Assalamualaikum..........
   
  Ninik mamak, bapak dan mande yang saya hormati, kalau boleh saya sata, saya 
mau ikut beri komentar....maaf kalau tidak berkenan...bagi saya acara SSM ini 
perlu didukung dan diadakan, selain mempertemukan banyak sanak dan saudara kita 
di perantauan di kampuang halaman, acara ini pasti akan sangat berharga dan 
punya nilai bagi kita masyarakat Minang baik yang ada di rantau, maupun yang 
ada di kampung halaman...
   
  Tapi hingga saat ini, saya belum juga melihat atau membaca apa pentingnya 
acara itu, kalau cuma sekedar silaturahmi sesama orang Minang, dan bertemu lalu 
salam salaman, peluak pelukan, khan rugi kita tu ha....
   
  Kita pulang ke Padang, pakai pitih ndak tangguang banyakkya untuk ongkos, 
untuk bayar tiket, makan dan selbagainya hanya untuk itu, alangkah labioh baik 
kalau acara itu kita buat di Jakarta ini...
   
  Kita mendukung acara ini, namun tentu tidak hanya menjadi acara seremonial 
belaka, hrs ada agenda yang pasti yang membawa hasil bagi kampung halaman dan 
tidak hanya sebatas MOU atau tanda tangan lalu tertinggal didalam tas yang 
  disimpan entah dimana...
   
  Orang Minang, adalah orang yang kritis, di kampung kalau ada yang 
mempertanyakan apa gunanya SSM diadakan, itu pasti karena sikap kritiss mereka, 
tidak perlu pula kita bantah, akan tetapi disinilah PR besar bagi panitia SSM 
untuk menentukan agenda yang jelas, selain Bakti sosial, kalau bakti sosial kok 
jauh jauh...
   
  Saya lahir dan besar di Padang, baru beberapa bulan lalu beranjak kasur ke 
Jawa...selama itu pula saya melihat perantau pulang selalu saja membuat 
persoalan, mereka pulang pakai pesawat, turun di bandara sudah disediakan mobil 
mengkilat, lalu menelusuri jalan kota dengan kawalan polisi. 
   
  Macet lah orang, menggerutu lah orang, bukan soal kita...kita perantau yang 
sukses, kalau pulang tentu perlu dipertontonkan ke kampung. orang kampung perlu 
tau..mobil ngoek ngoek itu juga luar biasa menebas semua penghalang..
   
  Kalau bagi saya pribadi, pola seperti ini perlu kita tinggalkan, tidak 
masanya lagi seperti itu..Coba tanya apa kemauan orang di kampung, pasti mereka 
ingin dapat makan enak, jalan jalan lancar, padi menguning dan hasilnya bisa 
untuk anak sekolah, hal hal yang sangat sederhana saja. bagi mereka persoalan 
orang rantau sukses, biarlah dan beryukur mereka, namun yang lebih mereka 
tunggu adalah bentuk nyata dari keberhasilan perantau bagi kampung halaman..
   
  Kalau lai sempat kita bertanya pada para bupati dan walikota, kepada camat, 
walinagari dan kepala jorong berapa banyak anak anak kita kemenakan kita yang 
putus sekolah, atau berangkat ke sekolah tanpa sarapan pagi, atau yang paling 
parah berapa yang berangkat ke sekolah tanpa pena, buku tulis an sepatu...
   
  Kita dirantau, kalau bertanggung jawab moral terhadap hal itu...saya 
menyarankan, agar SSM membuat sebuah gerakan yang jelas, kita tetap 
bersilaturahmi, bersalaman, berpelukan hangat, tapi setelah itu mari menggaruak 
saku untuk menyelesaikan persoalan kelaparan, pengangguran, busung lapar, putus 
sekolah di Minangkabau tercinta itu...Kalau saya menterjemahkan Pak HARUN ZAIN 
yang menggebrak meja lalu bersuara lantang..JAN MAOTA KA MOTA JUO...ini lah 
terjemahan saya...
   
  Semoga berkenan..........
Assalamualaikum......
   
  Boby Lukman Suardi Piliang
Orang biasa di Jakarta

       
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting  gifts for grads at Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke