*13. Akhir perjalanan*

* *

Sebelum meninggalkan Medan beberapa hari yang lalu aku memesan kamar di
hotel Western Asean, dan aku jelaskan bahwa kami kemungkinan akan datang
subuh pada hari Rabu tanggal 6 Juni. Tidak ada masalah bagi fihak hotel
sejauh aku bersedia membayar satu hari penuh yang dihitung sejak hari Selasa
sore. Dan *check out* terlambat hanya diijinkan maksimum jam 15.00 sore.
Tarifnya adalah tarif corporate, 466 ribu. Menurut jadwal, pesawat kami
untuk kembali ke Jakarta adalah jam 19.00. Paling nanti kami duduk-duduk
saja di loby hotel sebelum berangkat ke Bandara, begitu rencana kami
mula-mula.



Tapi pagi ini, ternyata jam setengah tujuh kami masih di Sibolangit, dan
diperkirakan akan sampai di Medan jam setengah delapan. Jam setengah delapan
*check in* untuk keluar lagi jam 3 sore lalu membayar 466 ribu kok rasanya
agak kurang pas. Dan iseng-iseng aku tanyakan kepada supir travel
kalau-kalau dia tahu tempat penginapan yang baik, bersih dan tidak terlalu
mahal di Medan. Dia bilang, tidak perlu khawatir, dan dia tahu banyak hotel
yang baik dan murah di daerah Padang Bulan.



Lalu kami diantarkan ke sebuah hotel, cukup jauh sebelum masuk ke pusat kota
Medan, Hotel Alam Indah namanya. Aku menjelaskan kepada petugas hotel itu
bahwa yang kami perlukan adalah tempat beristirahat sampai menjelang magrib
atau sekitar jam lima sore saja. Waktu ditanyakannya apakah kami mau kamar
ber AC atau tidak, tentu saja aku jawab yang ada AC. Dan kamar ber AC itu
ada. Dan ketika aku tanyakan berapa sewanya, aku agak kaget mendengar, 60
ribu rupiah.  Kami lihat kamarnya, ternyata lumayan bersih dan ada kamar
mandi di dalam yang juga bersih. Sedikit kekhawatiran bahwa jangan-jangan
hotel ini hotel yang bisa disewa jam-jaman aku tepis. Aku tidak yakin supir
mobil travel tadi akan menjahili kami dengan mengantarkan ke hotel
sembarangan. Dan di dalam kamar aku baca selembar peraturan hotel, yang
salah satu ketentuannya berbunyi, dilarang menerima tamu berlainan jenis di
kamar dan untuk menerima tamu disediakan ruang tamu hotel.



Kami mandi dan sesudah itu mencoba untuk beristirahat. Aku tertidur sampai
sekitar jam sepuluh. Waktu terbangun aku perhatikan ada beberapa sms di HP.
Yang paling penting adalah pemeberitahuan bahwa jadwal pesawat kami diundur
satu setengah jam menjadi jam 20.30. Aku balas sms itu, kalau memang ada
perubahan, apakah bisa dimajukan. Kami terlibat dalam berbalas sms, namun
sayang hasil akhirnya tidak bisa, tetap harus mengikuti yang jam 20.30 itu.
Ya sudah, kami akan menunggu saja, tidak perlu dipikirkan.



Istriku mengajak pergi ke kota, ke toko bika Ambon Zulaikha, untuk membeli
oleh-oleh. Tiga hari yang lalu kami ikut membeli bika Ambon dari toko ini
bersama anggota rombongan lain, tapi itu adalah untuk dibawa ke
Blangkajeuren. Sekarang yang untuk dibawa ke Jakarta.



Kami naik angkot dari depan hotel. Rencananya sampai bertemu dengan taksi.
Tapi waktu kami tanyakan kemana tujuan angkot ini dan kami balik ditanya mau
pergi kemana, lalu kami jelaskan mau ke toko Zulaikha di jalan Majapahit,
supir angkot mengatakan bahwa mobilnya akan melalui jalan dekat toko itu.
Jadilah kami naik angkot sampai ke tempat yang dituju. Supir itu memberi
tahu persis dekat simpang jalan Majapahit. Ongkos angkot ini 2500 per orang
jauh dekat. Waktu aku membayar dengan uang sepuluh ribu untuk dua orang
dikembalikannya lima ribu.



Dekat kami turun dari angkot aku lihat sebuah restoran Minang / Melayu
sangat parlente. Kami langsung menuju kesana. Di tempat parkir terlihat
mobil-mobil berpelat merah. Rumah makan ini luas dan bersih. Full AC. Ada
ruangan khusus dan kami masuk kesana. Didalam ada dua meja yang sudah
ditempati dan kami adalah yang ketiga. Pelayan berpakaian Melayu menanyakan
apakah kami ingin memesan minuman khusus dan kami ditawari jus Martabe.
Maksudnya jus markisa dan terong belanda. Aku memesannya sementara istriku
memilih jus kuini.



