Garin Lulus PMDK Tapi tak Punya Uang Selasa,26
Juni 2007
Padang , Singgalang
Muhammad Rinaldi Putra, 19, anak yatim piatu, garin masjid, lulus Penulusuran
Minat dan Kemampuan (PMDK) di Universitas Andalas (Unand), Padang . Tapi,
malangnya, ia tak punya uang. Dengan langkah tak pasti, kemarin ia meninggalkan
kampungnya, Tanjung Pati, Harau Limapuluh Kota. Ia menuju kampus Unand. Untuk
bisa kuliah di Fakultas Teknik Elektro, Unand, ia perlu yang Rp3,8 juta.
Muhammad Rinaldi Putra yang akrab dipanggil Naldi bertemu dengan
Singgalang di Unand, kemarin. Menurutnya, ia tinggal di rumah sederhana
terbuat dari papan bersama ibunya Rosmaneti dan adiknya yang masih kelas V SD
di Tanjung Pati, Kenagarian Koto Tuo, Kecamatan Harau. Ayahnya Usman meninggal
dunia ketika ia baru tamat SD. Ibu hanya seorang sebagai orangtua tunggal,
hidup sebagai petani.
Sejak tamat SD Naldi mengaku dibiayai sekolah oleh sumbangan dan infak
masyarakat kampungnya melalui Masjid Kulyatul Muslimin (MKM). Pengurus masjid
inilah yang memperjungakan Naldi hingga tamat SMP. Setelah tamat SMP,
keberuntungan masih bersama Naldi, sebab sorang bapak Drs. Hafnizal membawanya
ke masjid yang ia kelola yang terletak di Jalan Negara Km 1 Sarilamak,
Kabupaten Limapuluh Kota. Tiga tahun Naldi di sana sebagai garin. Sama halnya
dengan di SMP dulu, ia disekolahkan oleh orang banyak. Sejak di SD hingga tamat
SMA juara kelas tetap ada padanya. Di UN tahun inipun juara satu atau nilai
tertinggi di sekolahnya SMAN 1 Harau masih ada padanya, dengan jumlah nilai
26,60. Naldi ber-tengger di peringkat pertama, dengan rincian nilai Matemetika
9.0, Bahasa Inggris 9,60, Bahasa Indonesia 8.00.
Ia ingin membahagiakan ibunya yang telah bersusah payah mengihu-dupi
dirinya dan adiknya. Naldi ingin membahagiakan orang-orang yang selama ini
telah membantunya. Mengharap dari sang ibu, itu tak akan pernah terjadi.
Mengharap dari masjid yang dulu menam-pungnya, juga tak mungkin lagi. Sebab di
masjid itu, selain dirinya masih ada 19 orang lagi anak tak mampu yang masih
dalam asuhan masjid ini. Terdiri dari 6 orang SD, 2 orang SLTP, 9 orang SLTA
dan 9 orang perguruan tinggi. Guru SMAN 1 Harau, Hafnizal yang mendampingi
Naldi ke Padang berharap, semoga ada orang yang mau membantu Naldi.
"Sekurang-kurangnya bantuan masuk saja ", harap Hafnizal. Naldi, kemarin
menerima bantuan Rp900 ribu dari zakat karyawan PT Semen Padang. Andika
************************
Sebanyak ini kita ha....(kecek kawan ambo) masak tidak bisa membantu..Ronal
sendiri aja cukup kayaknya..:)
---------------------------------
Got a little couch potato?
Check out fun summer activities for kids.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---