Ass Wr Wb Pak Chaidir,Da Nof dan Kanda Firdaus sarato seluruh dunsanak di Palanta ko,
Betul sekali saran dan pemikiran Pak Chaidir. Memang kita perlu memberikan wawasan manfaat pariwisata itu kepada Masyarakat Sumbar secara luas,baik melalui media cetak maupun media eletronik yang ada di SUMBAR saja,RRI Padang, dan TVRI SPK Padang saja dulu,karena memang targetnya adalah masyarakat Sumbar sendiri saja sebetulnya. Dan juga pertimbangan Da Nof di bawah juga sangat reasonable,agar iklan layanan masyarakat ini harus dibuat sehalus mungkin dan tidak menjadi pisau bermata dua nantinya. Tapi pada prinsipnya kita tidak akan dapat menarik wisatawan ke Sumbar,kalau wawasan Pariwisata masyarakat Sumbar sendiri secara luas belum terbentuk. Bacarito ambo saketek,mengenai pengalaman ambo salamo 3 bulan ko bolak balik satiok 2 minggu ke Darwin Australia.Salamo duo hari setiap kedatangan, ambo selalu tinggal di Darwin Australia sebelum ambo naik Helicopter ke Rig Ocean General.Salamo di Darwin Australia ko ambo perhatikan ado satu TV Channel yang 24 jam,sepanjang hari yang isinyo promosi tentang objek2 wisata di sekitar Darwin-NT ko.Diperlihatkan di TV ko, betapa excitingnyo para wisatawan yang sedang asyiknyo memberi makan buayo dan ikan.Bayangkan hanyo objek memberi makan buayo sajonyo, tapi berbondong-bondong tourist datang ke Darwin.Diperlihatkan juga keramahan dan keindahan setting dan keunggulan spesifik dari setiap Hotel di kota Darwin ko.Diperlihatkan juo exciting para tourist yang sedang memancing ikan di laut,menyelam dan menikmati indahnya panorama coral dgn beraneka ragam ikan dengan warna yang cantik2.Dan juga diperlihatkan hasil2 kerajinan Suku Aborigin yang bisa jadi souvenir bagi para turis yang datang ke Darwin.Dan juga diperlihatkan berbagai pilihan restaurant dengan berbagai pilihan menu pilihan yang lezat.Pokoknyo TV Channel ko isinyo promosi pariwisata kota Darwin 100 %. Siaran TV Channel Pariwisata Darwin ko sabananyo, isinyo itu ka itu sajonyo, tetapi diulang2 setiap hari.Dan siaran TV channel pariwisata di Darwin ko,menurut ambo selain sebagai ajang promosi Pariwisata Darwin,juga tentunya sekaligus mengedukasi wawasan pariwisata dari local people dari masyarakat Darwin itu sendiri,supaya mereka dapat melayani para turis yang datang dengan baik dan dgn sendirinya ribuan turis dgn membawa jutaan dollar akan datang dengan sendirinya. Mungkin untuk TV channel Pariwisata Sumbar ko kita perlu persiapan yang matang barangkali, baik dana dsb,dan juga support dari Stake Holder yang ada di Sumbarlah nantinya (Pemprov,Dinas Pariwisata,PHRI,ASITA,TVRI-SPK Padang, dsb) Kembali kepado usulan ambo tentang iklan layanan masyarakat agar tidak menjadi pisau bermata duo,seperti pertimbangan Da Nof. Mungkin jalan solusinya kita bisa buat skenario iklan layanan masyarakat ko,yang memperlihatkan kondisi BIM,Terminal bus dan objek wisata di Sumbar yang bertolak belakang dengan kenyataan,180 derajat beda dari kenyataan. Ibarat kato pepatah,ibarat manokok jo pungguang ladiang,lukonya biasanyo labiah dalam. Jadi dalam Skenario iklan layanan masyarakat SPK-Padang ko, kita perlihatkan sajo,suasana BIM yang sangat2 ramah,seorang wisatawan/pengusaha yang baru saja sampai di BIM disambut dengan hangat oleh porter2 BIM, sikap yang sangat elok dan ramah diperlihatkan,tutur bahasa yang lembut2 terucap dari mulut2 porter tsb....selamat Datang di Padang Pak/Buk..., ada yang perlu kami bantu Pak/Buk....,sarato kita perlihatkan juga jejeran taxi2 serta sopir2nya yang antri dan sopan dan teratur menunggu giliran penumpang yang naik tanpa bacarigik2.... Pilihan setting lainnya, kita perlihatkan juga adegan2 aparat2 pemerintah Sumbar yang berpakaian baju hijau2 yang memudahkan semua pengurusan izin dan memberikan semua informasi kepada seorang pengusaha contohnya.Sehingga pengusaha tadi sangat tertarik sekali dan nyaman sekali memulai usaha barunya di Sumbar. Pilihan Setting lainnya,kita perlihatkan adegan sikap ramah tamah dan sopan santun,tukang parkir di sebuah objek wisata dan sambutan hangat dari masyarakat sekitar objek wisata kepada turis2 yand datang.Kito bisa ajak bule2 agar mau menjadi aktor figuran mendadak nantinya... Pilihan Setting lainnya,kita perlihatkan adegan sikap ramah tamah dan sopan santun,dari seorang reception dan room boy terhadap wisatawan yang baru datang di sebuah Hotel. Seperti yang diperlihatkan dalam acara shooting beautiful moment ANTV tempohari. Karano ba a ka ba a,yang namonyo urang awak itu kan terkenal dengan penuh basa-basi,dan sangat peka dengan yang namanya sindiran... Boleh jadi iklan layanan masyarakat ini menjadi sebuah sindiran positif untuk mengedukasi dan membangun wawasan Pariwisata masyarakat Sumbar secara luas,sebelum adonyo TV Channel Khusus Pariwisata Sumbar nantinyo di Padang,Amin. Ambo saat kini masih di Arafura Sea Pak Chaidir.Salah satu nikmat Allah yang luar biasa ambo rasokan adalah ambo setiap hari bisa menikmati indahnyo Sunrise dan Sunset di ateh Drilling Rig - Ocean General ko.Subhanallah... Wassalam, Kurnia Chalik Date: 29-Jul-2007 13:08:14 +0900 From: "Yulnofrins Napilus" <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Cc: "MAPPAS" <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Wisata Minang] Re: Malu Aku Jadi Orang Minang - sponsor iklan...? Tapi kito harus hati2 juo mambueknyo dan perlu pertimbangan matang. Krn bisa jadi pisau bamato duo. Kok tadanga dek u rang lain ataupun calon wisatawan, takuik pulo mereka ka Sumbar beko... Kembali ke isu iklan layanan masyarakat ini. Jadi baiknyo kita timbang-timbang bana lah mambuek iklan iko kok iyo lai ka cocok pendekatan saroman nantun. Bungkuihnyo harus "bener-bener diperhalus...". Konsepnyo dengan mengajak masyarakat berpikir. Bukan digurui... Ado ndak dunsanak kito nan ahli mambuek skenario sarupo iko? Trims... Wassalam, Nofrins chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Add Kurnia dan para dunsanak Alah baliak dari manyilam di Autralia. Baa ko kito mulai dengan RRI Padang dulu nan capek Ambo indak tau Kepala RRInyo Pernama alah diganti aytau alun Tapi pembantu pembantunya juga sangat responsif Sinetron eingkek palak mamalak, secara sederhana manfaat pariwisarta bagi rakyat banyak dll Kito carikan soponsor Chaidir N Latief ----- Original Message ---- From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> Dari pertemuan ambo dan Pak Chaidir dengan Pak Gubernur Gamawan Fauzi kapatangko tgl 16 Juli 2007 di Jakarta,memang beliau juga mengemukakan keluhan2 yang sama dari beberapa investor Asing yang baru2 saja memulai usahanya di Sumbar.Baru beberapa saat saja berdiri kantor2 mereka,sudah berbondong2 organisasi2 dan masyarakat yang datang "meminta sumbangan" yang mengatasnamakan organisasi masing2.Boleh jadi ini juga tidak jauh berbeda dengan pangua-memangua yang terjadi di BIM dan terminal2 di Sumbar dan tempat2 rekreasi lainnya. Salah satu ide ambo: Ambo alah mengusulkan kepada Da Nofrin,untuk membuat semacam Sinetron atau Snapshot video atau iklan layanan masyarakat secara singkat tentang pangua memangua di Sumbarko.Kita siarkan sinetro atau iklan layanan masyarakat ko melalui jaringan televisi. Dalam sinetron atau iklan layanan masyarakat ko ,kito perlihatkan seorang pengusaha yang sadang dipangua baik di BIM atau di Kantornyo atau di tampek2 rekreasi,sehingga akhirnya dia meninggalkan Sumbar,sehingga pengusaha tadi batal membuka usaha,yang sebenarnya sangat potensialuntuk merekrut puluhan sampai ratusan tenaga kerja. Mungkin dengan cara ini akan dapat menyadarkan masyarakat dan pemerintah secara luas. Wassalam, Kurnia Chalik --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB. - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2. ========================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
