On 10/23/07, Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Benar, sumber bukan dari saya Mak lembang, itu saya hanya copykan saja dr 
> milist
> sebelah yang saya tau diikuti oleh dik Ridha, tp saya ngak mau nimbrung,
> soalnya milist yang satu ini aja ngak sempat membacanya.
>

E-mail yang Uni Rahima paste-kan itu kebetulan tulisan saya menanggapi
pertanyaan di milis sebelah mengenai dua buah hadits tersebut.

> Sayangnya tulisan Arabnya ngak bisa tertampilkan di kom warnet ini, kalau 
> dulu semasih
> di Kairo, setiap tulisan Arab bisa saya baca, karena bisa tertampilkan.
>

Hadits pertama (yang tidak saya temukan) lafazh-nya sebagai berikut:

من مات ولم يعرف امام زمانه مات ميته جاهلية

Yang saya jumpai dalam Shahih Muslim adalah hadits dengan lafazh berikut:

مَنْ خَرَجَ مِنْ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ مَاتَ
مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

(Barangsiapa keluar dari ketaatan dan berpisah dari jama'ah lalu mati,
maka matinya adalah mati jahiliyah)

Hadits ini juga acap disalahgunakan oleh beberapa kelompok untuk
mewajibkan orang untuk membai'at pemimpin kelompok itu dan
mengkafirkan yang menolak. Padahal konteks hadits itu adalah untuk
penguasa yang sah sedangkan kelompok-kelompok itu biasanya adalah
kelompok rahasia yang pemimpinnya tidak punya kekuasaan apa-apa. Imam
Muslim menempatkan hadits itu dalam Kitab al-Imarah (pemerintahan).

Hadits yang kedua lafazhnya sebagai berikut;

لا يزال الدين قائماً حتى تقوم الساعة ويكون عليهم إثنا عشر خليفة كلهم من قريش

Diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahihnya, dalam Kitab al-Imarah dengan
beberapa lafazh.

Hadits ini termasuk yang digunakan Syi'ah dalam keyakinan 12 imam
mereka. Akan tetapi, penggunaan seperti itu kurang tepat karena
Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam tidak membatasi bahwa jumlah
imam hanya 12 orang (sebagaimana keyakinan Syi'ah) dan juga banyak
dalil yang menunjukkan sahnya kepemimpinan Abu Bakr, 'Umar dan 'Utsman
radhiyallahu 'anhum (Syi'ah menolak kepemimpinan mereka).

Keyakinan Syi'ah sendiri berada dalam dilema yang besar setiap imam
mereka meninggal. Perpecahan terjadi karena mereka berselisih tentang
imam berikutnya. Masalah besar terjadi ketika imam ke-11 (al-Hasan
al-'Askari w. 260 H, bukan Hasan Ashari) meninggal tanpa pewaris maka
tokoh-tokoh mereka pun membuat kisah imam ke-12 yang bersembunyi.
Kemudian, jika diklaim bahwa imam ke-12 mereka adalah al-Imam
al-Mahdi, hal itu menyelisihi hadits-hadits tentang al-Mahdi karena
al-Imam al-Mahdi adalah Muhammad bin 'Abdillah (namanya dan nama
bapaknya sama dengan Rasulullah).

> Ima kurang jelas Mak lembang, tetapi buku panduan
> mereka biasanya hanya sebatas kitab Sunan Abu Daud
> saja, sementara Sunan Abu Daud tidak semuanya hadits
> disana shahih, atau Hasan, ada juga yang lemah, dan
> hadit lemah itu dipakai juga oleh mereka.
>

LDII biasanya mengklaim mereka menggunakan Kutubus Sittah (Shahih
al-Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Sunan at-Tirmidzi, Sunan
an-Nasa'i, dan Sunan Ibni Majah). Sebagaimana dikatakan Uni Rahima,
tidak semua hadits dalam Kutubus Sittah shahih. Di antara masalah di
LDII adalah keyakinan mereka bahwa suatu ibadah tidak sah jika ilmunya
tidak dipelajari langsung dari guru-guru mereka. Allahul musta'aan.

Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh,
-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Jika anda, kirim email kosong ke >>: 
berhenti >> [EMAIL PROTECTED] 
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] 
digest: >> [EMAIL PROTECTED] 
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke