Wa'Alaikum salam, Sebelum memulakan bicara saya memohon ma'af kerna ma'lumlah saya orang baru dalam hal dan persoalan adat Minang. Saya ingin menumpang bertanya kepada yang arif lagi bijaksana dalam perkara adat resam dan kepercayaan Minang.
a. Apa dalil dan hujjah yang diberi oleh pemuka adat dalam hal menanam kepala kerbau semasa penegakkan Istana Pagar Ruyung baru baru ini? Adakah telah ada kesefakatan dari dukun, bomoh dan pawang handal yang mahir dalam adat kepercayaan Minang bahwa menanam kepala kerbau itu satu satunya cara adat membangun istana?Kita ingin tahu juga samaada 'alim ulama' Ranah Minang telah di minta restu dan persetujuan dalam hal menanam kepala kerbau ini? Juga, kita ingin tahu samaada telah ada kesefakatan diantara pemuka adat dan 'alim 'ulama dalam melakukan adat menanam kepala kerbau ini. b. Dalam memberi hujjah tadi diharapkan para pemuka adat dapat merujuk secara sah dan mu'tamat sumber sumber asli yang mengandungi dasar dasar kepercayaan adat. Dalam hal ini, mungkin mereka dapat menampilkan buku buku rujukan adat dan kepercayaan dan adat resam Minang. c. Dalam penjelasan ini para pemuka adat di harapkan dapat membuat penjelasan yang lengkap, padat dan muktamat dan disertai dengan bahan bahan rujukan resmi dan bertulis. Apakah sebabnya kepala kerbau itu di tanam? Apakah simbol yang hendak di tonjolkan dengan menanam kepala kerbau? Untuk tujuan apa? Adakah menanam ini satu satunya modus operandi adat dalam penegakkan istana atau mana mana bangunan adat? Apa implikasi sekiranya tidak ditanam kepala kerbau?Tafsiran tafsiran yang di berikan sudah jelas mesti berlapik dan boleh dipertahankan. Para pemuka adat, sepatutnya, dapat menggunakan adat menanam kepala kerbau ini sebagai satu proses mendidik kita semua akan peri mustahaknya kelansungan adat dan relevansinya adat dalam kehidupan kita sehari hari. Pemuka mesti mengambil kesempatan ini menjelaskan adat menanam kepala kerbau ini kepada generasi muda. Kalaulah dalam penjelasan ini melibatkan menjelaskan dasar dasar kepercayaan alam gha'ib dan hubungan nya dengan kehidupan sehari hari kita, pemuka mesti mampu mengungkapkan dasar dasar ini. Penjelasan ini adalah satu keharusan bagi pemuka. Oleh kerana kita semua, di Ranah dan di Rantau, telah menerima, bersetuju dan menghayati ABS-SBK maka para pemuka adat berkewajiban membuat penjelasan agar dapat memenuhi kerangka ABS-SBK. Kita juga memerlu sikap para 'alim 'ulama' dan cerdik pandai Minang dalam hal adat menanam kepala kerbau ini. Hujjah mereka bersetuju atau tidaknya sangat sangat dialu alukan. Kita juga ingin tahu sejauh mana sefakatnya para dukun, bomoh dan pawang dalam adat menanam kepala kerbau ini. Diharapkan mereka dapat meletakkan dasar dasar mengapakah mereka bersetuju atau menolak. Kita semua diharapkan dapat menggunakan peristiwa ini untuk terus mendidik diri kita tentang ABS-SBK. Penjelasan dan hujjah yang di sajikan oleh pehak pehak yang berkenaan dapat membantu proses pendidikan ini agar mantap dan kukuh. iwan soekri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: --------------------------------- It's here! Your new message! Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB. - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2. ========================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
