Ali bin Thalib radhiyallahu 'anhu berkata,

"Rasulullah Shallallahu 'alayhi wasallam telah mengatakan kepadaku
empat kalimat: Allah melaknat orang yang menyembelih kepada selain
Allah, Allah melaknat orang yang melaknat kedua orang tuanya, Allah
melaknat orang yang melindungi mubtadi' (pembuat bid'ah/ajaran baru
dalam agama), Allah melaknat orang yang mengubah tanda batas tanah."
[HR. Muslim dalam Shohih-nya (1178) dan An Nasa'iy dalam
As-Sunan(7/232)]

Sebuah kisah yang baiknya kita ambil pelajaran darinya.

Dari sahabat Thariq bin Shihab bahwasanya Rasulullah Shallallahu
'alayhi wasallam bersabda (yang artinya):

"Ada seseorang masuk surga gara-gara seekor lalat dan ada seseorang
yang masuk neraka gara-gara lalat."

Para sahabat bertanya, "Bagaimana hal itu bisa terjadi, wahai Rasulullah?"

Beliau menjawab, "Ada dua orang berjalan melewati suatu kaum yang
mempunyai berhala. Mereka tidak memperbolehkan seorang pun melewati
berhala itu sebelum mempersembahkan kepadanya suatu kurban. Maka
berkatalah mereka (kaum itu) kepada salah seorang dari laki-laki
tersebut, "Berkurbanlah!" Dia menjawab, "Aku tidak memiliki sesuatu
pun untuk dikorbankan". Mereka berkata lagi kepadanya, "Berkorbanlah,
walaupun hanya seekor lalat. Maka laki-laki itu berkorban dengan
seekor lalat. Lalu mereka pun membiarkannya meneruskan perjalanan.
Maka ia pun masuk neraka. Kemudian kaum itu berkata lagi kepada
seorang yang lain, "Berkurbanlah!!" Lalu laki-laki itu menjawab, "Aku
sama sekali tidak pernah menjadikan kurbanku kepada seorang pun,
selain Allah -Azza wa Jalla- . Maka kaum itu memenggal lehernya dan
masuklah ia ke dalam surga".

[HR. Ahmad dalam Az-Zuhud, dan Abu Nu'aim dalam Al-Hilyah].

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin -rahimahullah-  berkata, "Orang
ini berkurban dengan sesuatu yang hina (tidak berharga) dan tidak bisa
dimakan, akan tetapi ketika ia meniatkan hal itu dapat mendekatkan
dirinya kepada berhala, maka jadilah ia seorang yang musyrik. Lalu
iapun masuk ke dalam neraka". [Lihat Al-Qaul Al-Mufid Syarh Kitab
At-Tauhid (1/142), cet. Darul Aqidah)]

Syaikh Abdur Rahman bin HasanAlusy Syaikh-rahimahullah- berkata, "Jika
begini kondisi orang yang mendekatkan diri kepada berhala dengan
seekor lalat maka bagaimana lagi keadaannya orang-orang yang
menggemukkan untanya, sapinya, dan kambingnya untuk mendekatkan diri
mereka dengan menyembelihnya dan berkurban kepada sesuatu yang
disembah selain Allah berupa mayat, orang yang gaib, thogut,
tempat-tempat keramat, pohon, batu, atau selain dari itu. Orang
musyrikin di masa sekarang mereka menganggap yang demikian itu lebih
afdhol dari pada menyembelih di hari kurban idul adha yang telah
disyariatkan. Terkadang sebagian diantara mereka mencukupkan diri
dengan berkurban kepada selain Allah saja. Karena besarnya rasa takut,
pengagungan dan harapan mereka kepada selain Allah. Sungguh musibah
ini telah merata. [Lihat Qurrah 'Uyun Al-Muwahhidin, (hal 71)]

Lihat:

http://almakassari.com/?p=121

-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke