Ima, itu namonyo panyakik SMOS (susah mancaliak orang sanang - sanang
mancaliak orang susah).

Mungkin Ima, tidak kulonuwun dulu dengan Kepsek nan lamo sewaktu Ima mulai
karajo di sekolah/madrasah itu pulang dari Cayro, apo lai beliau pangkek
nyo randah tapi kakuasaannyo di sekolah itu tinggi. Ima cerdas samantaro
beliau agak .... dikit. Ima punyo network nan laweh samantaro beliau
ibarat katak dalam tampuruang, Ima energik samantaro beliau alah tuo
panyakik'an pulo. Dan lain-lain nan kalau kito taruihkan bata pulo puaso
kito. Mari kito su'udzon sajo. Saran mantan Menteri agamo Buya Quraish
Sihab tu patuik dipertimbangkan. Memang kalihatannyo alun ado guru dari
madrasah nan pai sikolah S3 manjadi doktor, paliang2 disuruh sikola S1.
Jadi tampek tagak Ima nan kini ko indak cocok, pindahlah ka IAIN atau ka
Kopertais.

Aturan birokrasi di dunia ko memang saroman itu apolai di negara kito nan
kito cintai ko.

Salamaik bajuang....

Wassalam,
HM Dt.MB (50+)
>
> Mbak Rahima.
>
> Peristiwa yang Mbak alami sama dengan yang dialami adik saya.
> Adik saya dapat beasiswa untuk study S-2 ke Australia dari Word Bank. Adik
> saya ini dosen pada  Fakultas Kedokteran dari salah satu Universitas di
> Jkt
> yang bernaung dibawah Depag ( FK pertama dibawah Depag )
>
> Setelah pihak Universitas penerima menyatakan YA tiba-tiba surat izin dari
> DEPAG tidak bisa keluar sementara DIKTI minta surat izin dari DEPAG dimana
> adik saya ini bernaung.
>
> Alasannya karena lintas departement maka beasiswa tidak bisa diterima
> DEPAG.
> Pada hal dari 200 orang yang test diseluruh Indonesia hanya 3 orang yang
> dinyatakan lulus. Alangkah disayangkan peraturan dan kebijakan yang kaku.
>
> Padahal semua surat menyurat untuk keberangkatan ke AUS sudah disiapkan.
>
> Ternyata untuk mencerdaskan bangsa saja banyak pihak yang enggan membantu.
>
> Wassalam
>
> Dodi- Mdn
>
> ----- Original Message -----
> From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, September 25, 2007 11:08 AM
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Luar Biasa peraturan di Indo ini.
>
>
>>
>> Banyak yang mengatakan pada saya seperti itu.Tapi
>> benar-benar  aneh sekali ketika saya minta izin kepada
>> kepala sekolah, untuk mengambil S3,disuruh ke Kanwil
>> Padang, orang di Kanwil Padang bilang. ngak mungkin
>> bagi PNS yang berada di kawasan  Madrasah mengambil
>> S3, kecuali dapat bea siswa dari Depag atau cuti
>> diluar tanggungan negara.Saya bilang, kalau begitu
>> kesempatan saya ambil S3 karena saya di Madrasah,
>> tidak di PT ngak ada?Jawab Kepala Mapendais itu:"Iyah,
>> tidak ada, kecuali dua syarat itu".
>>
>> Kemudian saya bilang, kalau saya dapat bea siswa dan
>> dipanggil sendiri oleh Al Azhar, dibiayai Al Azhar
>> juga ngak bisa? Jawabnya "Ngak bisa, harus bea siswa
>> Depag."Innalillahiwainnailaihi raaji'un saya pikir",
>> beginikah pemikiran pejabat Sumbar, orang ambil S3
>> dengan bea sendiri, atau bea siswa Al Azharpun ngak
>> boleh, hanya karena saya PNS dilokasi  Madrasah, bukan
>> di PT.Bisanya saya mendapat bea siswa dari Depag tok,
>> sementara Depag, ngak ada kasih bea siswa untuk S3
>> bagi Madrasah.(Saya pikir, ini mah, peraturan Gila,
>> alias sinting, binti  sewot)
>>
>> Saya bilang lagi:" Kalau saya minta rekomondasi dari
>> PT agar saya mask bea siswa gimana?" Jawabnya juga
>> "Ngak bisa"Innalillahiwainnaailaihi Raaji'un.Apa
>> memang begini peraturan di Depag?  Wah,..kalau iyah,
>> saya ingin mengajukannya sekaligus kementeri Agama.
>>
>>        Kalau Menteri Agama juga berfikiran semacam
>> itu. Iyah..Innalillahiwainnaailaihi Raaji'un  untuk
>> kesekian kalinya atas apa yang terjadi dengan bangsaku
>> ini,(inilah pikiran saya).Masak orang mo ambil doktor,
>> kagak boleh, karena alasan saya PNS di Madrasah,
>> bolehnya hanya bea siswa dari Depag lagi, ngak bleh
>> dari mana-mana, ngak boleh biaya sendiri, atau cuti di
>> Luar Tanggungan Negara.
>>
>> Tapi saya ngak mau ribut2 dulu, saya dah telfon Pak
>> Quraish Shihab, beliau mantan menteri Agama RI, dan
>> akan menemui beliau langsung, beliau menyarankan saya
>> pindah ke IAIN.IAIN Padang, Pak Siradjuddin, rektor,
>> dah terima saya, yang repotnya adalah Pak kepala
>> sekolah, entah kenapa, saya  ngak tau, mau apanya
>> beliau dari saya, pindah kagak boleh, izin belajar amb
>> il S3 kagak boleh.Saya akan telusuri dulu jalan yang
>> aman.
>>
>> Wassalamu'alaikum.Rahima



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke