uda akan kontak upi insyaalah
chaidir N latief

----- Original Message ----
From: Upi Sundari <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, July 29, 2007 11:08:37 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: MINANGKABAU EXTRA VAGANZA


Yth., Uda Chaidir,
InsyaAllah Upi tak kemana-mana kapan uda ke Jakarta ?. Apakah hari selasa uda 
ke Jakarta ?. 
wass 
Upi


chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Upi yang baik
Uda akan ke Jakarta khusus ketemu upi dan Firdaus kelanjutan Klub Buku Dalam 
Pembahasan RJP Sub Bar Masalah ini salah satu yang akan sangat bermanaat 
Chaidir N Latief


----- Original Message ----
From: Upi Sundari <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, July 29, 2007 8:11:30 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: MINANGKABAU EXTRA VAGANZA


Yth., rekan-rekan milis pencinta seni budaya,
Uni betul-betul menyesal karena terlambat membuka internet, sehingga info 
tentang acara sabtu di Metro TV tentang karya tari dari Hartati tak sempat uni 
tonton.
Tapi membaca komentar dalam milis ini uni Upi sebagai mantan penari, mantan 
sekjen Lembaga Kesenian Alam Minangkabau DKI Jakarta merasa bangga. 
Izinkanlah melalui milis ini uni menyampaikan ucapak Selamat kepada Hartati dan 
semoga akan hadir karya-karya besar berikutnya.
Uni sebagai perempuan ikut merasa bangga, karena sejujurnya perempuan Minang 
banyak yang peduli kepada kemajuan kesenian Minang, antara lain kita kenal alm 
Huriah Adam, alm Gusmiati Suid, uni Soffiani dan Elly Kasim.
Sebagai tambahan info, hari selasa tgl 31 juli 2007, di TIM di Gedung Graha 
Bhakti Budaya Sanggar Tari Zamri akan menampilkan MINANGKABAU EXTRA VAGANZA 
dengan tema Mingkabau Bakaba. Kalau kawan-kawan milis bisa hadir sangat uni Upi 
nantikan. Anggaplah ini sebagai undangan, karena memang undangan tidak dijual. 
Pertunjukan akan berlangsung jam 19.00 s/d selesai, dan usai pertunjukan resmi 
akan dilangsungkan dengan DENDANG BERHADIAH ( MAIN KIM ) tanpa dipungut 
biaya/gratis karena hanya ingin berdendang bersama saja.
Sekali lagi selamat.
Wass Uni Upi Sundari ( orang Sulit Air 64 tahun )
 


"Sukmawat, Dian" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hari ini Sabtu di Metro TV jam 17.05 ada tayangan tentang Hartati setelah 
pagelarannya.........
Nonton ya......
 
dian
 



From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Yulnofrins 
Napilus
Sent: Monday, July 23, 2007 12:27 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [solok-selatan] Kompas Minggu, HARTATI: Menggali Diri Perempuan...
 
Ekspresi Seni Silat dalam bentuk lain dan sudah mencapai tingkat tertentu  
dalam percaturan Internasional. Awalnya agak sungkan juga mengantarkan orang 
tua utk menonton ini. Tetapi 1 jam penuh akhirnya ambo tidak berkedip saking 
takjub, kagum dan terbawa suasana yg sangat dinamis sekali.  Padahal hanya 3 
orang penari...! Memotret tidak diperbolehkan krn akan mengganggu acara yg 
dikemas sedemikian rupa termasuk bunyi-bunyian.

Salam,
Nofrins


Bisa dibaca di edisi cetak, Kompas Minggu 22 Juli halaman 29. 

http://www.kompas. com/kompas- cetak/0707/ 22/seni/3702633. htm
Menggali Diri Perempuan 
Ilham Khoiri 
Beberapa tahun tak pentas, koreografer Hartati (41) muncul lagi dengan karya 
terbaru berjudul "Hari Ini." Tarian yang dipentaskan di GoetheHouse, Jakarta, 
20-21 Juli, itu mengungkit persoalan perempuan dengan kacamata lebih positif. 
Olah gerak tariannya tak melulu berpijak pada pencak silat Minangkabau yang 
menjadi ciri khasnya, tetapi juga memasukkan unsur Yoga. 
Suasana hening membuka pertunjukan berdurasi sekitar 50 menit itu. Panggung 
ditata minimalis dengan latar belakang kain polos berwarna abu-abu. Hartati 
diam di pojok, lalu berjalan ke tengah panggung sambil mencopot dua sepatunya. 
Seperti bayang-bayang, kemunculannya hanya sekilas, lantas menghilang cepat. 
Dalam iringan musik berintonasi patah-patah, penari Nur Hasanah muncul dan 
bergerak sendirian. Gerakannya mempertontonkan hasrat untuk lepas dari jejak 
masa lalu. Sesekali dia melenguh, tapi kemudian memasang kuda-kuda tegap, 
menendang telak, atau mengelak tangkas. Terasa jejak-jejak pencak silat 
Minangkabau. 
Masuk babak kedua, latar belakang panggung berubah seperti jaring laba-laba. 
Dua penari perempuan, Andara F Moeis dan Siti Ajeng Soelaiman, menggeliat dalam 
bungkusan kain sarung. Kain itu akhirnya malah dipermainkan ketika keduanya 
memutar, melompat, atau memelintir tubuh. Gerakan yang memuncak itu memendarkan 
kegembiraan dan optimisme. 
Pada babak terakhir, ketiga penari itu tampil bersamaan. Mengenakan pakaian 
senam, mereka menyeragamkan gerak dan saling melengkapi. Mereka memainkan kaki, 
tangan, melekuk tubuh, atau berlari menguasai ruang panggung. Semua gerakan 
dilekukkan dengan terukur, khidmat, dan penuh perhitungan. 
Mereka mengolah pernapasan dan konsentrasi mirip latihan Yoga. Suasana 
meditatif juga muncul saat ketiga penari itu menahan gerak secara bersamaan 
sehingga menciptakan jeda sejenak. Musik yang mirip gumaman lirih itu 
menebarkan nuansa misterius. Pentas berakhir saat tiga penari itu berdiri diam 
dan jaring laba-laba di latar panggung runtuh. 
Berbeda 
Seperti karya-karya Hartati sebelumnya, Hari Ini juga mengulik persoalan 
perempuan. Akan tetapi, persoalan ini digarap dengan pendekatan lebih positif. 
Ini menyiratkan pergeseran gagasan koreografer lulusan Institut Kesenian 
Jakarta (IKJ) tahun 1995 itu. 
Tarian solo pada babak pertama menggambarkan kehendak perempuan untuk 
membebaskan diri dari beban masa lalu yang dianggap menekan. Hentakan-hentakan 
penuh energi yang diekspresikan penari mengumbar semangat untuk menghadapi 
kenyataan zaman sekarang, realitas hari ini. 
Duet penari yang lebih atraktif pada babak kedua mempertegas spirit itu. 
Realitas sosial, yang dapat ditafsirkan dalam simbol kain sarung, tidak lagi 
bisa mengungkung dan melemahkan perempuan. Sebaliknya, realitas itu bisa 
mendorong mereka untuk berjuang lebih keras. 
Pada akhirnya, perempuan dituntut untuk membentuk kekuatannya sendiri. Itu bisa 
dicapai jika mereka mau menggali dan menemukan potensi dirinya. Perjuangan itu 
digambarkan dengan cerdik dalam gerakan trio penari pada babak ketiga. Lewat 
gerakan tangan dan jari, mereka juga mengisyaratkan simbol-simbol cinta, 
keyakinan, kepercayaan, dan kesabaran. 
Gagasan yang lebih positif ini berbeda dengan cara pandang Hartati sebelumnya 
yang cenderung memprotes ketidakadilan yang mendera perempuan. Dalam karya 
Sayap yang Patah (tahun 2001), misalnya, dia menggambarkan perempuan yang sulit 
mengaktualkan diri dalam masyarakat. Membaca Meja (2002) menyoal kekuasaan yang 
menekan perempuan. Ritus Diri (2004) membicarakan ruang privat dan publik yang 
tetap memojokkan perempuan, meski budaya matrilineal masih dipertahankan di 
sebagian daerah. 
"Saya tidak ingin terus mengeluh dan mengomeli keadaan. Kenapa perempuan tidak 
berpikir lebih positif, bangkit, dan menguatkan diri sendiri? Itu yang 
mendorong karya ini," kata Hartati. 
Estetika dan teknis pengarapan Hari Ini pun berbeda. Babak pertama dan kedua 
masih memperlihatkan pengaruh gerak silat Minangkabau, yang telanjur menjadi 
pijakan Hartati berkarya selama ini. Di situ, kita mudah menandai kuda-kuda 
atau gaya kembangan silat yang teratur pola kakinya. 
Itu dipengaruhi pergulatan Hartati dengan budaya dan tari tradisional 
Minangkabau sejak muda. Dia dibesarkan di Muara Labuh, Solok, Sumatera Barat, 
dan banyak terinspirasi oleh koreografer Huriah Adam. Dia bergabung dengan 
Gumarang Sakti Dance Company yang dipimpin Gusmiati Suid sejak tahun 1987-2006. 
Huriah dan Gusmiati dikenal tekun mengeksplorasi gerakan tari Minang untuk 
menciptakan koreografi modern.. 
Hartati baru memperlihatkan jarak dari kungkungan tradisi dalam babak ketiga 
Hari Ini. Ketimbang berkutat dengan warna Minang, dia memilih untuk menyerap 
unsur gerak Yoga yang menekankan kelembutan, konsentrasi, dan pernapasan. 
Hasilnya cukup segar dan enak dinikmati. Penonton tak hanya dimanjakan oleh 
eksotisme gerak, tetapi juga getaran spiritual yang syahdu. 
Kolaborasi 
Secara teknis, karya Hartati kali ini memang berbeda lantaran dikerjakan dengan 
kolaborasi tim artistik berskala internasional. Ines Somellera, seniman asal 
Meksiko, menjadi produser sekaligus mengajak beberapa seniman dunia. Ada Carlos 
Soto, desainer dari New York, Amerika Serikat, yang membantu menangani kostum. 
Carlos senang memanfaatkan lipatan kain yang luwes untuk mengejar efek-efek 
dramatis. 
Komponis perancang sound design asal Belgia, Marc Appart, mengolah musik yang 
bersahaja, tapi ekspresif. Tata cahaya ditangani Iskandar K Loedin, yang sering 
bekerja sama dengan koreografer terkemuka Indonesia. 
Dengan kolaborasi semacam itu, wajar jika karya terbaru Hartati ini menemukan 
wadah yang lebih pas. Unsur rupa dan musik yang digarap matang oleh seniman 
internasional itu berhasil memperkuat olah gerak yang diperagakan tiga penari 
perempuan muda dari IKJ. Kalaulah kolaborasi itu belum maksimal, barangkali itu 
dipengaruhi jarak komunikasi Hartati dengan tim artistik dari beberapa negara 
itu yang harus dilakukan melalui jaringan internet. 
Hari Ini sangat penting bagi perjalanan kreatif Hartati, karena makin 
membukakan pintu bagi masuknya unsur budaya dunia. Semangat koreografer 
perempuan ini untuk memompa kreativitas dan keluar dari pakem lama yang sudah 
dijalani lebih dari 20-an tahun tentu saja menjanjikan harapan. Siapa tahu 
nanti akan muncul karya-karya baru lagi yang lebih segar. 
 
  



Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
__._,_.___ 
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Links | Polls | Calendar 

Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe Recent Activity
ยท                                1New Members
Visit Your Group 
SPONSORED LINKS
Solok
Yahoo! Finance
It's Now Personal
Guides, news,
advice & more.
Yahoo! Mail
Drag & drop
With the all-new
Yahoo! Mail Beta
Yahoo! HotJobs
What are you worth?
Find jobs that match 
your worth.

__,_._,___ 
 
This message (including any attachments) is only for the use of the person(s) 
for whom it is intended. It may contain Mattel confidential, proprietary and/or 
trade secret information. If you are not the intended recipient, you should not 
copy, distribute or use this information for any purpose, and you should delete 
this message and inform the sender immediately. 



Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search






Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. 


Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more.


       
____________________________________________________________________________________
Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the 
tools to get online..
http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke