wa'alaikum salam, Seorang kawan coba menjawab, tapi saya juga gak tanggung jawab kebenarannya.
wassalam erwin z On Thursday 13 September 2007 14:59, amal wrote: > Jangan Berbuka Puasa Dengan Yang Manis Email ini ada dimana-mana tp gak ada yg bantah walaupun tulisannya ngaco. Penulisnya kl gak salah Herry siapa gitu > Dari Anas bin Malik ia berkata : "Adalah Rasulullah berbuka > dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak > terdapat Rutab, > maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak > ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan > Abu Dawud) > > Nabi Muhammad Saw berkata : "Apabila berbuka salah satu kamu, > maka hendaklah > berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka > berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci." > Nah. Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat > kurma, beliau berbuka puasa dengan air. > > Darimana asalnya sebuah kebiasaan berbuka dengan yang manis? > Tidak jelas. > Malah berkembang jadi waham umum di masyarakat, seakan-akan > berbuka puasa > dengan makanan atau minuman yang manis adalah 'sunnah Nabi'. Penafsiran itu sah-sah saja. Kurma kan manis. Mosok mengartikan hadisnya harus literal? Lantas artinya shalat pake songkok itu gak bener karena nabi itu pakenya sorban? > Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis. Dimana-mana kurma mah manis. Yg segar malah lebih manis. > Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat tinggi tapi > berkalori rendah, sehingga tidak menggemukkan (data di sini dan > di sini). > Tapi kurma yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan > di bulan Ramadhan sudah berupa 'manisan kurma', bukan lagi > kurma segar. > > Manisan kurma ini justru ditambah kandungan gula yang > berlipat-lipat kadarnya agar awet dalam perjalanan ekspornya. > Sangat jarang kita menemukan kurma impor yang masih asli dan > belum berupa manisan. Kalaupun ada, sangat mungkin harganya > menjadi sangat mahal. Hehehe.. Manisan? dr Cianjur kali. Kurma itu tidak bisa busuk karena kandungan airnya yg sedikit jd gak perlu diawetin kyk manisan. Dlm waktu yg lama, kurma hanya akan mengering dan kandungan vitamin C-nya akan menguap. Makanya ada kurma segar (Rutab) dan ada kurma yg udh lama (Tamr). > Kenapa berbuka puasa dengan yang manis justru merusak > kesehatan? > > Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma, > sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah karbohidrat > kompleks, bukan gula (karbohidrat sederhana). Karbohidrat > kompleks untuk menjadi glikogen, perlu diproses sehingga makan > waktu. Sebaliknya, kalau makan yang manis-manis, kadar gula > darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak sehat. > Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli, naiknya > pelan-pelan. Logikanya kebalik begini. Justru karena orang berpuasa kehilangan energi dan karenanya pertama berbuka justru harus makan makanan manis yang menyediakan energi dlm bentuk simple karbohidrat yang bisa langsung diserap oleh tubuh. > Para praktisi fitness atau pengambil gaya hidup sehat, akan > sangat menghindari makanan yang memiliki indeks glikemik yang > tinggi. > Sebisa mungkin mereka akan makan makanan yang indeks > glikemiknya rendah. Kenapa? Karena makin tinggi respons insulin > tubuh, > maka tubuh makin menimbun lemak. Penimbunan lemak tubuh adalah > yang paling dihindari mereka. Nah, kan ketahun kalo penulisnya suka bodybuilding. Yg takut gula dan garam itu ya cuma bodybuilder. Gak nyambung juga. Apa lantas lemak jd menumpuk kalo berbuka dgn kolak? > Nah, kalau habis perut kosong seharian, lalu langsung dibanjiri > dengan gula (makanan yang sangat-sangat tinggi indeks > glikemiknya), sehingga > respon insulin dalam tubuh langsung melonjak. Dengan demikian, > tubuh akan sangat cepat merespon untuk menimbun lemak. > Pantas saja kalau badan kita di bulan Ramadhan malah makin > terlihat seperti 'buah pir', penuh lemak di daerah pinggang. > Karena waham umum masyarakat yang mengira bahwa berbuka dengan > yang manis-manis adalah 'sunnah', maka puasa bukannya malah > menyehatkan kita. Kok jadi menghina badan orang? Emangnya muslim yg baik perutnya harus kotak2? Lagi2 gak nyambung. Sy blm pernah denger ada orang langsung jadi 'buah pir' sehabis puasa. Orang jadi 'pir' bukan karena buka puasa pake teh manis, tapi karena gaya hidup tidak sehat, makan tidak terkontrol dan tidak berolahraga > Kenapa nasi ? > Lha, nasi adalah karbohidrat kompleks. Hahaha... ini argumen paling ngaco. Penulisnya sendiri yg nerangin kebalikannya. Nabi justru menghindari makan makanan berat ketika berbuka karena akan melemahkan tubuh. Nasi itu karbohidrat komplek, jadi butuh waktu lama bagi tubuh untuk mencernanya alias gak bisa langsung diserap. Karena karbohidrat komplek, tubuh juga terpaksa bekerja keras utk mencernanya menjadi glikogen. Makanya abis makan nasi, badan jadi lemes dan ngantuk. Biasanya pgnnya langsung tidur jd gak sempet shalat magrib, isya dan tarawih. > Banyak orang di bulan puasa justru menjadi lemas, mengantuk, > atau justru tambah gemuk karena kebanyakan gula. Lha, baru dibilangin. Yg bener penyebabnya bukan kebanyakan gula tapi pola makan yang serampangan. Mau buka puasa pake yg manis, yg pahit, yg asem, yg asin, yg sepet, yg nano2 terserah aja. Yg penting jalani gaya hidup sehat. Gitu aja kok repot. On Wednesday 12 September 2007 09:55, Syaiful - Opr. Eng MFE \(syaifu\) wrote: > Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuhu.. > Besok kita sudah mulai berbuka puasa, tapi kejelasan yang ditulis sanak > Jumardi ini kok belum ada yg merespon dimilis ini yaa.. ? Antah segan > merombak tradisi (dibidang makanan), antah memang belum dapat referensi > penunjang nih ! " Mohon maaf lahir bathin, selamat menempuh Ramadhan 1428H > " > Wassalamu'alaikum warahmatulahi wabarakatuhu.. > Eful 45+ > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
