Assalamulaikum wr, wb, 
 
Sidang Palanta nan ambo hormati , 
 
Mohon maaf ambo susun jari nan sapuluh , sabaleh jo kapalo ….ambo haturkan 
sembah kabakek sidang palanta nan ambo hormati , ijinkan ambo membahas 
MAPPAS di rantau net ini walapun sudah punya bilik sendiri MAPPAS, dengan 
sangat terpaksa pakai kapling rantau net yang berperan besar dalam pendirian 
MAPPAS, demi meluruskan apa yang disampaikan dalam beberapa hari terakhir, 
tidak bermaksud menyampaikan Pledoi atau pembelaan dan pembenaran, ambo 
terbiaso berbicara berdasarkan Fakta dan Data serta bukti Otentik secara 
tertulis aspek legal , kecek rang gaek Jan berbicaro bagai surek indak 
babarih , ( maksudnya surat tidak ada barisnya itu khan suka ngawur dan 
ngaco ) atau istilah keren nya bagindo Hasnul “ Asbun dan Sotoy  “.
 
Terima kasih atas dukungan dan perhatian selama ini yang diberikan untuk 
MAPPAS sebagai organisasi sosial kita tidak dapat melaksanakan kehendak , 
sudah ada yang mau mengurusi saja sudah syukur alhamdullillah, atas dasar 
itulah MAPPAS selama ini berjalan, diundang rapat yang datang 3-4 orang ya 
tetap saja jalan, seperti yang ketum sampaikan dengan teori “Ikan panjangnya 
“ seberapapun dikarek inyo tetap banamo ikan panjang, MAPPAS bukan PT yang 
anggotanya bila tidak hadir rapat mendapat teguran atau sangsi, karena ini 
merupakan organisasi social tentunya kontribusi yang dapat diberikan adalah 
sisa – sisa waktu setelah mencari sesuap nasi dan semangkok berlian, asap 
dapur yang utama , baru  organisasi….. walau terkadang tuntutan situasi dan 
kondisi yang membuatnya menjadi terbalik , organisasi menjadi yang utama 
diurus karena menyangkut kepentingan orang banyak, tapi itulah konsekwensi 
pengurus, belum lagi untuk berjalannya suatu kegiatanpun disamping 
kontribusi pemikiran , waktu , kocek di rogoh pulo,walaupun sudah diminta 
kepada anggota dan pengurus lainnya tetap saja tidak mencukupi , karena yang 
memberikan kontribusi lagi – lagi Cuma  3-4  orang , dan orangnya itu – itu 
juga , kalau urusan merogoh kocek ternyata banyak yang “ saku bajaik”, hal 
ini dapek dimaklumi mungkin mereka tidak bisa memberikan kontribusi karena 
memang tidak punya dan tidak ada yang akan diberikan dan merekapun banyak 
kebutuhan , hal ini tidak harus dikeluhkan kalau bisa jalan ya jalan sesuai 
dengan anggaran yg terkumpul dan kalaupun pada akhirnya  itu harus 
ditanggulangi dan tidak menjadi beban,ya ditutup saja tanpa harus teriak – 
teriak whoooiiii ini kurang nih…. tapi khan katanya harus dilakukan dengan 
ikhlas dan itu tak perlu disebut  - sebut , iya toh …selama ini tidak pernah 
diungkap dan dengan sangat terpaksa hal ini harus dibeberkan biar jelas 
untuk dunsanak kasadonyo, itu khan salah satu bentuk konsekwensi dan 
pengorbanan pengurus…belum lagi harus mohon pengertian suami dan anak – anak 
karena harus ditinggal dan transport wara – wiri dan bolak – balik itu harus 
dengan pesawat, nginap di hotel, dll tapi semua dilakukan atas dasar suka 
dan senang sehingga tidak ada beban….enjoy aja….
 
Usia MAPPAS baru memasuki 9 bulan , sejak terbentuk nya MAPPAS tanggal 9 
February dan  Rakernas di bulan MEI 2007, belum ada yang di lakukan MAPPAS 
mungkin karena tidak capablenya yang duduk dikepengurusan , lain kali 
mungkin perlu dilakukan fit and proper test dulu untuk yang akan duduk 
dikepengurusan jadi tidak mengecewakan para pendiri  di kemudian hari, dan 
kesalahan tidak berulang…
 
Sanak Hadi , 
 
Sebagai salah seorang pendiri ( maaf tolong di ralat kalau salah teman – 
teman karena dalam notulen Rakernas MAPPAS tidak ada tercantum Nama Anda 
sebagai Pendiri  , berhubung karena anda sendiri yang menyebutkan kalau anda 
pendiri,   ya ambo hanya  mengikuti saja menyebutnya demikian apa susah nya 
sih , gitu aja kok repot ) tentunya anda tahu filosofi dan the way of life  
of MAPPAS, kalau memang sudah tidak sesuai dengan anggaran dasar dan rumah 
tangga MAPPAS , ya di bubarkan saja khan selesai….bentuk lagi baru, mumpung 
belum dibuat akte notaris dan penjualan saham ??? yang diusulkan sanak Reza.
 
Tanyo ambo ciek  sebagai seorang Pendiri ? kemana saja anda selama ini ? 
Rakernas anda tidak nongol , begitupun dalam rapat – rapat pengurus yang 
lain , saya punya absensi lengkap setiap kali pertemuan, dan rupanya sebagai 
pendiri anda juga tidak tahu kalau sudah merupakan komitment bahwa segala 
sesuatu disampaikan di milist baik itu undangan atau pengumuman laiinya 
,semua serba transparat, serba terbuka ,dan indak ado nan diandokkan, mulai 
dari yang penting sampai nggak penting semua ada di milist , jadi buanglah 
segala prasangka buruk itu jauh- jauh....... anda mengatakan sering kali 
tidak diundang adalah tidak benar , sebagai contoh acara Rakernas MAPPAS 
Palembang , Padang , saja  bisa ikutan partisipasi dan Pakanbaru pun nyaris 
demikian , adalah Aneh bila dikatakan anda tidak diundang dan semua undangan 
disampaikan secara terbuka dimilist, silahkansiapa yang ingin partisipasi 
ayo bergabung baik pengurus maupun bukan bahkan simpatisan, anggota dari 
rantau net kek , cimbuak net kek pada hadir....ops! maaf ambo lupo sebagai 
pendiri mungkin harus dengan treatment khusus diberikan undangan langkok 
sirih jo carano, mohon maaf sanak kalau itu nan diminta iyo indak talakik 
doh... ngga ada waktu untuk itu...jadi kalau awak nan indak bisa hadir jan 
kecek’an ambo ndak di undang , basalahan pulo urang nan 
maundang....aya...aya ....wae 
 
Mengutip yang disampakain Presiden Amerika JohnF Kenedy “ Jangan tanyakan 
apa yang  dapat Negari ini berikan untukmu , tapi tanyakan apa yang dapat 
kau berikan untuk Negara“, Ambo raso bilo berpikia jernih apo nan dapek 
disumbangkan dan kontribusikan itulah hendaknya nan harus ditanyokan kabakek 
diri sendiri, dari sekian banyak organisasi yang diikuti , apa hasil nyata 
yang telah dilakukan , maaf ya mungkin sudah merupakan trend di masyarakat 
ada orang yang suka namanya ada tercantum di berbagai organisasi dimana – 
mana aja ada namanya tatonggok, ini untuk menunjukkan prestise bahwa dia 
capable dan disemua tempat dia diakui, padahal kontribusi yang diberikan Nol 
besar, tidak jarang susunan kepengurusan diberbagai organisasi yang katanya 
gemuk ternyata di penuhi oleh nama orang – orang yang model beginian, ini 
yang harus dilenyapkan atau melenyapkan diri,ibarat buah busuk  masuk dalam 
hitungan jumlah , tapi tidak diperhitungkan..nauzubillah min zalik.  
 
Baiklah dunsanak, mencari seorang saudara yang mengerti dalam suka dan duka 
sangat sulit, mencari musuh seribu dalam hitungan detik dapat dengan mudah 
dilakukan, ibarek tangan nan ado kadanyo bilo di tetesi perasan air jeruk 
nipis , tentu pedihnya nggak ketulungan , co baitu pun seandainya hati awak 
indak bakada tentulah apo nan dikecekkan indak khan menyakikkan hati.
 
Ambo tidak bisa berpantun atau basajak , langsuang sajo  kalau ado nan salah 
mohon dimaafkan  menyambut hari rayo mohon maaf lahir dan bathin , sembah 
sujud ambo kabakek niniak mamak, cadiak pandai , bundo kanduang dan dunsanak 
kasadonyo.
 
Wassalamualaikum wr,wb
 
Salam,
Nuraini  
 
 
 
 
 
 


-----Original Message-----
From: ASLIM NURHASAN <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected], MAPPAS MAPPAS <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 9 Oct 2007 03:45:10 -0700 (PDT)
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Kesalahan berulang. Was: Re: ASITA SUMBAR


ambo sapakaik jo hadi.....
kato kuncinyo ambo raso adolah IKHLAS.
KUTIKO ado nan diandokkan dalam sebuah komunitas sosial sarupo MAPPAS,
tantu keIKHLASan alah lenyap
dan sarancaknyo urang nan bantuaktu diLENYAPkan,labiah rancak kalau 
maLENYAPkan diri


----- Original Message ----
From: ET Hadi Saputra <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]; MAPPAS MAPPAS <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, October 9, 2007 5:03:34 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Kesalahan berulang. Was: Re: ASITA SUMBAR


Assalaamualikum wr wb.
Kakanda Eltaf dan Om Aslim yang ambo hormati.
Da Thaf, mohon ampun ambo ka Kakanda. Tapi milist MAPPAS dibuek bukan untuak 
UBEK JARIAH PALARAI DAMAM, bukan untuk menghibur hati. Milist ini untuak 
kito badiskusi, bacakak, bacarito secara EGALITER dalam menghadapi masalah 
yang harus diselesaikan. MAPPAS dibikin karena kita merasa ada yang SALAH 
dengan pariwisata Sumbar. Milist ini bukan untuk mengibarkan berita berita 
bagus, propaganda atau promosi yang baik-baik saja. Tapi milist ini adalah 
kawah candradimuka bagi kemajuan pariwisata Sumbar.
Sebenarnya email ini dikirim ke RantauNet juga sudah salah. Email ini 
sebenarnya harus dikirim ke milist MAPPAS. Tapi okelah, kita bicara masalah 
MAPPAS. Begini;
Ketidaksamaan titik pandang adalah hal yang wajar. Jangankan awak nan hanya 
sekedar kenal. Urang nan badunsanak sajo alun tantu samo pikirannyo lai doh. 
Ado babarapo hal yang mungkin indak bisa samo samo awak pahami karena 
jauhnya jarak. Selain itu (bukannya menuduh, tapi kenyataan) ada sementara 
pihak yang tidak mau terbuka dan memaparkan seluruh informasi ke publik, 
Dalam hal MAPPAS misalnya. Saya saja sebagai salahsatu pendiri, seringkali 
tidak diundang rapat apabila yang mau diperbincangkan itu adalah hal-hal 
yang mungkin bakal dapat tentangan keras dari saya sebagai individu. Ini 
sebenarnya juga bisa diterima; karena kegiatan ini adalah kegiatan sosial. 
Ado se nan namuah mangarokan alah basyukur awak (menurut da Elthaf). Tetapi 
manuruik ambo, da Thaf. KALAU INDAK dikarajokan jo TULUS hati, lebih baik 
TIDAK USAH dikerjakan.  
Kakanda Aslim, mungkin bana istilah ‘malosoh’ ko, mungkin pulo indak. 
Mungkin karena alah beberapa tahun pulo kito bagaua, istilah ko mengalami 
perubahan arti. Bagi saya sekarang, justru semua orang alah malosoh. Alah 
panek ambo bakuliliang bacarito di biliak-biliak ketek. Tapi hasilnya: SEMUA 
orang tetap hanya ingin MALAKU-AN GALEH nyo surang-surang. Mangaritih ambo, 
Urang urang Minang yang sangat kompeten secara individu selalu gagal di 
tingkat komunitas.
Kakanda Elthaf, ambo tidak berniat membuat polemik. Dari sekian banyak warga 
di palanta Minang iko, ambo adalah salah seorang yang paling acceptable di 
kumpulan orang Minang manapun. Ambo pengurus Gebu Minang, Panitia awal 
TSM/SSM, ambo bagian dari kawan2 kito yg bagaua di Matraman, ambo bagian 
dari Task Force orang-orang Minang yang berjuang di tingkat pengambilan 
keputusan Internasional, Ambo juga (sebagaimana da Elthaf ketahui) masih 
sangat erat berhubungan dengan kawan-kawan SMA1, ambo pun masih ditarimo dan 
diundang babuko basamo di Istana Presiden, Istana Wapres, Pasar Inpres 
Senen, Tanah Abang sampai ka rumah da Rainal Rais di Pejaten Barat!.
Bagi Kawan-kawan sadonyo, saat ini saya sudah GERAH dengan kawan kawan nan 
suko manembak di ateh kudo. Ambo indak ka mancari musuah, tapi ambo raso 
alah mulai nampak keinginan untuak MANEMBAK DI ATEH KUDO, KUDOnyo punyo 
URANG, sudah tu KUDOnyo DIBUNUAH.
Antah lah antah…….kalau lai nan manembak diateh kudo, pabilo kudo panek 
diagiah makan, urangnyo diagiah pitih, alah mungkin sarupo sarugo dunia 
Minang ko.
Ambo hanya ingin sampaikan: kembalilah kepada NIAT TULUS membangun kampung 
halaman. Kalau diantara kita ada yang hanya sanggup berdoa, berdoa saja juga 
cukup. Kalau ada yang sanggup berbuat, berbuatlah sesuai kemampuan. Jangan 
yang hanya sanggup berdoa, IKUT IKUT an pula mancikarau-i kawan-kawan nan 
sadang panek. Bagi nan maraso gaek, alah tu. Ijan di paso an bana. Bagi nan 
maraso mudo, alah tu, ijan cimeeh sajo… kok di ago, lai ta karajo kan ????? 
Mohon maaf, ambo indakbiaso lempar batu sembunyi tangan. Lempar isu habis 
itu diam-diam. Mari lah kita selesaikan secara terbuka. Jangan hanya 
dipendam dan dibawa bergunjing berduaan
Wassalam Bil Maaf.
ET Hadi Saputra Katik Sati
Di komplek KOMPAS Ciputat.
 



From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On 
Behalf Of Elthaf (elthaf)
Sent: 09 Oktober 2007 15:13
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Kesalahan berulang. Was: Re: ASITA SUMBAR
 
