Ada yang kurang menurut ambo, yaitu LAPEK SAGAN atau LAPEK CILUIK (
campuran beras ketan yang sudah dimasak lalu diaduk dengan pisang gadang
yang sudah matang betul dan dicampur dengan tepung beras lalu dikukus )
Kalau lapek yang satu ini memang mintak ampun rasonyo.
Baa kecek urang dilapao, bacaruik caruik rasonyo, nan kecek katan inyo
nan kamek, baitu pulo pisang nan kecek inyo, inyo pulo nan manih,
antahlah indak dapek nan kadikecekan doh kalau soal masakan urang
minang.
SELAMAT HARI RAYA, MOHON MAAF LAHIR JO BATHIN
 

Wass. 
KAZUERMAN Sutan Sidi Rajo 

FHES Reps. - Reliability Engineering Maintenance - SLS. 
PT Chevron Pacific Indonesia 
A subsidiary of Chevron 
Minas, 28885 Riau - Indonesia 
Telp.(0761)991230. Fax(0761) 993440

HP.0812-754-6332 Business 

HP.0812-751-2563 

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of dutamardin umar
Sent: Thursday, October 11, 2007 8:42 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Nyicip Bubur Juara dari Padang


Nyicip Bubur Juara dari Padang

Jum'at, 21 Sep 2007 
ENTAH mengapa bubur khas Padang ini diberi nama kampiun. Mungkin sebagai
bentuk harapan dan keyakinan bubur ini akan menjadi kampiun (juara) di
dunia perbuburan. Nyatanya, bubur yang di Padang menjadi menu wajib saat
berbuka puasa ini memang benar-benar juara bubur. 
Betapa tidak, bubur kampiun adalah campuran dari berbagai macam bubur
yang masing-masing sudah enak. Yaitu bubur candil, bubur sumsum, kolak
pisang, sedikit pulut (ketan), kolang-kaling, dan srikaya, dalam kuah
santan bergula merah. Srikaya yang dimaksud di sini adalah semacam bubur
yang dibuat dari telur, santan, dan gula merah - versi yang hampir sama
dengan yang dipakai untuk selai roti, tetapi lebih kental dan lebih
merah kecokelatan. 
Bagi orang yang bukan asli Padang, bubur kampiun sebenarnya bukan
makanan asing sama sekali. Bubur sumsum,candil, kolak pisang, dan
srikaya, terdapat di berbagai daerah di seluruh Indonesia. 
"Mungkin bedanya kalau daerah lain takut main bumbu. Kalau Padang berani
pakai santan banyak, gula banyak," ujar Yanti, penjual masakan Padang di
Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta. 
Pasangan yang sedap untuk menyantap bubur kampiun adalah kue serabi
padang. Bedanya dengan serabi lainnya, serabi padang bentuknya lebih
besar dan menonjolkan rasa asli tepung beras. "Kalau serabi lain
biasanya sudah diberi aneka rasa seperti pandan, nangka, kokoa, dan
lain-lain," kata Yanti..Serabi padang ini memakannya juga dengan cara
dicelupkan ke saus gula merah (juruh). 
Yanti menjual semangkok buburnya dengan harga Rp7.000. Serabi padang
yang dijual Imelda harganya Rp3.500 per pasang. 
Surga Makanan 
Setiap bulan puasa, bubur kampiun bisa didapatkan dengan mudah di jalan
Kramat Raya. Tempat ini merupakan salah satu "surga" yang murah-meriah
untuk mencari berbagai hidangan lezat khas masakan Padang. Makanan dan
kudapan yang dijajakan terutama adalah masakan Kapau, yakni masakan
Minang gagrak Kampung Kapau, Bukittinggi yang dikenal dengan kekayaan
jenis gulainya. 
Puluhan lapak pedagang kudapan dan makanan tertebar di ruas jalan yang
tidak terlalu panjang itu. Beberapa meja makan dengan kursi-kursi ditata
di atas kaki lima. Siap menyambut para tamu yang akan berbuka puasa di
sana. 
Setiap penjual mempunyai hidangan andalan masing-masing. Misalnya, ada
satu warung yang paling terkenal dengan gulai tunjang (lutut dan kikil
sapi) dan gulai tambusu-nya. Tambusu adalah hidangan khas Kapau, dibuat
dari usus kerbau, diisi dengan campuran telur dan kentang. Ada lagi yang
menampilkan urap dan ikan bilis balado sebagai sajian utama. Di tempat
lain lagi diantre orang yang ingin makan ayam bakar dan ikan bakarnya.
Masing-masing pelanggan sudah tahu apa yang akan mereka cari bila mereka
berkunjung ke salah satu lapak. 
Kebanyakan para pedagang makanan di Kramat ini mulai berjualan dari
pukul empat petang. Pada jam-jam awal itu, kebanyakan orang membeli
makanan untuk dibawa pulang. Menjelang saat berbuka puasa, semakin
banyak orang yang berdatangan dan mengambil "posisi" di kursi-kursi yang
tersedia. Persiapan berbuka puasa sudah makin serius menjelang pukul
setengah enam. Minuman manis, berbagai kolak dan kudapan manis sudah
disediakan di meja. 
Kudapan yang paling populer adalah lamang jo tapai dan bubur kampiun.
Padahal, masih sangat banyak ragam kudapan lain yang tersedia untuk
berbuka puasa di sana. Seperti katupek katan yang khas Kapau, yaitu
ketupat ketan berukuran kecil yang dimasak dalam santan berbumbu. 
Ketupat ketan adalah versi rebus dari lemang. Santannya menjadi sampai
kental sekali dan merasuk ke dalam ketupat. Ketupat kentan ini bisa
dimakan sebagai dessert, tetapi juga bisa dimakan dengan lauk pedas,
misalnya gulai itik cabai hijau atau rendang. 
Kudapan khas Minang lainnya adalah lupis ketan, lapek bugis, serabi,
jongkong, keripik sanjai (dari singkong berbumbu pedas), dan karak
kaliang. Karak kaliang ini juga semacam kerupuk, dibuat dari campuran
tepung singkong dan sagu, digoreng dalam bentuk angka delapan. 
Para pedagang makanan di sudut Jalan Kramat Raya ini akan terus
berjualan sampai saat makan sahur. Selain untuk berbuka puasa, tempat
ini pun rupanya ramai dikunjungi orang untuk makan sahur pada dini hari.

Selama bulan puasa, terjadi kenaikan omzet hingga tiga kali lipat.
Yanti, misalnya, selama bulan Ramadan omzetnya bisa mencapai Rp3,5 juta
tiap hari. "Kalau hari biasa cuma Rp1,5juta sampai Rp2 juta,"ujarnya. 
Okky Puspa Madasari
 
http://www.jurnalnasional.com/?med=Koran%20Harian&sec=LAZUARDI%20RAMADAN
&rbrk=&id=15669







--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke