Jangkrik & Uang Logam
  Oleh: K.Suheimi 
   
   
  Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya 
mendengar Radio Classy dengan judul Jangkrik dan uang logam.
   
  Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin, sebulan yang lalu kebetulan 
melahirkan di Rs Bunda. Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca 
saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati.
   
  Suatu hari, seorang dari desa mengunjungi temannya di kota,, Bunyi ribut 
mobil-mobil dan derap orang yang lalu-lalang sangat menganggu orang desa itu,, 
Kedua orang itupun kemudian berjalan-jalan , tapi tiba-tiba orang desa itu 
berhenti, menepuk pundak temannya dan berbisik, "Berhentilah sebentar,, Apakah 
kamu mendengar suara yang kudengar?"
   
  Teman kotanya itu menoleh ke arah orang desa itu sambil tersenyum, dan 
kemudian berkata, "Yang saya dengar hanyalah suara klakson mobil serta suara 
orang lalu-lalang,, Memangnya apa yang kau dengar?"
   
  "Ada seekor jangkrik di dekat sini dan saya bisa mendengar suara 
nyanyiannya,,"
   
  Teman dari kota itu mendengarkan dengan penuh perhatian, lalu 
menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata, "Saya pikir kamu hanya bergurau,, 
Tidak ada jangkrik di sini,, Dan seandainyapun ada, bagaimana orang bisa 
mendengar suaranya di tengah kebisingan jalan seperti ini?,, Nah ... sekarang 
apakah kamu bisa mendengarkan suara seekor jangkrik?"
   
  Lalu orang kota itupun menjawab "Ya! Ada satu ekor yang bernyanyi di sekitar 
sini sekarang,,"
   
  Tanpa berdebat panjang... orang desa itu berjalan ke depan beberapa langkah, 
lalu berdiri di samping tembok suatu rumah,, Di situ ada tanaman yang tumbuh 
merambat, kemudian ia memetik beberapa daun, dan memang di atas daun itulah 
terdapat seekor jangkrik yang sedang bernyanyi keras sekali,,
   
  Teman dari kota itu kini bisa melihat jangkrik itu, dan dia pun mulai bisa 
mendengar kan suara nyanyiannya,, Ketika mereka kembali berjalan-jalan, orang 
kota itu berkata kepada teman desanya, "Kamu secara alami bisa mendengar lebih 
baik dari kami,,"
   
  Mendengar hal itu , si orang desa itu tersenyum dan kemudian 
menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata, "Saya tidak setuju dengan 
pendapatmu,, Orang desa tidak bisa mendengar lebih baik daripada orang kota,, 
Sekarang lihat, saya akan membuktikannya padamu!"
   
  Lalu, orang desa itu mengambil uang logam dan menjatuhkannya di trotoar,, 
Bunyi uang logam itu membuat banyak orang menoleh ke arahnya,, Kemudian orang 
desa itu memungut uang logam itu dan menyimpannya kembali di kantungnya, dan 
kedua orang itu kembali berjalan-jalan,,
   
  Sambil berjalan , Orang desa itu berkata , "Tahukah kamu sobat, suara uang 
logam itu tidak lebih keras daripada nyanyian jangkrik tadi,, Meski demikian, 
banyak orang kota mendengarnya dan menoleh ke arahnya,, Di lain pihak, saya 
adalah satu-satunya orang yang mendengar suara jangkrik itu,, Alasannya tentu 
bukan bahwa orang desa bisa mendengar lebih baik daripada orang kota,, Tidak,, 
Alasannya adalah bahwa kita selalu mendengar dengan lebih baik hal-hal yang 
biasanya kita perhatikan,," 
   
   
  Untuk itu ingin saya petikkan sebuah firman suci Nya dalam Al Qur"an 
  Yaitu orang-orang Yahudi, mereka merobah perkataan dari tempat-tempatnya. 
Mereka berkata:"Kami mendengar, tetapi kami tidak mau menurutinya". Dan (mereka 
mengatakan pula):"Dengarlah" sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. 
Dan (mereka mengatakan):"Raa'ina", dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela 
agama. Sekiranya mereka mengatakan:"Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, 
dan perhatikanlah kami", tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, 
akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak 
beriman kecuali iman yang sangat tipis. (QS. 4:46)
   
  Padang 2 oktober 2007
     
  Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com 


       
---------------------------------
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on 
Yahoo! TV.    
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke