Sebaiknyo, ybs.(Wiwit Anisa dan Rinaldi Putra tsb) dibukakan rekening tabungan
di Bank Mandiri atau BNI, kemudian umumkan nomor rekeningnyo di milis ko. Jadi
yang ingin membantu langsung bisa mentransfer ke rekening ybs.
ASLIM NURHASAN <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Silaturahmi Saudagar Minang
2007
Bukittinggi, 26-28 Oktober 2007
Dari Saudagar, Oleh Saudagar, Untuk Masyarakat Ranah dan Rantau
Membangun Silaturahim, Mengembangkan Sinergi Bisnis
Memang, sebaiknya banyak yang ikut membantu......
Apolagi kalau dibantu secara sistematis, sarupo nan sadang direncanakan dan
lah ka mulai digerakan dek Ayah Chaidir N. Latief DT Bandaro.
dibawahko, ambo sampaikan jawaban dari Sanak Boby Lukman (nan partamo marilis
beritako di Milis Aktivis Minang), atas pertanyaan ambo tentang nomor talepon
nan bisa dihubungi:
Assalamualaikum. ..
Pak Aslim... (sarato DUNSANAK lain nan di palanta) kironyo Apak bisa
mangontak kakanda Khairul jasmi..di 0813 63262661 atau 0751 36923...baliau
pimred singgalang.. .ambo dan bebrapa kawan kawan lain mungkin akan batamu
bisuak di TIM untuk mangumpual sumbangan ala kadarnyo...kami berencana akan
menyalurkan melalui HU Singgalang (Uda KJ/Khairul Jasmi)...
Kalau Pak Aslim (sarato DUNSANAK lain nan di palanta) lai
bakesempatan pulo bisa manelpon Rektor Unand Prof.Musliar Kasim...di
08126606493. ..
Sekian dulu pak...Assalamualaik um...Wr Wb
Boby Lukman
Aslim Nurhasan /0811103234 /Sekretariat SSM2007
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Gedung MCB Group; Jl Kebon Kacang XXIX No.2A, Jakarta Pusat 10240, Indonesia
Ph +62213153878, +62213153981, F +62213910154
----- Forwarded Message ----
From: Boby Lukman <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, June 26, 2007 10:33:33 AM
Subject: [aktivis_minang] Barangkali ada yang mau bantu....
Anak Tukang Sayur, Lulus PMDK, Tapi tak Punya Uang Senin,18 Juni
2007
PADANG --Wiwit Anisa,19, anak miskin yang pintar. Ia Ingin kuliah, tapi tak
bisa. Bapaknya miskin, ibunya juga. Gadis telah lulus UN dan malah telah lulus
pula seleksi PMDK di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas 2007. Sejak ia lulus
penjaringan di FE Unand itu, Wiwit sering menera­wang. Ia sadar benar,
orangtuanya miskin. "Tuhan Mahabesar," katanya. Mungkin pepatah ini, pas
diperuntukkan bagi Wiwit: Maksud hati ingin memeluk gunung, apa daya tangan tak
sampai. Maksud hati ingin kuliah di Unand apa daya biaya tak ada.
Tamatan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Durian Tarung, Padang ini, jika ingin
juga harus ada uang kontan Rp4,4 juta untuk masuk ke Unand dan pembayaran untuk
Februari 2008. Untuk tahap pertama saja diperlukan Rp3,7 juta. Tapi itulah
masalahnya. Ayahnya, Syafei hanyalah seorang buruh tani, sedangkan ibunya
Sanibar hanyalah seorang penjual sayur di Pasar Perumnas Belimbing, Kuranji.
Warga RT 02 RW 07 Pasar Lalang Kelurahan Kuranji ini sangat berharap dapat
kuliah di Fakultas Ekonomi Unand. "Saya berharap sekali dapat kuliah di
Fakultas Ekonomi Unand tetapi biaya tidak ada. Entah bagaimana caranya
mendapatkan uang sebanyak itu. Bagi kami uang sebesar Rp4,4 juta itu sangat
besar, sedangkan batas akhir pendaftaran tanggal 4 Juli 2007 nanti," kata Wiwit
didampingi kakeknya Abutiar dan ayahnya Syafei di rumahnya kepada Singgalang
Minggu (17/6) sore.
Tempat tinggal Wiwit terbuat dari kayu yang sudah agak lapuk. Keluarga Syafei
dan Sanibar yang mempunyai enam orang anak itu masih menumpang di rumah
mertuanya, Abutiar. Syafei sangat berharap anaknya dapat kuliah di Fakultas
Ekonomi Unand. Dia sadar kalau mengharapkan dari hasil jerih payahnya tidak
mungkin dapat anaknya kuliah. Terbalik dunia, ini, katanya, takkan ada uang
sebanyak itu. Namun di sisi lain, melihat anaknya yang rajin dan tekun belajar
itu, jika tidak kuliah, ayah enam anak itu pun sedih. "Ibo ati bana ambo, ingin
ambo anak ambo kuliah, antah kama ka mangadu," kata dia. Hiba benar hatinya.
Hati siapa takkan hiba. Kata orang, tak kayu, jenjang dikeping. Tapi, Syafei,
tak punya 'jenjang' yang akan dikeping.
Syafei berharap kalau anaknya kuliah di Unand, universits ternama itu,
anaknya dapat mengubah nasib keluarga. "Kami sangat berharap sekali Wiwit
berhasil. Sehingga dalam keberhasilannya nanti dapat melindungi adik-adiknya
yang masih kecil. Masalahnya kini adalah masalah biaya, kurang bagi awak untuk
mencapai ke perguruan tinggi itu," katanya. Wiwit berjanji akan belajar sungguh
jika diberikan jalan oleh Allah SWT kuliah di Fakultas Ekonomi Unand. Gadis
mungil ini memang sudah biasa berada di 10 besar di kelasnya. Meski dari
keluarga sederhana, ketika menamatkan SD Negeri 38 Kuranji dan SMP Negeri 32
Sungai Lareh Wiwit berada di 10 besar dan ketika menamatkan MAN 1 Durian Tarung
gadis berjilbabnya menjadi juara dua di kelasnya. Menurut Wiwit, delapan
tamatan MAN 1 Durian Tarung diterima di Unand dan empat orang diterima di
Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Jalur Penjaringan tahun 2007 ini.
Masalahnya kini adalah dapatkah Wiwit yang anak buruh tani dan penjual sayur
di Pasar Perumnas Belimbing ini kuliah di Fakultas Ekonomi Unand? Insya Allah
bisa, sebab Dompet Dhuafa Republika (DDR), Basnas dan Dompet Dhuafa Singgalang
, telah bersedia memberikan bantuan untuk Wiwit. "Kita akan proses," kata
Arifin dari DDR. Adakah pihak lain yang bersedia membantu? o Adi Hazwar
------------ --------- --------- --------- ------
Garin Lulus PMDK Tapi tak Punya Uang Selasa,26 Juni 2007
Padang , Singgalang
Muhammad Rinaldi Putra, 19, anak yatim piatu, garin masjid, lulus Penulusuran
Minat dan Kemampuan (PMDK) di Universitas Andalas (Unand), Padang . Tapi,
malangnya, ia tak punya uang. Dengan langkah tak pasti, kemarin ia meninggalkan
kampungnya, Tanjung Pati, Harau Limapuluh Kota. Ia menuju kampus Unand. Untuk
bisa kuliah di Fakultas Teknik Elektro, Unand, ia perlu yang Rp3,8 juta.
Muhammad Rinaldi Putra yang akrab dipanggil Naldi bertemu dengan Singgalang
di Unand, kemarin. Menurutnya, ia tinggal di rumah sederhana terbuat dari papan
bersama ibunya Rosmaneti dan adiknya yang masih kelas V SD di Tanjung Pati,
Kenagarian Koto Tuo, Kecamatan Harau. Ayahnya Usman meninggal dunia ketika ia
baru tamat SD. Ibu hanya seorang sebagai orangtua tunggal, hidup sebagai
petani.
Sejak tamat SD Naldi mengaku dibiayai sekolah oleh sumbangan dan infak
masyarakat kampungnya melalui Masjid Kulyatul Muslimin (MKM). Pengurus masjid
inilah yang memperjungakan Naldi hingga tamat SMP. Setelah tamat SMP,
keberuntungan masih bersama Naldi, sebab sorang bapak Drs. Hafnizal membawanya
ke masjid yang ia kelola yang terletak di Jalan Negara Km 1 Sarilamak,
Kabupaten Limapuluh Kota. Tiga tahun Naldi di sana sebagai garin. Sama halnya
dengan di SMP dulu, ia disekolahkan oleh orang banyak. Sejak di SD hingga tamat
SMA juara kelas tetap ada padanya. Di UN tahun inipun juara satu atau nilai
tertinggi di sekolahnya SMAN 1 Harau masih ada padanya, dengan jumlah nilai
26,60. Naldi ber­tengger di peringkat pertama, dengan rincian nilai
Matemetika 9.0, Bahasa Inggris 9,60, Bahasa Indonesia 8.00.
Ia ingin membahagiakan ibunya yang telah bersusah payah mengihu­dupi
dirinya dan adiknya. Naldi ingin membahagiakan orang-orang yang selama ini
telah membantunya. Mengharap dari sang ibu, itu tak akan pernah terjadi.
Mengharap dari masjid yang dulu menam­pungnya, juga tak mungkin lagi. Sebab
di masjid itu, selain dirinya masih ada 19 orang lagi anak tak mampu yang masih
dalam asuhan masjid ini. Terdiri dari 6 orang SD, 2 orang SLTP, 9 orang SLTA
dan 9 orang perguruan tinggi. Guru SMAN 1 Harau, Hafnizal yang mendampingi
Naldi ke Padang berharap, semoga ada orang yang mau membantu Naldi.
"Sekurang-kurangnya bantuan masuk saja ", harap Hafnizal. Naldi, kemarin
menerima bantuan Rp900 ribu dari zakat karyawan PT Semen Padang. Andika
---------------------------------
Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car
Finder tool.
__._,_.___ Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new
topic
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar
==========================================================================
(Untuk kenyamanan, hapus pesan yang tidak perlu, jika anda ingin me-replay
pesan)
Media Informasi dan Komunikasi Angkatan Muda Minang se-dunia
===========================================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to
Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Arizona regional mls
Regional truck driving jobs
Regional
New business?
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
Yahoo! Mail
Next gen email?
Try the all-new
Yahoo! Mail Beta.
Y! Messenger
Quick file sharing
Send up to 1GB of
files in an IM.
.
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---