Ma'af di pinta. Ayat terakhir di perenggan terakhir harap dibaca sebagai 
sebagai baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur.

jamaludin mohyiddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wa' Alaikum salam,

Hukum Islam mengi'tiraf keberadaan dan peranan adat ('urf dalam istilah 
Arabnya) dalam mengatur menyusun cara hidup Minang/Minang way of life. Serentak 
itu 'alim ulamak menjelaskan kepada kita yang pegangan kepada adat itu sendiri 
tidak boleh bersifat mutlaq. Nilai, hal kebudian yang mengangkut memajukan 
kemaknusiaan dan tata susila dalam pentadbiran masyarakat dan negara boleh di 
hayati sebaik baiknya. Malah, hukum Islam menyokong dan menggalak menyuburkan 
unsur unsur kebaikan dalam skima adat yang termasuk dimensi nilai, hal kebudian 
dan tata susila. Selagi unsur unsur kebaikan dalam adat masih sejajar dan 
selari dengan maqasid assyariah/general principles of Islamic law, adat 
tertentu itu boleh di hayati dengan baik. 

Adakah pegangan terhadap (hukum) adat mutlaq? Ulamak dan hukum Islam menjawab 
tidak. Dalam telahan saya, ketidakan ini telah di simpulkan  dalam political 
dan religious compromise di Piagam Marapalam yang akhirnya terumus dalam 
sengkatan ABS-SBK. Keterikatan dan kesendian adat kepada hukum Islam telah di 
sefakati bersama oleh pemuka adat, penguasa/orang istana dan 'alim ulamak 
Minang. Adat dan hukumnya tidak boleh bertaraf seganding sebahu/co-equality 
dengan hukum Islam.  Adat dan hukumnya boleh dianggap sebagai atau bersifat 
complimentarity dengan hukum Islam. Adat dan hukumnya tertegak dan mempunyai 
social, legal dan political legitimacy nya hanya dengan keberadaan Islam, hukum 
Islam dan addin ul Islam di tanah Minang. Cara hidup dan adat Minang yang turun 
menurun ini di perkukuh dan di perbaiki dengan menjadikan Islam sebagai the 
main and absolute intellectual reference yang wujud dalam ABS-SBK itu. 

Perkongsian adat dan Islam dalam ABS-SBK, dalam pengertian saya, ialah hubungan 
dua hala dimana hukum Islam dan  tasawwur Islami menjadi absolute intellectual 
reference. Dengan sandaran Islami ini lah adat Minang bertambah kuat dan 
penghayatannya bertambah kukuh. Nilai keMinangan kini boleh diertikan sebagai 
penampilan ma'na diri sebagai Muslim. KeMinangan ini tidak bedanya dengan 
pengangan terhadap Islam itu sendiri. KeMinangan sedemikian ini adalah pada 
hakikatnya an Islamic ethnical exspression or identification nya orang dan 
masyarakat Minang. Pegangan sedemikian rupa, dalam pengamatan saya, lebeh ampuh 
dari berpegang kepada Pancasila. 

Beradat, dalam pandangan saya, juga boleh diertikan sebagai menghaluskan budi 
pekerti. Masyarakat Timur, termasuk orang Minang, mementing sekali ekspresi 
berbudi bahasa dan estetika. Penghalusan budi yang tertera dalam adat Minang 
sesungguhnya unggul malah berani saya katakan senantiasa modernistic dan maju. 
Cernaan  yang tepat dan tidak jumud dalam perumusan hukum Islam di Ranah Minang 
akan memberi tapak dan landasan untuk adat Minang maju dalam penghalusan budi 
dan berbahasa nya orang Minang.  

 KeMinangan yang di ertikan ini tidak dapat mengkotak kotak/compartmentalized 
antara Islam dan adat, Islam dan cara hidup, Masjid dan public space, dan agama 
dan politik. Adat dapat legitimasi dari Islam. Dukungan legitimasi ini  
membolehkan adat beroperasional dalam public space di Ranah maupun di luar 
Ranah.  Adakah ini setimpal dengan baldatun taiyibbatun ghafur? Ini lah harapan 
kita. 

Ma'af sekiranya terkasar bahasa. 
 
Darul M <[EMAIL PROTECTED]> wrote:        v\:* {behavior:url(#default#VML);} 
o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape 
{behavior:url(#default#VML);}             Assalamua'alaikum WW
   



            

---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.
  
 


       
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke