Add Dt Mul..Berita.ini sbg bahan untuk dibicarakan di Padang nanti dalam acara
S ilatuhrahmi Saudagar Minang,saya sarankan agar dalam acara tsb setiap daerah
telah mengadakan pertemuan2 diantara saudagar Minang yg ada di Palembang dan
tlg berikan saran2 untuk suksesnya acar tsb.wass Rainal Rais
[EMAIL PROTECTED] wrote: F Y I
---------------------------- Original Message ----------------------------
Subject: [APPSI] Baca KOMPAS Jumat 20 Juli hal. 18
From: "dpp appsi"
Date: Fri, July 20, 2007 11:27 am
To: [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------------------------------
Perdagangan
Presiden: Beri Ruang bagi Pasar Tradisional
Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada para
pejabat, terutama gubernur, bupati, dan wali kota, mengatur pemberian izin
dan mengatur pusat perbelanjaan modern agar tidak mematikan hidup pasar
tradisional. Presiden tidak ingin pasar tradisional kehabisan ruang,
tempat, dan napas dalam persaingan dengan pasar modern. "Saya sudah
bertemu dengan para pengusaha pengelola pasar tradisional. Jangan sampai
mereka tidak punya ruang, tidak punya napas, dan tidak punya lagi tempat
menjalankan usahanya. Jangan sampai kita keliru mengambil kebijakan,
terutama pemerintah daerah," ujar Presiden saat memberi pengarahan kepada
peserta rapat kerja Departemen Perdagangan di Istana Negara, Jakarta,
Kamis (19/7). Untuk melindungi pasar tradisional, Presiden menyebut
supermarket bermodal besar yang harus ditata dan dikelola keberadaannya
adalah Hypermart, Makro, dan Carrefour. "Kita tata yang baik. Tidak
harus
tabrakan. Semuanya punya kontribusi pada perekonomian. Semuanya membayar
pajak, terutama yang besar-besar. Pajak itu akhirnya untuk rakyat,"
ujarnya. Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, raker yang
berlangsung tiga hari itu dihadiri antara lain oleh seluruh pejabat
eselon I dan II Depperdag, 33 kepala dinas perdagangan provinsi, 23 atase
perdagangan, dan sembilan kepala pusat perdagangan Indonesia. Menjaga
stabilitas harga Selain menekankan perlindungan pasar tradisional,
Presiden menekankan pentingnya dijaga stabilitas harga-harga sembilan
bahan kebutuhan pokok yang dikonsumsi rakyat banyak. "Inflasi kita enam
persen secara nasional. Itu bagus, tetapi pastikan bahwa harga beras,
minyak goreng, gula, dan sembako terjangkau oleh rakyat. Ini perlu upaya
bersama dunia usaha dan pemerintah," ujarnya. Terkait harga-harga
kebutuhan pokok untuk rakyat banyak, tiap minggu Presiden mengaku
memantau pergerakannya. "Jangan dikira saya diam saat harga beras dan
minyak goreng naik," ujarnya. Di tengah ekonomi terbuka yang dianut
Indonesia, Presiden tetap memberi ruang bagi intervensi pemerintah guna
menjaga kepentingan rakyat yang kerap tak berdaya. (INU)
Perdagangan
Presiden: Beri Ruang bagi Pasar Tradisional Jakarta, Kompas - Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada para pejabat, terutama gubernur,
bupati, dan wali kota, mengatur pemberian izin dan mengatur pusat perbelanjaan
modern agar tidak mematikan hidup pasar tradisional. Presiden tidak ingin pasar
tradisional kehabisan ruang, tempat, dan napas dalam persaingan dengan pasar
modern. "Saya sudah bertemu dengan para pengusaha pengelola pasar
tradisional. Jangan sampai mereka tidak punya ruang, tidak punya napas, dan
tidak punya lagi tempat menjalankan usahanya. Jangan sampai kita keliru
mengambil kebijakan, terutama pemerintah daerah," ujar Presiden saat memberi
pengarahan kepada peserta rapat kerja Departemen Perdagangan di Istana Negara,
Jakarta, Kamis (19/7). Untuk melindungi pasar tradisional, Presiden menyebut
supermarket bermodal besar yang harus ditata dan dikelola keberadaannya adalah
Hypermart, Makro, dan Carrefour. "Kita tata yang baik. Tidak harus
tabrakan. Semuanya punya kontribusi pada perekonomian. Semuanya membayar
pajak, terutama yang besar-besar. Pajak itu akhirnya untuk rakyat," ujarnya.
Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, raker yang berlangsung tiga
hari itu dihadiri antara lain oleh seluruh pejabat eselon I dan II Depperdag,
33 kepala dinas perdagangan provinsi, 23 atase perdagangan, dan sembilan kepala
pusat perdagangan Indonesia. Menjaga stabilitas harga Selain menekankan
perlindungan pasar tradisional, Presiden menekankan pentingnya dijaga
stabilitas harga-harga sembilan bahan kebutuhan pokok yang dikonsumsi rakyat
banyak. "Inflasi kita enam persen secara nasional. Itu bagus, tetapi pastikan
bahwa harga beras, minyak goreng, gula, dan sembako terjangkau oleh rakyat. Ini
perlu upaya bersama dunia usaha dan pemerintah," ujarnya. Terkait harga-harga
kebutuhan pokok untuk rakyat banyak, tiap minggu Presiden mengaku memantau
pergerakannya. "Jangan dikira saya diam saat harga beras dan
minyak goreng naik," ujarnya. Di tengah ekonomi terbuka yang dianut
Indonesia, Presiden tetap memberi ruang bagi intervensi pemerintah guna menjaga
kepentingan rakyat yang kerap tak berdaya. (INU)
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers
__._,_.___ Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new
topic
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to
Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Recent Activity
2
New Members
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Business finances
Small business finance
Business finance online
Business finance training
Business finance course
Yahoo! Finance
It's Now Personal
Guides, news,
advice & more.
Yahoo! Mail
Get it all!
With the all-new
Yahoo! Mail Beta
Real Food Group
Share recipes
and favorite meals
w/ Real Food lovers.
.
__,_._,___
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---