Makanannya enak. Lebih enak dari nasi kotak ACC yang kami makan hari
pertama. Lebih enak dari rata-rata restoran Sederhana di Jakarta. Harga
ternyata masih lebih murah dari rata-rata restoran di Jakarta. Aku
memperkirakan kami akan membayar diatas seratus ribu untuk makanan yang kami
makan, mengingat servis dan tempat yang sangat apik ini, ternyata hanya
delapan puluh lima ribu rupiah. Aku meninggalkan sedikit tip dari uang
kembalian.



Saat kami makan terdengar suara azan tanda masuk waktu zuhur. Kami menumpang
shalat di mushala di bagian belakang restoran ini. Mushalanya kecil dan
bersih. Tempat wudhuknya juga bersih. Sesudah selesai shalat baru kami
menuju ke toko Zulaikha yang terletak hanya beberapa puluh langkah saja dari
restoran ini. Istriku membeli bika Ambon dan kue lain untuk oleh-oleh yang
langsung dipak ke dalam kotak yang sudah disiapkan oleh toko dan siap untuk
dijinjing. Di depan toko aku melihat sebuah taksi berhenti. Aku pikir taksi
yang tidak berpenumpang dan bebas. Rupanya sedang menunggu penumpangnya yang
sedang berbelanja. Ternyata di belakang taksi ini berlalu angkot seperti
yang kami tumpangi tadi. Aku tanya apakah dia akan melalui Padang Bulan, dan
dijawab ya, kami langsung naik angkot lagi saja. Benar-benar irit perjalanan
kami.



Sorenya masih bisa tidur siang. Jam empat aku terbangun dan tidak bisa tidur
lagi. Jam setengah lima bersiap-siap, mandi dan duduk-duduk nonton TV.
Rencana mau ke Bandara sehabis maghrib. Jam setengah enam aku keluar ke
kantor hotel ingin meminjam sajadah. Alaah mak, dia bilang nggak punya. Aku
test lagi, tahu tidak arah kiblat. Dia bilang, kalau itu kami tidak tahu.
Yaa ampun. Aku putuskan segera berangkat saja kalau begitu, biar nanti kami
shalat di Bandara saja. Kami berjalan keluar mencari taksi. Ada kira-kira
seperempat jam menunggu sampai akhirnya sebuah taksi kami dapatkan. Taksi
itu dibawa masuk ke pekarangan hotel untuk mengambil barang-barang kami dan
langsung *check out*.



Sopirnya orang Banten tapi sudah lama di Medan. Radio taksi itu
mengumandangkan suara orang mengaji menjelang waktu maghrib. Kami
berbincang-bincang santai sepanjang jalan. Persis saat menjelang azan kami
sampai di Bandara. Kami langsung menuju tempat *check in* yang ternyata
sudah dibuka untuk penerbangan yang jam setengah sembilan malam. Setelah itu
kami keluar lagi menuju mushala untuk shalat maghrib. Mushala tempat kami
shalat sebelum ke Blangkejeuren tiga hari yang lalu. Selesai shalat kami
makan malam di CFC. Tadinya mau di KFC yang terlihat lebih banyak
pengunjung, tapi ayam gorengnya habis dan mesti menunggu seperempat jam.
Jadi kami pergi dari sana.



Barulah masuk ke ruang tunggu. Jam delapan sudah bersiap-siap untuk
boarding. Dan jam setengah sembilan tepat pesawat Air Asia itu tinggal
landas. Kami sampai di Cengkareng jam setengah sebelas malam lalu menunggu
bagasi pula sebentar. Sudah lebih jam sebelas waktu kami bisa keluar. Aku
mampir di *counter* Bluebird untuk memesan mobil sewaan yang bukan taksi dan
aku minta jenis Kijang Innova. Sudah tidak ada, kata petugasnya. Yang ada
hanya Mercedes dengan tarif 600,000 ke Jatibening. Aku tertawa saja
mendengar.



Kami berlalu dari *counter *Bluebird dan berhenti dibelakang antrian cukup
sibuk di *counter* Gamya. Aku menanyakan apakah masih ada mobil untuk ke
Jatibening. Dijawab, 'Ada pak, bapak mau pilih Altis atau Serena?' Tarifnya
sama, 180,000 sudah termasuk biaya toll. Akhirnya kami kebagian Nissan
Serena. Jam dua belas kurang seperempat sampai di rumah. Berakhirlah
perjalanan panjang kami selama enam hari.





Tamat

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke