Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
Disambuang baliak carito nan taanti dulu.
Wassalamu'alaikum
13. SULTAN-SULTAN PENGHUNI ISTANA DOLMABAHCE
Seperti disebut di atas, Sultan Abdul Majid adalah sultan yang pertama mendiami
istana megah dan besar itu. Sultan yang dinobatkan ketika masih sangat muda
ini, yang pernah berkunjung ke Eropah dan melihat istana-istana megah di Paris
dan di London, bertambah inspirasi dan semangatnya untuk membangun istana
serupa dengan yang dilihatnya itu. Menurut cerita, sultan yang masih muda ini
sering datang untuk melihat dan mengawasi sendiri pembangunan istana besar
tersebut.
Arsitek yang ditunjuk oleh sultan (atau mungkin oleh ibunya Bezmi Alam Valide
Sultan) untuk merealisasikan rencana besar itu bernama Karabet Amira Balyan,
seorang Armenia. Lima generasi dari keluarganya terkenal sebagai arsitek
kawakan. Karabet Balyan sudah pernah pula mengunjungi istana-istana megah di
seluruh Eropah dan khususnya Perancis dan Inggeris.
Kendala yang dihadapi Sultan Abdul Majid ketika membangun istana itu adalah
masalah keuangan. Kesultanan Ottoman kala itu berada dalam keadaan keuangan
yang kurang baik, sehingga untuk menyelesaikan pembangunan itu untuk pertama
kalinya sultan harus berhutang kepada bank-bank di Eropah. Istana itu dapat
juga diselesaikan, meskipun sultan sendiri menyadari bahwa istananya kalah
besar dengan istana yang pernah di lihatnya di London atau di Versailles.
Sultan Abdul Majid menempati istana besar itu hanya lima tahun dari
kehidupannya yang relatif pendek. Sultan muda yang sangat tergantung kepada
perdana menterinya tidak banyak mengurus negara yang ketika itu banyak sekali
menghadapi tantangan dan peperangan. Baik peperangan menghadapi negeri-negeri
yang ingin melepaskan diri dari kekuasaan Ottoman ataupun dari negara besar
Rusia yang sering menjadi saingan berat kekaisaran Ottoman. Untuk melupakan
segala macam tantangan dan kesulitan yang dihadapi kekaisarannya, sultan muda
itu menyibukkan dirinya dengan minuman keras dan menghabiskan hari-harinya
dengan dayang-dayang istana. Dia mempunyai 23 orang puteri dan 17 orang putera
yang dilahirkan oleh entah berapa orang selir disamping istrinya. Sultan Abdul
Majid mangkat dalam usia 38 tahun sesudah mengidap penyakit TBC.
Abdul Majid digantikan oleh adiknya Abdul Aziz, yang ketika dilantik berusia 31
tahun. Sultan Abdul Aziz dipersiapkan benar oleh kakaknya Abdul Majid untuk
menjadi sultan dengan melatihnya segala macam kemahiran. Dia berkuasa selama 15
tahun dari tahun 1861 sampai 1876. Sultan yang baru ini adalah seorang insinyur
kapal perang dan memberikan perhatian khusus kepada pengadaan kapal perang
angkatan laut kekaisaran. Dia juga seorang pencinta seni, baik seni musik
maupun seni lukis. Disamping itu dia juga seorang pencinta olah raga, khususnya
olah raga gulat.
Perhatiannya yang berlebihan terhadap masalah angkatan laut dan olah raga gulat
menjadi penyebab dia difitnah sebagai orang yang tidak becus mengatur negara.
Fitnah yang diam-diam disulut oleh kemenakannya, Abdul Hamid II yang nantinya
akan menjadi sultan pula. Untuk pembelian kapal-kapal perang, kesultanan
Ottoman benar-benar bangkrut. Abdul Aziz berusaha menggunakan sistim
perekonomian baru untuk membayar hutang-hutangnya tetapi tidak banyak berhasil.
Dia diturunkan dari kekuasaannya pada tahun 1876 oleh kemenakannya dengan
bantuan seorang penjabat istana bernama Mithat Pasa. Tidak tahan menanggung
malu dia melakukan bunuh diri dengan memotong urat nadi tangannya.
Abdul Aziz digantikan oleh Sultan Murat V yang adalah anak laki-laki tertua
Abdul Majid. Dia berumur 36 tahun waktu dinobatkan. Sultan yang baru ini agak
lemah mentalnya. Terutama karena menyaksikan pengalaman pamannya Sultan Abdul
Aziz yang dimakzulkan dan sampai bunuh diri, ditambah pula oleh kerusuhan di
sekitar lingkungan istana ketika itu menyebabkan dia sakit ingatan. Dia dirawat
oleh dokter terbaik kala itu yang tetap tidak mampu menyembuhkan penyakit
mentalnya. Dia sering mengulang-ulang perkataan, ‘aku tidak menyukai hukum
seperti ini’. Akhirnya sesudah menjadi sultan selama 93 hari, diapun turun
tahta, dan digantikan oleh adiknya Abdul Hamid II.
Abdul Hamid II adalah sultan ke 34 kekaisaran Ottoman. Dia mengangkat Mithat
Pasa yang telah menolongnya menyingkirkan pamannya Abdul Aziz, untuk menjadi
perdana menterinya. Dia berkuasa selama 33 tahun. Dia tinggal di istana
Dolmabahce hanya selama 9 bulan dan setelah itu pindah ke sebuah istana lain di
Yildiz. Selama pemerintahannya Dolmabahce hanya digunakan untuk upacara
kebesaran saja. Pemerintahan Abdul Hamid II tetap dihantui oleh kebangkrutan.
Pada saat bersamaan dia juga mendapat tantangan dari negeri-negeri jajahan di
daerah Balkan. Abdul Hamid II memerintah dengan caranya sendiri dengan
mengumpulkan kekuasaan di tangannya. Perdana menterinya Mithat Pasa diasingkan
ketika sultan tidak lagi mempercayainya. Karena pemerintahan tangan besinya
timbul kekuatan yang menolak kekuasaannya baik di dalam maupun di luar negeri.
Timbul kerusuhan dimana-mana yang diprovokasi oleh sebuah komite yang bernama
Komite Perserikatan Untuk Maju. Puncaknya terjadi
pada tanggal 31 Maret 1909. Sultan mengerahkan tentara untuk menentang perusuh
dengan cara kekerasan. Dia menjadi semakin tidak populer. Sesudah kerusuhan
berdarah itu Komite Perserikatan Untuk Maju melalui perwakilan-perwakilan
mereka memakzulkan Sultan Abdul Hamid II dan mengasingkannya.
Sultan Abdul Hamid II digantikan oleh adiknya Muhammad Rasyad V yang kala itu
berusia 65 tahun. Selama pemerintahan Abdul Hamid II, dia dipenjarakan karena
dia menyaksikan ketika paman dan abangnya yang lain diturunkan dari tahta.
Kekuasaan Muhammad Rasyad praktis hampir sudah tidak ada karena yang berkuasa
adalah Komite Perserikatan Untuk Maju dibawah pimpinan trio Anwar Pasa, Talat
Pasa dan Jamal Pasa. Di masa kepemimpinan Muhammad Rasyad, kekaisaran Ottoman
kehilangan daerah kekuasaannya yang terakhir di Afrika yaitu Libya yang
diduduki oleh Italia.
Ketika meletus perang dunia pertama, orang yang paling berpengaruh di antara
trio triumvirate, yakni Anwar Pasa menggiring Ottoman kedalam kancah peperangan
dengan memihak kepada Jerman karena dia berkeyakinan perang akan dimenangkan
oleh Jerman. Akhirnya Jerman kalah dan Ottoman termasuk bagian dari kekalahan
itu. Ketika berita kekalahan ini sampai ke telinga sultan tua yang sudah
keletihan itu dia mangkat oleh serangan jantung.
Sultan berikutnya adalah Sultan Muhammad Vahdattin VI, putera keempat Abdul
Majid, yang naik tahta di usia 57 tahun. Sultan yang dinobatkan ketika
kekaisaran Ottoman sedang dirundung malang oleh kekalahan perang ini adalah
pemimpin yang tidak mempunyai daya apa-apa lagi. Dia harus menandatangani akte
genjatan senjata dengan kekuatan sekutu di atas sebuah kapal perang angkatan
laut Inggeris. Sultan ini tidak punya pilihan apa-apa selain menandatangani
persetujuan itu. Hal ini dijadikan alasan oleh Mustafa Kemal untuk mengatakan
bahwa Sultan adalah pengkhianat.
Terjadi lagi keributan. Sultan Vahdattin meyakini bahwa revolusi Anatolia yang
dipimpin oleh Mustafa Kamal sangat mengancam kekuasaannya. Dia menyetujui
usulan pimpinan tentara untuk mengancam para pemimpin revolusi itu dengan
ancaman hukuman mati. Akan tetapi suasana sudah tidak menolongnya karena
revolusi itu sudah bergulir. Revolusi itu semakin cepat jalannya setelah
angkatan darat Turki memasuki kota Istambul. Sultan Vahdattin minta
perlindungan Inggeris dan mengasingkan diri ke pulau Malta.
Dengan berangkatnya Sultan Muhammad Vahdattin VI ke pengasingan di tahun 1922
boleh dikatakan berakhirlah kesultanan Ottoman. Dia masih digantikan oleh
adiknya Abdul Majid Effendi tapi tidak lagi bergelar Sultan melainkan sebagai
seorang Khalifah. Tepatnya sebagai Khalifah Orang Muslim. Abdul Majid Effendi
tidak puas dengan posisi seperti itu dan berusaha bertindak seolah-olah dia
adalah sultan. Dia mencoba mencampuri urusan negara yang kala itu diatur di
Ankara. Akibatnya gelar khalifahnyapun dicopot, sesuai keputusan majelis
nasional pada tanggal 3 Maret 1924. Dia diasingkan ke Perancis dan mangkat di
Paris tahun 1944. Sejak dia diusir maka resmilah terbentuk Republik Turki.
*****
St. Lembang Alam
http://lembangalam.multiply.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---