B U N G A   S A K U R A
   
   
   
   
  "Lihatlah  bunga sakura yang indah, menyejukkan mata. Semua  sen­
  ang, semua suka mentap dan menikmati ke indahannya. Tapi  tahukah 
  engkau betapa berat perjuangan bunga itu?", kata sang guru, ingin 
  memperlihatkan ayat=ayat dan tanda ke besaran_Nya melalui  sekun­
  tum bunga sakura
   
  "Di  ujung  musim dingin", kta sang guru;   nampak  pohon  sakura 
  masih   menunggu   saat    nan tepat  menguncupkan  kembang  dari 
  kelopaknya. Tak hanya itu, burung-burung  pun  menanti  saat  nan  
  ditunggu   untuk bercengkerama mengitari pohon sakura nan  cantik 
  berhias bunga-bunga mungil.  
   
  Semenjak  pungguguran  dedaunannya,  pohon  sakura  itu  berjuang  
  untuk  menjaga   kelangsungan  hidupnya   diantara  badai  angin,  
  hujan  saljupun.  Dimulai, sang angin telah bertiup keras  seakan 
  mengingati  dirinya, pohon  sakura itu, untuk  berhemat  makanan.  
  Direlakanlah  dedaunan  nan menghias  dirinya  dilepas  berpisah, 
  jatuh  ke atas tanah. Sang angin pun terus menurunkan suhu,  mem­
  buat  mahluk  semakin menggigil, menahan dingin.  Semakin  terasa  
  dingin,   tatkala  angin  dingin membekukan titik-titik  air  nan 
  jatuh,  berwujud  salju. Pantang menyerah, pohon   sakura   terus 
  berjuang    menentang angin dingin pun selimutan salju-putih yang 
  membekukan.  
   
  Detik   demi  detik,  hari demi hari,  bulan pun  telah  berganti 
  wajah lebih dari empat kali,  kini pohon sakura mengharap   keda­
  tangan  angin nan hangat.  Namun ternyata, masih saja  sang-hujan 
  menghunjami  dirinya   dengan butiran-butiran air nan rintik  pun 
  juga  yang  deras dan lebat.  Masih  saja,  ia   berjuang   untuk 
  menopang  dedahanan  pun  ranting, tetap  menyongsong  saat  yang  
  dinanti-nantikan.   Saat-saat  kelopak  bunga   dari   rantingnya  
  mekar perlahan.  
   
  Mahluk   semacam   pohon sakura nan keras  berjuang  untuk  hanya 
  abdikan segenap dirinya keharibaan ALLAH Maha Pencipta,  di  pen­
  gembanan   tugas  untuk  tunjukkan   sosoknya  sebagai   prasasti  
  hidup dengan memercik tanda-tanda kebesaranNYA. Sosok mahluk yang 
  sabar,tabah,tawakkal  bagi meraih   ketaqwaan tinggi luhur  dalam  
  penantian  hadiah yang selalu diharap dari   Penciptanya,  ALLAHU 
  AKBAR.  
  "....Jika  kamu  bersabar dan bertakwa,  maka  sesungguhnya  yang 
  demikian itulah yang menentukan untuk segala urusan"   ["...wa in 
  tashbiruu   wa  tattaquu  fa inna dzaa  lika  min  'azmil  umuur" 
  Qs.Al'Imron(3):186]. 
   
  Bagaimana dengan manusia. Manusia telah menyebar menjejak seluruh 
  muka  muka bumi. Yang tua renta pun sering  gemeletar   terkadang  
  terbatuk-batuk.  Disaksikannya,  manusia berlaku  tak  beda  dari  
  saat   ke  saat dalam sikap,  meski kendaraan   tunggang  manusia 
  semakin cepat bergerak,  pun suara bicara  manusia  di atas  bumi  
  semakin   cepat   beresonansi.   Rasa  haus   dan  dahaga  selalu  
  meliputi   mahluk   bernama  manusia.   Haus  pun   dahaga   akan   
  meraih   kenikmatan, kenyamanan pula kebahagiaan. Dicarinya semua 
  itu di seluruh    pelosok  bumi,  bahkan seakan kini semua  pelo­
  sok  telah terjelajahi namun    masih juga belum teraih apa  yang 
  dicari.   Nan  kini  pula,  melesatlah  manusia-manusia   terbang  
  mengudara  menembus  atmosfir,  sang selimut  bumi. 
   
  Begitu  gemuruh,  terdengar keinginan  tak  terumuskan,lalu  rasa 
  syukur  pun  semakin tak  nyaring  tersebut.   Seringlah  tampak,  
  mahluk   manusia enggan menitikkan keringat sedikitpun,  tak  mau 
  bersimpuh  lumpur,   tak   hendak  memanggul  beban,   segan  kan  
  kulit   tergores  luka.  Seandainya   memang  dibalik  semua  itu 
  terdapat  apa nan dicari, lalu manusia berlomba menuju itu.  Tapi 
  benarkah pencarian itu?.
   
  Ada  baiknya  kata guru saya kita bercermin pada alam  ini,  pada 
  bunga  sakura yang berjuang, tabah dan sabar dalam setiap  cobaan 
  yang  menghimpiy  dirinya. Sabar itu pahit, tapi  buahnya  manis. 
  Semua  berdecah  kagum sewaktu bunga sakura menguak  kelopak  dan 
  menampakkan bunganya.
   
  "peliharalah  dirimu  dengan sabar dan Shalat  pesan  Tuhan  pada 
  hamba-hamba_Nya.
   
   
  Untuk  itu  saya petikkan sebuah firman suci_Nya  dalam  Alqur'an 
  surat Al Baqarah ayat 153 :
   
  Hai  Orang-orang  yang  beriman.  Mintalah  pertolongan  (kepada 
  Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-
  orang yang sabar".
  
   
  P a d a n g  14 Juli 1996
     
   
  Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com 


       
---------------------------------
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
 Play Sims Stories at Yahoo! Games. 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke