Bilo upi ke Bandung nak salasai ciek ciek
Chaidir N Latief

----- Original Message ----
From: Upi Sundari <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]; Milis Pakguru <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL 
PROTECTED]; Tarmizi S <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, September 2, 2007 10:18:55 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re - SAYA TIDAK INGIN KAYA, TAPI HARUS KAYA


Yth. adik-adik milis yang uni Upi sayangi.
Menjelang Silaturachmi Saudagar Minang, rasanya tak ada salahnya kalau uni 
mencoba menampilkan tulisan dari Aa Gym yang mungkin ada gunanya untuk kita 
renungkan.
SAYA TIDAK INGIN KAYA, TAPI HARUS KAYA.
 
Seorang Bill Gates yang termasuk manusia terkaya sejagat, akhirnya memutuskan 
pensiun dari Microssoft perusahaan IT terbesar di dunia yang telah dirintisnya. 
Apa yang dilakukan Bill Gates ? Ia menyatakan akan berkonsentrasi penuh di 
Yayasan Sosial miliknya. Luar Biasa...
Bill Gates tidak sendirian. Dewasa ini tidak sedikit CEO perusahaan ternama 
yang kaya raya dan terhormat menampakkan perilaku yang sarat nilai spiritual. 
Apa artinya?. Orang mulai mengapresiasi akhlak mulia dan menemukan makna 
kehidupan berlandaskan agama.
Fenomena tersebut mendeskripsikan bahwa agama bukanlah "pintu terakhir" atau 
"tempat singgah sementara" tatakala manusia mengalami kegerahan dan kehausan di 
tengah kegersangan peradaban materialistik. Agama justru sebagai entitas yang 
secara historis telah teruji mampu menyelamatkan peradaban manusia dari 
puing-puing kehancuran.
 
Adalah sebuah keniscayaan jika kekayaan bergandengan tangan, saling menguatkan 
dengan kemuliaan hidup yang berlandaskan nilai-nilai ruhiyah. Karena itu 
kekayaan tidaklah berdimensi tunggal, yakni sekadar berwujud uang dan materi. 
Akan tetapi sesungguhnya kekayaan memiliki sigma tersendiri dalam wujud kaya 
semangat, kaya input, kaya gagasan, kaya ibadah, dan kaya hati.
Dengan landasan paradigma itulah buku SAYA TIDAK INGIN KAYA, TAPI HARUS KAYA 
karya AA Gym ini lahir.
 
Bagi umat Islam menjemput rezeki dan kekayaan adalah sebuah keharusan, karena 
ia bagian dari ikhtiar. Ikhtiar adalah sebuah proses yang akan sampai ke titik 
yang dituju, tetapi dengan percepatan dan hasil yang berbeda setiap orang. 
Harus berarti satu-satunya pilihan untuk direalisasikan. Subtansi ikhtiar yang 
dikehendaki Islam adalah bahwa umat Islam mampu menjemput kekayaan yang 
memiliki nilai tambah, yaitu kekayaan yang diperoleh bermanfaat bagi diri 
sendiri dan orang lain, serta berkah di dunia dan akhirat/
Kesuksesan dan kekayaan tersebut dapat diraih jika setiap muslim mampu memegang 
prinsip " setiap waktu harus lebih baik dari waktu sebelumnya" . Setiap waktu 
mampu dan siap melakukan perubahan, dan setiap saat mampu meningkatkan ilmu, 
dan ilmu. Itulah sesungguhnya hakikat kekayaan yang sudah selayaknya di kejar 
dan menjadi orientasi hidup Muslim.
 
Bagi umat Islam menjadi kaya adalah sebuah keharusan, jangan hanya sekadar 
impian.
Kekayaan adalah sigma dari berbagai komponen. Dengan kata lain, kekayaan tidak 
berdimensi tunggal ( kaya harta), tetapi harus memiliki dimensi yang luas, 
yakni kaya ghirah( semangat), kaya input ( ilmu, wawasan dan pengalaman), kaya 
gagasan ( ide dan kreativitas), kaya ibadah ( amal), kaya hati, dan bonusnya 
kaya harta.
Kekayaan ruhani lebih hakiki daripada kekayaan materi semata
Setiap muslim wajib menjemput kekayaan materi walaupun kekayaan hakiki yang 
memiliki nilai tambah
Tolok Ukur kekayaan adalah keberkahan (bermanfaat bagi diri sendiri, orang 
lain, dunia dan akhirat).
Mari kita renungkan....dan mari kita laksanakan
Selamat bersilaturachmi.
Wass
Uni Upi
 


Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, 
when. 


      
____________________________________________________________________________________
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke