Duh Saya sampai berlinang air mata   membaca tulisan Bapak Suheimi
ini,,
bangga saya dengan sosok beliau ini, karena dgn situasi yg sangat
mengacam nyawa ini,,beliau juga tlah menyelematkan  orang ; nyawa dari
Ibu yg melahirkan N bayi perempuan, yg lahir dgn selamat..saya sangat
merasakan sekali,,dgn kegetiran yg ada,,krn  dalam kepanikan orang2 yg
lari sana sini dan saling menyelamatkan diri sendiri,,tapi
beliau,,dalam keadaan perut yg kosong dan dalam menjalankan ibadah
Puasa,, malah bertahan n berusaha menyelamatkan Jiwa orang Lain,,tak
ada kata yg bisa dilontarkan ntuk beliau ini,,selain; BELIAU ADALAH
PAHLAWAN,,pahlawan yg tak takut mati,,.!

Semenjak terjadinya tsunami di Aceh n nias dulu,,masih terasa duka yg
dalam di hati,,
Saya sering melihat hasil rekaman tsunami di You tube,,dan setiap saya
melihat itu, selalu air mata jatuh tanpa disadari dan tiba2 saya sdh
tersedu2 sendiri,, menangis,,,dan sekarang tlah tiba pula  Cobaan yg
sama,,Sedih,,,duka,,,dan Pilu sekali.....
untung Tsunami tidak ada..Dan semoga benar adanya..kalo sekarang Gempa
itu ntuk terkahir dan terakhir kalinya..

     ***Barusan saya menelpone orang tua yg lg di Padang,,dan bertanya
bagaimana dgn keadaan kelurga di padang,,semua aman,,tapi malah
kasihan,,kena trouma yg kuat,,sampai detik ini blom ada yg  berani
pergi belanja ke pasar padang,,n selama menjalankan ibadah puasa,,hny
bertahan berbuka  dan sahur, dgn lauk pauk yg ala kadarnya,,(pk ikan
sapek pake nasi  tok  sajo,,ndak ado yg lainnyo,, kato ibu
tadi,,),,duh kasian bana mandangaannyo,,walopun sdh dikasih tau kalo
tidak apa2 kepasar,,tapi yg namanya ketakutan tak mau juga
kepasar,,yah apaboleh buat,tapaso sajo suruah saba,, n hati2
taruih,,dan  jgn talampau panik,,

YA TUHAN.. TABAHKANLAH DAN KUATKANLAH  HATI SODARA2KU YG TERKENA
MUSIBAH TANPA HENTI HENTINYA.DI PULAU SUMATERA INI..

Amin..

 lagi Ikut berduka yg tiada laranya..



On 14 Sep, 11:58, suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> BAYI DAN GEMPA
>   Oleh : K Suheimi
>
>   Bayi seakan tak peduli dengan gempa, tidurnya nyenyak, Oksigen masih 
> terpasang di hidungnya mengalir terus. Bayi itu seakan-akan tak menghiraukan  
> bahaya apa yang akan menimpanya, Guncangan gempa semakin keras, teriakkan 
> ibunya diluar Rumah Sakit yang telah lari lebih dulu  juga semakin keras.. 
> "Bayi saya".  "bayi saya" tolong selamatkan, lolongnya
>   Saya yang hanya pakai sarung, kerna waktu gempa itu saya tidur- tiduran 
> sambil mendengarkan metro TV yg membahas puasa dan gempa. Saya bersama istri 
> berlari dan menyelamatkan bayi berikut membawa o2 untuknya. Ibu yang menunggu 
> di halaman RS Bunda tampak pucat, wajah kecemasan dan ketakutan 
> menghantuinya, Betapa tidak kecemasan akibat gempa tadi malam belum lagi 
> hilang.  Pagi ini dihoyak gempa yg lebih keras dan lebih lama dan menakutkan.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke