombonganny jaya suprana, atau boss
nya pabrik rokok jarum ... nah, kalau itu jangan sampai terlewat. Soalnya
beliau itu bisa saja menarik sekian ribu wisatawan lainya.
Jadi pak Kadis, khusus untuk kasus ini, saya sangat mendukung Bapak.
Riri
Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
"Padang, Padek--Sejumlah keluarga dan orang-orang
dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melakukan tour ke Sumbar
kecewa. Pasalnya, kehadiran rombongan tidak mendapat pelayanan dari pemerintah
provinsi (Pemprov) Sumbar. "Kami bukan minta dilayani, tapi alangkah
baiknya kehadiran rombongan ini dimanfaatkan untuk tukar pikiran dan
mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Sumbar."
Rombongan Keluarga SBY ini kan lebih ke plesir belaka. Justru menjadi aneh,
jika mereka kecewa karena tidak mendapat pelayanan pemprov. Paragraf terakhir
ini juga sedikit aneh, tukar pikiran kan tidak harus disaat yang bersamaan
dengan plesiran mereka. Dan pemprov juga tidak wajib melayani permintaan
audiensi seperti ini.
Beda kasus, kalau rombongan ini melontarkan kekecewaan soal pelayanan pelaku
wisata sumbar. Dan boleh berteriak-teriak, pemda sebagai regulator dan
fasiltator industri pariwisata memble aja. Tapi rombongan ini hanya
menyalahkan pelayanan pemda.
Kepala Dinas Pariwisata sudah di jalur yang benar kok.
Salam
----- Original Message ----
From: Bot S Piliang <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, June 18, 2007 11:43:25 AM
Subject: Re: [Wisata Minang] Tak Dijamu, Keluarga SBY yang tour ke Sumbar
kecewa (Rakyat Merdeka)
Agaknya ini harus jadi perhatian serius pak Gurbernur. Usaha promosi wisata dan
segala macam yang dilakukan diluar SUMBAR akan blur dan tidak ada artinya kalau
pelaku wisata bahkan instansi yang bertanggungjawab disana tidak responsif.
Saya rasa sikap menyesal tidak cukup tanpa diimbangi pembenahan. Dan kejadian
ini agaknay tidak sekali terjadi di Sumatera Barat.
Salam
Bot SP
Darul M <[EMAIL PROTECTED] biz> wrote:
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar James Hellyward yang sedang
berada di Bali tidak mengetahui kedatangan rombongan tersebut. " Saya tidak
tahu, kalau tahu akan dikondisikan, " ungkapnya. slr/jpnn
Baa pejabaiak awakko ketinggalan kereta taruih yo? Dek KA indak jalan lai di
Sumbar kali yo? Dikirono urang pulang kampuang basamo samiang kali yo? Ah
wisata domestik, emang gua pikirin.
Salam
Darul Makmur
PT Tatabisnis Usaha Globalisia
Ph/Fax. +6221-8714975. Mbl: 0811854417, 081806746072
email: [EMAIL PROTECTED] id
---------------------------------
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell.
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell.
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel
bargains.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---