Ketenangan Jiwa
Oleh Abdullah Musa
Suatu ketika seseorang datang kepada Ibnu Mas'ud ra, salah seorang
sahabat utama Rasulullah saw. Kepadanya, orang tersebut mengungkapkan
kegelisahan jiwanya dan keinginan untuk mendapatkan kedamaian serta
ketenteraman jiwa. ''Wahai Ibnu Mas'ud, nasihatilah aku dan berilah
obat bagi jiwaku yang gelisah ini. Hari-hariku penuh dengan perasaan
tak tenteram, jiwaku gelisah, dan pikiranku kusut. Makan tak enak,
tidur pun tak nyenyak,'' kata orang tersebut.
Dengan bijak, Ibnu Mas'ud menjawab, ''Kalau penyakit itu yang
menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat. Pertama,
tempat orang membaca Alquran. Engkau baca Alquran atau engkau dengar
baik-baik orang yang membacanya. Atau tempat kedua, engkau pergi ke
majelis pengajian yang mengingatkan hatimu kepada Allah. Atau tempat
ketiga, engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, di sana engkau
berkhalwat menyembah Allah. Bisa kau lakukan di tengah malam buta, di
saat orang tengah tidur lelap, engkau bangun mengerjakan shalat malam,
meminta dan memohon kepada Allah ketenangan jiwa, ketenteraman
pikiran, dan kemurnian hati. Seandainya hatimu belum terobati dengan
cara ini, maka mintalah engkau kepada Allah hati yang baru, sebab hati
yang kamu pakai itu, bukan lagi hatimu.''
Nasihat sahabat Nabi itu segera dilaksanakan orang tersebut.
Sesampainya di rumah, segera ia berwudhu kemudian diambilnya Alquran
dan dibacanya dengan khusyuk. Selesai membaca, ia segera dapati
hatinya memperoleh ketenteraman, dan jiwanya pun tenang. Pikirannya
segar kembali, hidupnya terasa bergairah kembali. Padahal, ia baru
melaksanakan satu dari tiga nasihat yang disampaikan sahabat
Rasulullah saw tersebut.
Kisah ini mengajarkan bahwa menggapai ketenangan jiwa, ketentraman
hati, dan kegairahan hidup, sesungguhnya mudah dicapai. Bila Ibnu
Mas'ud mengajarkan untuk mengunjungi tiga tempat, dan hal itu tentu
saja merupakan amalan yang ia peroleh dari gurunya, Rasulullah saw,
maka alangkah baiknya bila kita mencoba mengunjunginya.
Membaca Alquran dengan khusyuk, baik mengetahui artinya atau tidak,
akan membawa kita kepada ketenangan jiwa dan ketenteraman hati.
Rasulullah saw menjelaskan lewat sabdanya, ''Perbanyaklah membaca
Alquran di rumahmu. Sesungguhnya di dalam rumah yang tak ada orang
membaca Alquran, akan sedikit sekali dijumpai kebaikan dan akan banyak
sekali kejahatan, serta penghuninya selalu merasa sempit dan susah,''
(HR Daruquthni).
Demikian pula dengan mengunjungi majelis pengajian. Di majelis ini,
banyak nasihat dan selalu dibacakan Alquran sehingga hati selalu
diingatkan untuk kembali kepada Allah SWT. Bagaimanapun keras hati dan
kusutnya pikiran, bila kita bawa mengingat Allah, insya Allah akan
menjadi tenang dan jernih memandang semua persoalan yang dihadapi.
Metode terakhir, melakukan shalat malam (qiyamullail). Faidah dan
keutamaan dari shalat malam ini demikian besar sehingga bila hal itu
tak memberatkan umatnya, Rasulullah saw pasti akan mewajibkannya.
Cukup Rasulullah saw jadi contoh nyata pribadi yang selalu mengerjakan
shalat malam.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---