Assalaamualaikum wr.wb.,
Sesama muslim adalah bersaudara, sasamo rang Rantau Net adolah badunsanak, 
sampaikanlah dengan caro rancak, 
Ambo mancaliak baliau-baliau, bapak Saaf, Pak Chaidir, Uda Nofrins, Add. 
Firdaus, Add. Ronald, Kkd.  Darul, Add. Miko, Add. Reza, Add. Herman, Add. 
Wis, Mak Ban, Mak Ban, buk Nur, dan masih banyak bapak, Ibu nan lainnyo lah 
bakuhampeh ingin mambangun kampuang awak untuak maju sasuai jo kemampuan dan 
daya upaya nan baliau miliki.
Lah banyak pengorbanan baliau, Pitih, waktu, perasaan, waktu jo keluarga, 
moril, materil, memang itulah maksimal usaho baliau, dan itulah nan lah 
dihasilkan dek baliau, 
Ambo macaliak baliau ka Padang , ka Pakanbaru dengan biaya pribadi, itu 
sadonyo demi kampuang awak nan awak cintoi.
Kalau KA Padang-Pariaman harus baranti, lah wajarnyoh, karano sampai sagitu 
maksimal usaho baliau, ndak mungkin lo da Nofrin tiok hari tagak disampiang 
masinih mangawal KA, kito bukannyo mancemeh, tapi malah kito harus tajun 
untuak mambantu, nan jaleh sejarah mencatat Kereta api pernah hiduik baliak 
Padang-Piaman dalam wakatu babarapo bulan. kudian baliau mambawo radio FM ka 
Padang panjang, satu usaho yang luar biaso, tanpa maminta pitih kito, barang 
tu lah ado di Padang panjang. bayngakan untuak caro manurunkan barang itu 
sajo di padangpanjang baliau harus manellpon ka sinan kamari, kaambo sajo 
baliau manelpon badiskusi baa caro manurunkan barang nan bareknyo 1 ton tu, 
Kudian baliau buek website Sumatera Barat jo biaya surang, baliau promosikan 
dnegan caro baliau sendiri lewat foto-foto mamajukan parawisata Sumatera 
barat, Apo para pedagang makanan, para supir travel, para tukang parkir di 
bawah jam gadang, dan para pelaku ekonomi di kampuang maagiah fee ka da 
Nofrins, tidak sanak, tidak pernah terpikirkan dek uda Nofrin untuak maminta 
baliak dari usahonyo ko doh, baliau ikhlas, baliau murni ingin mambantu 
kanpuang awak.
Untuak pak Saaf, di usia baliau nan tuo, baliau mancurahkan segala kekuatan 
baliau, networking baliau untuak mamajukan kampuang awak, bara kali kantua 
HAM baliau dipakai, lunak gigi pado lidah tu mah maminta izinnyo, semua 
untuak kito juo.
Ibu Nur, pai ka pakanbaru jo biaya sendiri, maninggakan anak-anak baliau nan 
masih ketek-ketek di jakarta , untuak sia, untuak kampuang awak uo.
Pak Chaidir, baliau di usia 68 tahuan mancurahkan pikiran baliau untuak awak 
juo.
Jadi kalau ado nan kurang atau mungkin alun maksimal dari hasil 
baliau-baliau, mari kito bantu, bantu jo waktu, jo tanago, jo moril, jo doa, 
paliang indak ANIANG sajo duduak manis se di suduik. jaan lasak pulo.
Kalau raso punyo peduli jo usaho baliau, kito bantu basamo-samo, janagankan 
KA Padang-Piaman, Padang Payokumbuah bisa tu mah.
Jujur sajo, ambo ndak mampu babuek sarupo nan lah disumbangkan dan nan lah 
dibuek dek Pak Saaf, pak Chaidir, Uda Nofrins, Bu Nur, Add. Hadi, Add. 
Ronald, Add. Miko, Add. Firdaus, Kanda Darul, Add. Reza, sanak Herman 
Jambak, Pak Aslim dan banyak lai bapak, ibu jo dunsanak nan lah berbuat yang 
terbaik untuak kampuang awak, untuak kemajuan Sumatera Barat.
Cieklai, HENTIKAN mail nan mamecah balah, ndak surang juo nan berhak 
menyatakan dan mengclaim dan mambuek kubu-kubuan, ndak ado kubu rantau-ranah 
doh, ndak ado kubu swasta -PNS doh, ndak ado kubu mudo-gaek doh. kalau 
kamangirtiak jaan disapuratoan dirambah habih sajo urang ko, jaan maateh 
namokan urang pulo.
Mari kito buek mailing list awak ko sajuak,  
Terakhir, ambo mohon maaf lahir dan batin ateh mail ambo ko, semoga di bulan 
baiak ko, ambo bisa introspeksi dan bisa menjalin ukhuwah islamiyah dan 
ukhuwah imaniyah sacaro labiah elok.
Padiah sanak, padiah tu mah dihantam di muko urang rami, malu tu mah 
sanak...
Terimakasih,
wassalam,
Elthaf
 
 
 



Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV. Watch previews, get listings, 
and more! 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke