Dunsanak ambo Boby Lukman Maafkan ambo indak akan berdebat mengenai surat anda. Mohon apa yang ambo utarakan salamo ko jangan dirembetkan dikaitkan ka nan lain Tolong baco email ambo ka dunsanak Rakayo Mulia. Ambo memang sejak ketek diajari JANGAN BOSAN kalau memperjuangkan sesuatu Masalah PROMOSI dan INFORMASI begi Pariwisata AMAT PENTING - iko pendapat samelis ko . Inilah MASALAH yang ambo utarakan salamo ko Jaga orang jangan punya kesan jelek pariwisata Sumbar Itu lebih banyak tergantung pada pimpinan yang bertanggung jawab Lebih baik kita ribut didalam Ambo sangat sedih mendanga mahasiswa Bandung menyampaikan tanggapan Kep Dinas Sumbar yang mengecilkan Pulang Basamo sedunia yang beliau anggap sebagi sekedar pulang kampung Itu ado dimelis ko bukan dari a,mbo
Ambo sekali kali TIDAK PERNAH mengutarakan tidak setuju FGD. Ambo tidak pernah mengometari Akademi Pariwisarata dalam kaitan SOTK Mungkin anda seorang anak muda yapi mohon agar tidak mengada ada Bukannya ambo indak pernah bicara langsung dengan Bp Gamawan Mohon melihat masalah sebagai KEPENTINGAN MASA DEPAN NEGRI KITA Chaidir N Latief ----- Original Message ---- From: Boby Lukman <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, September 30, 2007 4:58:52 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Surat terbuka untuk Pak Chaidir CN Latief... Surat terbuka untuk Bapak Chaidir Latief... Assalamualaikum... Pak Chaidir latief yang saya hormati, sembah sujud saya kepada Bapak sebagai orangtua yang sangat dituakan di milis ini..beserrta salam kenal dari saya dan keluarga kepada Bapak... Pak Chadir, sebenarnya berat bagi saya untuk menuliskan surat ini, namun rasa itu terus mendesak saya untuk menyampaikannya... Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada atau tepatnya kegelisahan saya atas begalaunya postingan di milis kita...meski orang baru dirantau batuah ini, saya mengamati satu demi satu postingan dirantau. ada yang sangat religius dengan postingan yang membangkitkan gairah keimanan kita kepada Sang Maha Pencipta, ada yang cuma tukang jaga gegap gempita saja, namun ada juga yang begitu serius hingga banyak lainnya...Saya sendiri belum masuk peta dan berada dalam kelompok yang mana... Namun saya memberikan perhatian kepada postingan Bapak tentang masalah pariwisata di Sumbar, khusunya soal keberadaan akademisi dalam SOTK Sumbar khususnya dinas pariwisata, sepertinya Bapak sangat tidak puas atas penunjukkan akademisi itu...dan ketidak puasan itu Bapak sampaikan di milis ini dalam bentuk protes protes yang menurut saya (maaf kalau say salah) sedikit emosional dan mengandung sikap pesimis serta skeptis. Kewenangan penunjukkan pejabat di daerah, adalah kewenangan Kepala daerah Pak Chaidir, dalam hal ini Pak Gamawan Fauzi. Apalah daya kita sebagai orang luar dalam perkara ini...mau dipasang orang peternakan, pertanian atau siapapun, hal itu bukanlah urusan kita...urusan kita adalah memberikan masukan itu pun melalui sarana ini. Dan jika kemudian usulan kita diabaikan oleh Gubernur, tidaklah pula kita harus berkecil hati.. Masalah pariwisata di Sumbar adalah salah satu masalah yang saat ini dihadapi oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Kita sebagai perantau tentu ikut, namun dalam kapasitas sebagai pemberi advis saja. Keberadaan MAPPAS, MPKAS dan lain sebagainya itulah wadah kita untuk menyampaikan masukan atau bahkan pertimbangan dan kritik, namun saya perhatikan yang banyak Bapak sampaikan adalah sikap pesimis Bapak dan penolakan atas duduknya Profesor, Dr,Ir atau akademisi di dalam kabinet Gamawan.. Kalimat yang Bapak sampaikan juga terkesan bagi saya sebagai sebuah sikap yang sudah sangat tidak menerima dan menolak akan hal itu. sekali lagi Pak. apa hak kita...kalau usernya (Gubernurnya) suka kenapa pula kita ribut, bukankah pertanggungjawaban kinerja kepala dinas bukan kepada kita perantau,namun kepada kepala daerah dan kepala daerah bertanggung jawab kepada Rakyat. Saya berulang kali menyampaikan postingan soal pariwisata bahkan soal FGD, namun respon dari bapak yang saya harapkan justru tidak ada..bahkan jangankan dari Bapak, dari perantau yang sibuk berbicara berpostingan soal wisata justru tidak memberi respon soal itu, hanya Pak Syaf dan Bu Nur (Ketua dan Sekjend MAPPAS) yang merespon. kemana Bapak dan sanak sanak lainnya. Bahkan adik saya saudara Hasnul menuduh saya mencari popularitas di milis ini, tidak benar itu dan tidak pula ada maksud saya untuk itu. Bahkan ajakan FGD itu kemudian berubah menjadi ngopi bareng di Plaza Senayan. Bapak juga tidak mengingatkan agar kita semua fokus pada persoalan, Bapak malah diam seribu huruf. Ketika ada postingan dari perantau lain yang memposting soal keberhasilan daerah lain dan memimpikan andai Sumbar juga melakukan hal yang sama, Bapak justru muncul dengan postingan pendek yang kurang enak dibaca. Saya berharap banyak Bapak mau ikut serta memberikan sumbangan pikiran dan masukan terhadap rencana besar kita membuat peta potensi pariwisata dan membuat kalender iven yang jelas. seperti yang saya sebutkan, kalau Bapak saja sudah pesimis, kemana lagi anak anak muda di milis ini mencontoh... Semangat mereka yang kuat dan menggebu jadi luluh ketika Bapak justru menyerah dan tidak bersemangat seperti itu. Kalaulah profesor kita itu tidak bisa, kita bantu dia agar bisa..karena dia dunsanak kita juga..dan demi kebaikan kita juga..Bukan malah seperti ini...diam dan hanya bisa mengumpat saja. Demikian dulu Pak. saya sangat berharap Bapak kembali bersemangat bersama kami orang muda dan mentah ini...Bapak penunjuk jalan, kami yang bekerja... Salam hormat dan sembah sujud saya kepada Bapak... Jakarta, Sepetember 2007 Sidi Boby Lukman --------------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------------- chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote: kak studi banding kalua nagari io bagageh prof kito ----- Original Message ---- From: Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Cc: MAPPAS <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Sunday, September 30, 2007 1:13:50 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Toilet BIM No 9 , Ngurah Rai terbersih di Indonesia Masih lebih baguslah, kan lai indak nomor "pincik" do...:) Kalau mau mengalahkan Bali, study banding jangan ke Bali lagi dong? Changi, Schiphol dan Qatar sekalian... Kan labiah jauah... jauah labiah rancak mukasuiknyo...:D Salam, Nofrins zul amry piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: BIM masih perlu belajar banyak dan meningkatkan kinerjanya , apa perlu study banding ke Bali ? zul amry piliang (60 th )di jimbaran bali Sabtu, 29 Sept 2007 ( Radar Bali Jawapos Group ) DENPASAR-Perum Angkasa Pura (PAP) I yang mengelola Bandara Ngurah Rai mendapat penghargaan di bidang kebersihan toilet umum. Dari 12 toilet bandara di Indonesia, toilet bandara Ngurah Rai masuk kategori paling bersih. Penghargaan ini sekaligus melengkapi bandara Ngurah Rai sebagai bandara teraman (save), ternyaman (comportable) dengan pelayanan terbaik (service). "Yang membanggakan, bandara Ngurah Rai berhasil menyisihkan bandara internasional Sukarno-Hatta dan Juanda," ujar Humas PAP I Bandara Ngurah Rai Ahmad Munir kemarin (28/9). Menurut Munir, penghargaan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional toilet umum bersih yang dicanangkan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sejak 17 Februari 2006 di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Sebagai penyelenggara adalah asosiasi gerakan nasional toilet umum bersih. Sementara Bandara Intenasional Soekarno-Hatta hanya menempati peringkat IV setelah Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru yang meraih peringkat II dan Bandara Hang Nadim Otorita Batam yang meraih posisi III. Disusul berturut-turut Bandara Sepinggan Balikpapan menempati peringkat kelima, Bandara Hasanudin Makassar peringkat keenam, Bandara Juanda Surabaya peringkat ketujuh, Bandara Sam Ratulangi Menado peringakat kedelapan, Bandara Minangkabau Padang peringkat kesembilan, Bandara Supadio Pontianak peringkat kesepuluh dan Bandara Polonia Medan menempati peringkat kesebelas. Sedangkan Bandara El-Tari Kupang memperoleh penghargaan khusus karena melakukan usaha-usaha agar toilet umumnya bersih meski di tengah kesulitan mendapatkan air di lokasi bandara.(mus) Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV. Watch previews, get listings, and more! ____________________________________________________________________________________ Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
