Ass ww.
Kita sangat butuh ungkapan dan pepatah petitih Minang. Saya membaca buku yg
bagus tentang pepatah petith Adat Minang kabau yg di karang oleh bapak Anas
Nafis. Biasanya dbeliau sering muncul di TVRI Padang. Namun Tuhan sayang
padanya dan telah memanggilnya kembali.
Karya besar beliau didalam Adat alam Minang kabau adalah menerbitkan buku
tentang pepatah petitih Minang. Saya sedang membaca buah fikirian beliau ,
lalu teringat teman-teman di Rantau Net dan SMA I. Ingin saya berbagi dan
menyampaikan yg saya baca ini.
Agaknya inilah mutiara yg terpendam di Minang kabau
Kita harapkan setiap yg mebaca ini meniatkan pahalanya Utk Bapak Anas Nafis,
semoga kiriman do'a kita utk beliau, akan melapangkan jalannya ke Sorga Amin
Dulu saya ingin mencari beliau utk menggali ilmu, tapi sayang beliau telah
tiada, mudah2an usaha memnyampaikan tulisan beliau ini sebagai cara berterima
kasih pada beliau
salam dan maaf, teriring do'a pada seluruh pembaca
K Suheimi
ABAI
Ombak nan ketek jan diabaikan
Ombak kecil jangan diabaikan
Masalah kecil dapat menyebabkan bencana, karena itu
jangan diabaikan.
ABANG - BANG
Abih ukatu dek abang
Habis waktu karena bang (azan)
Seperti sebuah rapat yang bertele-tele, akhirnya yang
menjadi pokok masalah terabaikan.
ABIH - HABIS
1. Abih manih sapah tabuang
Habis manis sepah terbuang
Seperti tebu, setelah diperas sepahnya dibuang. Tak
diacuhkan, karena dianggap tidak berguna lagi.
2. Mamakan abih-abih, manyuruak ilang-ilang
Memakan habis-habis, menyuruk hilang-hilang
Jika merahasiakan sesuatu, harus dengan sebaik-baiknya
3. Pitih abih, taragak tibo
Uang habis, keinginan datang
Diibaratkan seseorang yang jatuh miskin, lalu timbul
keinginan yang tak mungkin diraihnya lagi.
4. Taro manyuruak, ikua abih
Selagi menyuruk, ekor habis
Sedang mencari yang lain, yang ditangan terlepas pula
ABU - DEBU
1. Badiang diabu dingin.
Berdiang diabu dingin.
Tidak memperoleh apa-apa dari apa yang diharapkan.
2. Bak abu di ateh tunggua
Bagai debu di atas tunggul.
Debu di atas tunggul bila disentuh atau ditiup angin akan
melayang (terbang).
Seorang Sumando di Minangkabau (dulu) diibaratkan Abu
diatas tunggul. Tidak boleh tersinggung hatinya. Ia
diperlakukan dengan baik seperti "menating minyak penuh".
Sumando (semenda) ialah pertalian keluarga karena perkaw­inan
jika dipandang dari pihak kaum si istri.
Misalnya seseorang lelaki yang menikah dengan saudara
atau kemenakan kita.
3. Jadi abu arang
Jadi abu arang
Dikiaskan pada pembicaraan yang telah basi atau usang
4. Manang jadi arang, kalah jadi abu
Menang jadi arang, kalah jadi debu
Perkelahian atau peperangan tentu tidak akan menguntungkan
pihak manapun. Kedua belah pihak sama terbakar hangus(cedera)
Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com
Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---