Da Z..akar persoalan sapanjang penglihatan ambo adolah ketertinggalan dalam 
bidang pendidikan, iptek serta ekonomi. Namun na n akar nyo bana adolah 
pendidikan..ado nan tau kualitas pendidikan sumbar dibandiang propinsi lainnyo 
? Itu nan paralu dikaja kini sabananyo.


  Namun kadang akar persoalan iko sering di biaskan atau tertutupi oleh 
perdebatan mengenai perlu atau tidaknya baliak ka nagari, pentingnya 
revitalisasi adat untuk kemajuan taraf hidup masyarakat. Namun pendirian saya 
hingga saat ini, adat dan budaya adalah ekses langsung dari kemajuan atau 
kemunduran bidang lainnya. Bila masyarakat terdidik akan jarang muncul kasus 
pemalakan, copet dan sebagainya. Bila masyarakat tersejahtrakan maka kasus 
perebutan harta pusaka atau perebutan gelar sako sudah akan jarang terdengar 
lagi. Inti dari adat minang adalah pembentukan jiwa didalam diri untuk 
menyikapi kehidupanbegitu juga inti dari agama adalah pembentukan spiritualisme 
yang baik.


  Jadi sesungguhnya adat dan budaya tidak saling menegasikan dengan pendidikan 
dan kehidupan yang modern. Jepang ketika restorasi Meiji hampir terjebak dalam 
hal ini. ketika kaisar menghendaki menyalin semua teknologi dan budaya barat 
maka terjadi benturan dengan samurai atau kaum yang ingin mempertahankan budaya 
jepang. Benturan ini sangat hebat sehingga budaya asli jepang hampir musnah. 
Namun didetik terkahir kaisar menyadari bahwa kedua hal ini tidak bisa saling 
menegasikan. "kita telah memakai pakaian barat, memakai mobil dan meriam barat 
namun kita tidak boleh melupakan siapa kita dan dari mana kita berasal"..salah 
satu dialog dalam Last Samurai yang menjadi favorite saya.


  Jadi sesungguhnya benturan antara dunia modern dengan adat dan budaya ini 
pasti terjadi..namun tidak ada yang salah satu pihak boleh mendominisir  . Adat 
musti kita jaga dalam diri kita sebagai falsafah hidup dan identitas kultural, 
kemajuan pendidikan dan teknologi juga harus dikuasai dan dikejar. Begitu juga 
sebaliknya tidak ada istilah adatlah yang menyebabkan kemunduran kita ataupun 
modernisasi lah yang menyebabkan kita tertinggal..yang ada adalah kita harus 
membangun kedua duanya.


  Jadi Da Z..sapanjang pengetahuan ambo nan akar persoalan nan harus kito 
tanggulangi basamo2 kiniko adolah Pendidikan, kesehatan, perekonomian..adat 
bialah bakembang sesuai kemajuan zaman dan pola pikia masyarakaiaknyo. Karano 
adat adolah milik seluruh masyarakaik dan dan perubahan akan bajalan seiring 
waktu.


  Kemudian dalam hal perekonomian ,satu hal nan luput dari pencermatan kito 
adolah usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Salamo iko mato kito silau untuak 
mandatangkan program nan wah..banyak pitih, instant dan populer. Investor 
asinglah, malah sampai nio ikuik mambangun  pasar palasari bagai nan jarak dari 
ranah bundo puluhan kali bacakak jo rimau..ondeh mandeh...kadang kito mancaci 
kekuatan kapital namun disatu sisi kito maagung agungkan kapital itu 
sendiri..menyedihkan!!

 
  Kalau kito cermati Pedagang Kaki Limo (PKL) nan ado disumbar dan kito data 
pitih nan baputa di PKL tersebut indak labiah ketek dari PAD sumbar itu 
sendiri. baitu pulo PKL nan ado di Jakarta dan kota-kota besar lainnya nan jadi 
spesialisai pedagang minang rantau. Disatu sisi mereka iko mendatangkan 
perputaran uang nan sangaik gadang disi lain kepentingan mereka selalu dan 
selalu tidak terakomodir dima sajo di negara ko.


  Salah satu penanganan PKL nan cukuik berhasil adolah di cirebon dibawah 
advokasi Fahmina Institute. Mereka melakukan penguatan kelembagaan dan usaha 
PKL. Mengapa kelembagaan dulu ? karena setiap isue yang berkembang musti 
dilembagakan komunitasnya untuak menentukan tujuan serta perangkat perjuangan. 
Singkek carito PKL nan biasonyo termarjinalkan kini alah mandapek tampek nan 
semestinyo. Mereka dilindungi oleh perda, mendapat bantuan keuangan sekian 
milyar dari pemda sehingga permodalan bisa teratasi bahkan mereka mampu 
mendirikan koperasi PKL yang mampu meringankan beban anggotanya. Jadi sasuai 
pepatah kito "dima tumbuah disitu disiangi" dima permasalahan  tumbuah disinan 
program kongkrit nan kito lakukan.


  Sepanjang pengamatan ambo perantau minang mayoritas adolah PKL dan pedagang 
kecil menengah..PKL nan dima sajo di indonesia ko termarjinalkan..tamasuak di 
Blok M, padang, bukik tinggi, bahkan tanah abang dan pasa turi.  Dan itulah 
lahan nan seharusnyo dipikiakan dek cadiak pandai, niniak mamak, urang kayo, 
urang bagigi, urang babadia di rantau ko. Baa caronyo membela mereka iko..baa 
caronyo hak-hak mereka sebagai publik indak dibao lalu sajo dek 
penguaso..tamasuak mamak kito sutiyoso dan salanjuiknyo Bowo. Lalu apokah 
relevansi SSM 2007 jo realito iko ? 
  Mungkin itu dulu da Z..
   
  salam
   
  

Z Chaniago <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum Ww
  
 Ben...., kiro-kiro apo akar permasalahannyo dan apo solusi nan Benny tawarkan ?
  
 Wassalam
Z Chaniago -
 
 Pada tanggal 03/09/07, benni inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> menulis:  Sanak 
sadonyo  sadar atau tidak perubahan itu terus berjalan, masalahnya apakah 
perubahan itu cocok atau tidak dengan selera kita sesuai atau tidak dengan 
mindset kita. Apabila kita atau sekelompok orang yang berpikiran sama dengan 
kita menghendaki perubahan yang lain dari yang berkembang dimasyarakat maka itu 
memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Tidak ada perubahan damai yang 
instant. James Prochaska dan Carlo Diclemente mempunyai konsep Stages to Change 
Model pada tahun 80an. Konsep ini berguna untuk memahami perubahan perilaku 
dimana kedua pakar ini melihat perubahan prilaku adalah proses yang meliputi 5 
tahap yaitu prakontemplasi, kontemplasi, persiapan, tindakan dan pemeliharaan. 
 
 


-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak - Kaganti sawah jo ladang 
  
 


       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke