Assalamu'alaikum wr.wb.

Postingan Konsep dari pengurus DAMI, waktu DAMI baru launching...

 Konsep DAMI

Nenek moyang kita  mencetuskan suatu konsep yang mereka namakan Hak Ulayat
agar urang Minang tidak miskin, Karena Hak Ulayat berbentuk tanah dan banyak
yang telah amburadul Sekarang kita bangun berbentuk dana dengan prinsip yang
sama Tidak boleh dibagi bagi tetapi dikembangkan dan dimanfaatkan untuk
kemaslahatan bersama  Hanya saja sukunya sekarang adalah suku Minangkabau .

Secara sederhana tidak perlu dengan penjelasan macam macam.  Urang Minang
oleh  nenek moyang kita  diajarkan dan dibekali harta bersama  yang namanya
HAK ULAYAT  yang tidak boleh dibagi bagi dan diperjual belikan. Ini yang
dikagumi pakar asing dalam banyak literatur, yang mereka namakan  community
social fund.  Berhadapan dengan itu pada laki laki Minang diajarkan
marantaulah bujang dahulu karano  dikampuang baguno balun .Orang yang bijak
akan mengartikan,  semiskin miskin urang Minang, mereka punya cadangan  agar
tidak miskin, tidak jadi buruh tani, tidak jadi pekerja seks, tidak ada yang
busung lapar dll. Bahwa  profesi utama urang Minang manggaleh adalah
pelaksanaan  ABSSBK.  Bukankah Nabi Muhammmad  sendiri adalah pedagang..
Nenek moyang kita juga mengajarkan  setinggi tinggi tabang bangau baliaknyo
ka kubangan juo,  setidak tidaknya ingat akan kubangannya Dilengkapi lagi
dengan anak dipangku kemenakan dibimbiang urang kampuang dipatenggangkan
Dalam kaitan ini jelas landasan solidaritasnya, kabukik samo madaki kalurah
samo manurun dst,. Ini bukan slogan tetapi sesuatu yang diajarkan dan
diamanahkan  agar dilaksanakan

Karena itulah  dahulunya  orang Minang hebat hebat, selalu jadi pelopor
bahkan dalam mendirikan Republik ini. Apa yang diutarakan diatas  adalah
ciri atau jati diri yang merupakan  pandangan hidup urang Minang. Cara
berpikir.. Kebanggaan urang Minang

Membangun ulayat baru dengan Dana Abadi

Prinsip dasar Menggali dan menyempurnakan keunggulan kita dengan  belajar
dari pengalaman  Salah satu keunggulan adat budaya Minagkabau adalah  kita
punya  harta bersama yang namanya HAK ULAYAT, yang melarang urang Minang
miskin dan sekarang sudah amburadul  Hak Ulayat seharusnya dikembangkan dan
mampu memberikan manfaat sebesar besarnya bagi anak keturunan urang Minang.
Menebus dosa dan kesalahan dengan bentuk membangun DANA ABADI  Dana Abadi
atau Ulayat Baru ini akan berasal dari sumbangan anak nagari,  baik  yang
ada di Ranah maupun yang ada dirantau  ic. luar negri ( asumsi saja : kalau
kita mampu menggugah untuk tahap awal ini sebanyak 1 juta keluarga Minang  -
1 keluarga dengan 2 anak jadi 4 orang - masing masing 2000 rupiah sebulan -
sama dengan 1 kali parkir -  atau dibulatkan 25 000 rupiah setahun ) maka
akan terkumpul setahunnya sebanyak 100 M  tiap tahun  Kalau urang Miinang
ada 12 juta,  rasanya  asumsi diatas akan dapat kita capai. Apa yang tidak
mungkin kita lakukan dengan dana sebanyak itu yang akan mempunyai
multipliier effect pada investasi lapangan kerja pendidikan SDM dll Rasanya
ini bukan mimpi tetapi sesuatu yang mungkin kalau kita mau

Sebagai Dana Abadi yang Hak Ulayat Baru,  merupakan aset bersama baru suku
Minangkabau.  Dana ini tidak boleh berkurang tetapi akan terus bertambah
tiap tahunnya, Dana tsb  akan  ada di bank bank yang dipercaya,
dimanfaatkan bagi pembangunan dan akan diawasi secara mdern ketat dan
trasparan.  Dengan 100 M kita akan mampu membangun  apa saja,  sehingga
dalam 20 tahun akan ada proyek proyek besar ditiap kota dan kabupaten
Akibat lebih lanjut adalah terjaminnya pertumbuhan pembangunan, peningkatan
lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan dll., Bunganyalah
yang  dengan asumsi 100 M tsb akan menjapai 10 M setahun akan terus
bertambah pula seiiring dengan akumulasi dana abadi yang akan digunakan bagi
program kemasyarakatan  seperti bea siswa  pengembangan adat budaya  dll.
Dengan dana ex bunganya ini saja  kita akan mampu  menyusun program macam
macam bagi hari depan etnis ini . Ini bukan mimpi tetapi sesuatu yang
realistis kalau kita mau. Bisakah urang Minang kembali jadi pelopor
berjemaah memperbaiki
nasib dengan dana sendiri DANA ABADI.

Dari perjalanan yang panjang kita harus memulainya dengan km pertama. Gebu
Minang telah menunjuk Prof Buchari Alma sebagai Ketua Bidang Dana Abadi ini.
Bapak H Gawawan Fauzi SH MM Gubernur Sumatra Barat dan Ketua Gebu Minang
Mayjen Asril Tanjung justru telah membuka rekening di Sumatra Barat Uang
masuk ke Bank di Sumatra Barat Pengurus Dana Abadi membukukannya di Bandung
dan menyempurnakan laporan melalui internet dan surat kabar
Ini kerja besar yang tidak mungkin sekali sempurna Menunggu semua setuju
adalah tidak mungkin.Improving by doing doing by inpoving Yang sangat
diperlukan adalah nawaitu kita merubah nasib dengan memberikan kepercayaan
dan mengawasi secara ketat dan transparan atas apa yang dilakukan.ini.Yang
perlu dowaspadai adalah  sifat jelek angek angek cirik ayam, ego yang
terlalu gadang, sulit bersinergi maliek segala sesuatu dari segi negatifnya
saja. Kalau ini tidak diwaspadai  halangan kecil saja bisa jadi bencana

Semoga Allah SWT. memberkahi niat dan upaya yang baik ini Amin

Mulai dari hal yang terkecil
Mulai dari diri sendiri
Mulai saat ini

Untuk jelasnya silahkan kunjungi website :
www.danaabadi.org


Mohon maaf kalau ambo ikuik maagiah wacana. Kalau dari namonyo DAMI yang
artinyo *Dana Abadi* Minangkabau Internasional, bisa kito terjemahkan bahwa
*Dana Abadi indak buliah dikurangi tapi buliah ditambah*. Jadi menduplikasi
ka Tanah Ulayat dimano tanah pusako tinggi tu indak buliah dijua (kecuali
ado 4 Hal yang mengharuskan tanah ulayat ko dijua menurut adat Minang,
misal, mayik tabujua di tangah rumah, dll). Tapi Tanah pusako buliah
digadaikan. Bagitu juo DAMI, dana ko buliah dipinjamkan untuak pembangunan
daerah (dengan mengikuti program pendanaan oleh Bank, misal Kredit Usaha
Kecil, Kartu Kredit, dll semua murni program keluaran Bank yang tidak bisa
diintervensi oleh DAMI) dengan syarat ado hasil tambahan/manfaat bagi DAMI
dari dana yang dipinjamkan tadi. Karano DAMI bukan fund management/bank,
maka dana DAMI tadi (supayo batambah dan dan terjamin peningkatannya)
disimpan/diinvestasikan ka Bank-bank yang dipercaya.
Mengenai dari program kemasyarakatan, hanyo buliah didanai oleh DAMI dari
bunga investasi di Bank. Asumsinyo, kalau DAMI punyo dana di Bank Rp 100 M
dan regulasi BI bungan Bank 10%/tahun, mako di akhir tahun DAMI punyo
tambahan kas/manfaat Rp 10 M dipotong pajak dan biaya operasional DAMI.
Artinyo hanyo Rp 10 M ko lah yang buliah dipakai untuak program
kemasyarakatan tadi (beasiswa, pengembangan budaya, dll). Mengenai Dana awal
yang dijadikan Dana Abadi/Hak Ulayat Baru, iko indak buliah diusik untuk
dikurangi, kalau ado yang nio pakai silahkan pinjam ka Bank melalui program
kredit keluaran Bank yang indak diintervensi oleh pengurus DAMI.

Mengenai usulan untuak Beasiswa anak yang tidak mampu patang ko dan
pendanaan pendampingan hukum bagi pelaku penculikan Raisha Ali, kalau ambo
pribadi menilai, DAMI belum mampu ikut membantu karena dengan manfaat dana
yang ada sekarang Rp. 237.820.000 yang belum berumur 1 tahun, kalau pun
diasumsikan telah diinvestasikan ke Bank selama 1 tahun dengan bunga 10%,
artinya DAMI baru punya tambahan kas  Rp 23.782.000,-.
Karena DAMI juga membutuhkan biaya operasional untuk maintenance dan
sosialisasi. (Yang saya tahu dulu untuk sosialisasi ke berbagai daerah,
pengurus DAMI mengeluarkan dari kocek pribadi).

Mungkin setelah membaca konsep DAMI di ateh baru kito bisa memutuskan apo
harus mendukung DAMI atau berinfaq ke Dompet Duafa, Bazis, dan badan-badan
amal lainnyo (yang setahu ambo, dana yang ada di badan-badan amal ko baru
tersalurkan < 30% dari total dana umat yang diamanahkan ke mereka, yang ~
70% lai mengendap di Bank dan Yayasan)

wassalam
Reza

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke